{"id":19426,"date":"2026-08-25T09:40:05","date_gmt":"2026-08-25T09:40:05","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=19426"},"modified":"2026-08-25T10:46:06","modified_gmt":"2026-08-25T10:46:06","slug":"dari-peranserta-menuju-peradaban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/","title":{"rendered":"Dari Peranserta Menuju Peradaban"},"content":{"rendered":"<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>PPM dan Jalan Panjang Membangun Masyarakat yang Berdaya<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"color: #000080;\"><em><strong>OPINIPPMIndonesia<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p><strong>JAKARTA.PPMIndonesia.com<\/strong>-Sebuah bangsa tidak dibangun hanya oleh pemerintah. Sebuah negara tidak tumbuh hanya karena pembangunan infrastruktur. Dan sebuah <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/\">peradaban<\/a> tidak lahir hanya dari kemajuan teknologi, pertumbuhan ekonomi, atau tingginya angka pembangunan.<\/p>\n<p>Peradaban lahir dari manusia.<\/p>\n<p>Dari masyarakat yang memiliki kesadaran.<\/p>\n<p>Dari rakyat yang mampu mengambil peran.<\/p>\n<p>Dari komunitas yang memiliki kepedulian.<\/p>\n<p>Dari generasi yang bersedia bekerja untuk kepentingan bersama.<\/p>\n<p>Karena itu, ketika berbicara tentang pembangunan Indonesia, ada satu kata yang sesungguhnya sangat mendasar: <strong>peranserta<\/strong>.<\/p>\n<p>Peranserta bukan sekadar kehadiran.<\/p>\n<p>Peranserta adalah keberanian untuk mengambil bagian dalam kehidupan bersama.<\/p>\n<p>Dan dari sanalah perjalanan panjang menuju peradaban dimulai.<\/p>\n<p><strong>Dari peranserta menuju peradaban.<\/strong><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_86 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#Peranserta_Bukan_Sekadar_Hadir\" >Peranserta Bukan Sekadar Hadir<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#PPM_dan_Gagasan_Peranserta\" >PPM dan Gagasan Peranserta<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#Dari_Prakarsa_Menuju_Kemandirian\" >Dari Prakarsa Menuju Kemandirian<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#Gotong_Royong_Energi_Peradaban\" >Gotong Royong: Energi Peradaban<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#Ekonomi_Rakyat_sebagai_Bagian_dari_Peradaban\" >Ekonomi Rakyat sebagai Bagian dari Peradaban<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#Dakwah_Bil_Hal_Nilai_yang_Menjadi_Tindakan\" >Dakwah Bil Hal: Nilai yang Menjadi Tindakan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#Kader_sebagai_Penghubung_Perubahan\" >Kader sebagai Penghubung Perubahan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#Dari_Kaderisasi_Menuju_Kepemimpinan\" >Dari Kaderisasi Menuju Kepemimpinan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#Desa_sebagai_Ruang_Peradaban\" >Desa sebagai Ruang Peradaban<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#Peradaban_di_Era_Digital\" >Peradaban di Era Digital<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#Peranserta_sebagai_Jalan_Menuju_Peradaban\" >Peranserta sebagai Jalan Menuju Peradaban<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#PPM_Menjaga_Api_Peranserta\" >PPM: Menjaga Api Peranserta<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#Penutup_Dari_Peranserta_Menuju_Peradaban\" >Penutup: Dari Peranserta Menuju Peradaban<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peranserta_Bukan_Sekadar_Hadir\"><\/span><strong>Peranserta Bukan Sekadar Hadir<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sering kali partisipasi masyarakat dipahami secara sederhana: masyarakat hadir dalam musyawarah, menghadiri kegiatan, menerima program, atau memberikan dukungan.<\/p>\n<p>Padahal makna peranserta jauh lebih dalam.<\/p>\n<p>Peranserta berarti masyarakat memiliki ruang untuk berpikir, berbicara, menentukan pilihan, bekerja, mengawasi, dan bertanggung jawab terhadap kehidupan bersama.<\/p>\n<p>Masyarakat bukan sekadar penerima pembangunan.<\/p>\n<p>Masyarakat adalah <strong>pelaku pembangunan<\/strong>.<\/p>\n<p>Di sinilah letak perbedaan antara pembangunan yang hanya menjadikan rakyat sebagai objek dengan pembangunan yang menempatkan rakyat sebagai subjek.<\/p>\n<p>Jika masyarakat hanya menerima, maka ketergantungan mudah tumbuh.<\/p>\n<p>Tetapi jika masyarakat diberi kepercayaan untuk mengambil peran, maka kesadaran akan tumbuh.<\/p>\n<p>Dari kesadaran lahir prakarsa.<\/p>\n<p>Dari prakarsa lahir tindakan.<\/p>\n<p>Dari tindakan yang dilakukan bersama lahir perubahan.<\/p>\n<p>Dan dari perubahan yang terus-menerus dipelihara, perlahan-lahan lahirlah peradaban.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"PPM_dan_Gagasan_Peranserta\"><\/span><strong>PPM dan Gagasan Peranserta<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Bagi <strong>Pusat Peranserta Masyarakat (PPM)<\/strong>, masyarakat bukan sekadar sasaran program.<\/p>\n<p>Masyarakat adalah pusat dari proses perubahan.<\/p>\n<p>Karena itu, kata <strong>peranserta<\/strong> bukan sekadar nama organisasi. Ia merupakan gagasan sekaligus jalan gerakan.<\/p>\n<p>PPM hadir dengan keyakinan bahwa masyarakat memiliki potensi untuk membangun kehidupannya sendiri apabila diberikan ruang, kepercayaan, kesempatan, pengetahuan, dan penguatan kelembagaan.<\/p>\n<p>Pemberdayaan bukan berarti melakukan sesuatu <strong>untuk<\/strong> masyarakat semata.<\/p>\n<p>Pemberdayaan berarti bekerja <strong>bersama<\/strong> masyarakat.<\/p>\n<p>Bahkan lebih jauh, pemberdayaan harus mampu membuat masyarakat mampu bekerja <strong>oleh dirinya sendiri<\/strong>.<\/p>\n<p>Di sinilah filosofi PPM mendapatkan maknanya.<\/p>\n<p>Kader tidak datang sebagai orang yang paling tahu.<\/p>\n<p>Kader datang untuk belajar dari masyarakat.<\/p>\n<p>Kader mendengarkan pengalaman rakyat.<\/p>\n<p>Kader memahami persoalan kehidupan.<\/p>\n<p>Kader membantu membuka akses.<\/p>\n<p>Kader mempertemukan berbagai potensi.<\/p>\n<p>Kemudian masyarakat sendiri yang tumbuh menjadi kekuatan perubahan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Prakarsa_Menuju_Kemandirian\"><\/span><strong>Dari Prakarsa Menuju Kemandirian<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Setiap perubahan besar selalu dimulai dari sesuatu yang kecil.<\/p>\n<p>Sebuah gagasan.<\/p>\n<p>Sebuah keberanian.<\/p>\n<p>Sebuah kepedulian.<\/p>\n<p>Sebuah tindakan.<\/p>\n<p>Begitu pula pemberdayaan masyarakat.<\/p>\n<p>Tidak mungkin sebuah desa menjadi mandiri hanya karena datangnya sebuah program.<\/p>\n<p>Tidak mungkin ekonomi rakyat menjadi kuat hanya karena bantuan sesaat.<\/p>\n<p>Tidak mungkin sebuah komunitas menjadi berdaya hanya karena mendapatkan pelatihan.<\/p>\n<p>Perubahan membutuhkan <strong>prakarsa dari dalam masyarakat<\/strong>.<\/p>\n<p>Prakarsa itulah yang harus dirawat.<\/p>\n<p>Masyarakat harus didorong untuk menemukan persoalannya sendiri, mengenali potensinya sendiri, dan merumuskan jalan keluarnya sendiri.<\/p>\n<p>Pihak luar dapat membantu.<\/p>\n<p>Pemerintah dapat memberikan kebijakan.<\/p>\n<p>Dunia usaha dapat memberikan dukungan.<\/p>\n<p>Perguruan tinggi dapat memberikan pengetahuan.<\/p>\n<p>Organisasi masyarakat dapat memberikan pendampingan.<\/p>\n<p>Namun pusat dari seluruh proses itu tetaplah masyarakat.<\/p>\n<p>Sebab masyarakatlah yang akan menjalani kehidupan tersebut setelah semua pihak yang datang membantu pergi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gotong_Royong_Energi_Peradaban\"><\/span><strong>Gotong Royong: Energi Peradaban<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Indonesia memiliki modal sosial yang sangat besar: <strong>gotong royong<\/strong>.<\/p>\n<p>Gotong royong bukan sekadar tradisi kerja bersama.<\/p>\n<p>Ia adalah cara pandang tentang kehidupan.<\/p>\n<p>Bahwa persoalan bersama tidak selalu dapat diselesaikan sendiri.<\/p>\n<p>Bahwa keberhasilan seseorang memiliki hubungan dengan keberhasilan lingkungan sekitarnya.<\/p>\n<p>Bahwa yang kuat memiliki tanggung jawab untuk membantu yang lemah.<\/p>\n<p>Bahwa kepentingan bersama tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan pribadi.<\/p>\n<p>Di dalam gotong royong terdapat persaudaraan.<\/p>\n<p>Di dalam persaudaraan terdapat kepedulian.<\/p>\n<p>Di dalam kepedulian terdapat pengabdian.<\/p>\n<p>Dan dari pengabdian yang dilakukan secara bersama-sama lahirlah kekuatan masyarakat.<\/p>\n<p>Karena itu, membangun peradaban Indonesia tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar.<\/p>\n<p>Ia dapat dimulai dari masyarakat yang kembali mau bekerja bersama.<\/p>\n<p>Dari warga yang mau membersihkan lingkungannya.<\/p>\n<p>Dari petani yang membangun kelembagaan bersama.<\/p>\n<p>Dari pelaku UMKM yang membangun jaringan usaha.<\/p>\n<p>Dari anak muda yang memilih mengabdi daripada sekadar menjadi penonton.<\/p>\n<p>Dari kader yang bersedia turun ke tengah masyarakat.<\/p>\n<p><strong>Peradaban dibangun dari tindakan-tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten.<\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ekonomi_Rakyat_sebagai_Bagian_dari_Peradaban\"><\/span><strong>Ekonomi Rakyat sebagai Bagian dari Peradaban<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Peradaban tidak mungkin tumbuh jika masyarakat hidup dalam ketergantungan ekonomi.<\/p>\n<p>Karena itu, pemberdayaan ekonomi menjadi bagian penting dari gerakan masyarakat.<\/p>\n<p>Petani harus memiliki posisi tawar.<\/p>\n<p>Nelayan harus mendapatkan akses pasar yang adil.<\/p>\n<p>UMKM harus mampu berkembang.<\/p>\n<p>Koperasi harus kembali kepada kebutuhan dan kepentingan anggotanya.<\/p>\n<p>Desa harus mampu mengembangkan potensi ekonominya.<\/p>\n<p>Anak muda harus memiliki ruang untuk menjadi pencipta lapangan kerja.<\/p>\n<p>Ekonomi rakyat bukan sekadar persoalan mencari keuntungan.<\/p>\n<p>Ia menyangkut martabat manusia.<\/p>\n<p>Ketika seseorang mampu memenuhi kebutuhan keluarganya dengan usaha sendiri, ia mendapatkan martabat.<\/p>\n<p>Ketika sebuah desa mampu mengelola potensinya, desa tersebut mendapatkan kemandirian.<\/p>\n<p>Ketika masyarakat memiliki kelembagaan ekonomi yang kuat, mereka memiliki posisi tawar.<\/p>\n<p>Inilah ekonomi sebagai bagian dari proses membangun peradaban.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dakwah_Bil_Hal_Nilai_yang_Menjadi_Tindakan\"><\/span><strong>Dakwah Bil Hal: Nilai yang Menjadi Tindakan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam perspektif PPM, nilai-nilai keagamaan tidak seharusnya berhenti pada wacana.<\/p>\n<p>Tauhid harus melahirkan kepedulian.<\/p>\n<p>Keimanan harus melahirkan pengabdian.<\/p>\n<p>Ibadah harus memiliki dampak sosial.<\/p>\n<p>Inilah semangat <strong>Dakwah Bil Hal<\/strong>: menyampaikan nilai melalui tindakan nyata.<\/p>\n<p>Masyarakat tidak hanya membutuhkan orang yang pandai berbicara tentang kemiskinan.<\/p>\n<p>Mereka membutuhkan orang yang mau bekerja bersama mencari jalan keluar.<\/p>\n<p>Mereka tidak hanya membutuhkan ceramah tentang lingkungan.<\/p>\n<p>Mereka membutuhkan orang yang mau turun menanam, membersihkan sungai, mengelola sampah, dan menjaga sumber air.<\/p>\n<p>Mereka tidak hanya membutuhkan ajakan tentang kemandirian.<\/p>\n<p>Mereka membutuhkan pendampingan agar mampu membangun usaha, kelembagaan, dan ekonomi komunitas.<\/p>\n<p>Di sinilah nilai menjadi gerakan.<\/p>\n<p>Dan gerakan menjadi perubahan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kader_sebagai_Penghubung_Perubahan\"><\/span><strong>Kader sebagai Penghubung Perubahan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Peranserta masyarakat membutuhkan manusia-manusia yang bersedia menjadi penggeraknya.<\/p>\n<p>Di sinilah kader memiliki posisi penting.<\/p>\n<p>Kader PPM bukan sekadar orang yang memiliki kartu anggota atau pernah mengikuti kegiatan organisasi.<\/p>\n<p>Kader adalah manusia yang memiliki kesadaran untuk mengabdikan dirinya bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Ia harus memiliki kemampuan untuk mendengar.<\/p>\n<p>Kemampuan untuk belajar.<\/p>\n<p>Kemampuan untuk bekerja sama.<\/p>\n<p>Kemampuan untuk mengorganisasi.<\/p>\n<p>Kemampuan untuk memimpin.<\/p>\n<p>Tetapi yang paling penting adalah kemampuan untuk <strong>melayani<\/strong>.<\/p>\n<p>Kader tidak boleh menjadikan masyarakat sebagai tangga untuk mencapai kepentingan pribadi.<\/p>\n<p>Kader harus hadir sebagai bagian dari masyarakat.<\/p>\n<p>Ia boleh berada di berbagai ruang kehidupan\u2014di pemerintahan, dunia usaha, organisasi profesi, perguruan tinggi, politik, desa, komunitas, maupun lembaga sosial.<\/p>\n<p>Namun di mana pun berada, ia tidak boleh kehilangan akar pengabdiannya.<\/p>\n<p>Karena kader PPM pada hakikatnya membawa nilai yang sama:<\/p>\n<p><strong>peranserta, kemandirian, keadilan sosial, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat.<\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Kaderisasi_Menuju_Kepemimpinan\"><\/span><strong>Dari Kaderisasi Menuju Kepemimpinan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kaderisasi tidak boleh hanya menghasilkan orang yang mampu mengisi struktur organisasi.<\/p>\n<p>Kaderisasi harus menghasilkan manusia yang mampu menghadirkan perubahan.<\/p>\n<p>Seorang kader boleh menjadi pemimpin.<\/p>\n<p>Tetapi kepemimpinan bukan tujuan akhir.<\/p>\n<p>Jabatan hanyalah ruang untuk mengabdi.<\/p>\n<p>Karena itu, PPM perlu terus menumbuhkan pemimpin dari masyarakat.<\/p>\n<p>Pemimpin yang memahami kehidupan rakyat.<\/p>\n<p>Pemimpin yang tidak berjarak dengan masyarakat.<\/p>\n<p>Pemimpin yang mampu mendengar sebelum memutuskan.<\/p>\n<p>Pemimpin yang berani mengambil tanggung jawab.<\/p>\n<p>Dan pemimpin yang memahami bahwa kekuasaan pada akhirnya adalah amanah.<\/p>\n<p>Peradaban membutuhkan kepemimpinan seperti itu.<\/p>\n<p>Kepemimpinan yang tidak hanya mengejar kekuasaan, tetapi membangun keberdayaan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Desa_sebagai_Ruang_Peradaban\"><\/span><strong>Desa sebagai Ruang Peradaban<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Jika ingin membangun Indonesia dari akar, maka desa tidak boleh dilupakan.<\/p>\n<p>Desa bukan halaman belakang pembangunan.<\/p>\n<p>Desa adalah salah satu fondasi peradaban Indonesia.<\/p>\n<p>Di desa terdapat tanah.<\/p>\n<p>Ada pangan.<\/p>\n<p>Ada budaya.<\/p>\n<p>Ada tradisi.<\/p>\n<p>Ada gotong royong.<\/p>\n<p>Ada pengetahuan lokal.<\/p>\n<p>Ada komunitas.<\/p>\n<p>Ada sumber daya alam.<\/p>\n<p>Dan ada manusia yang memiliki kemampuan untuk mengelolanya.<\/p>\n<p>Karena itu, pembangunan desa harus menempatkan masyarakat sebagai subjek.<\/p>\n<p>Jangan sampai desa hanya menjadi tempat pelaksanaan proyek.<\/p>\n<p>Desa harus menjadi ruang tumbuhnya kemandirian ekonomi, pendidikan, kebudayaan, lingkungan, dan kehidupan sosial.<\/p>\n<p>Ketika desa berdaya, kota akan mendapatkan penyangga yang kuat.<\/p>\n<p>Ketika desa runtuh, pembangunan kota pun pada akhirnya akan menghadapi persoalan.<\/p>\n<p><strong>Kota tumbuh, desa jangan runtuh.<\/strong><\/p>\n<p>Keduanya harus berjalan bersama dalam sebuah ekosistem pembangunan nasional.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peradaban_di_Era_Digital\"><\/span><strong>Peradaban di Era Digital<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Hari ini masyarakat memasuki zaman yang berbeda.<\/p>\n<p>Teknologi digital telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, berkomunikasi, berdagang, dan membangun gerakan sosial.<\/p>\n<p>PPM tidak boleh menjauhi perubahan tersebut.<\/p>\n<p>Peranserta masyarakat harus menemukan ruang baru di dunia digital.<\/p>\n<p>Teknologi dapat digunakan untuk:<\/p>\n<ul>\n<li>memperluas akses pengetahuan,<\/li>\n<li>memasarkan produk masyarakat,<\/li>\n<li>membangun jejaring komunitas,<\/li>\n<li>mengembangkan pendidikan,<\/li>\n<li>mendokumentasikan pengetahuan lokal,<\/li>\n<li>menguatkan transparansi,<\/li>\n<li>dan menghubungkan masyarakat dengan berbagai sumber daya.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Namun teknologi hanyalah alat.<\/p>\n<p>Peradaban tetap ditentukan oleh nilai.<\/p>\n<p>Kecerdasan buatan tidak boleh menggantikan kemanusiaan.<\/p>\n<p>Digitalisasi tidak boleh menghilangkan solidaritas.<\/p>\n<p>Kecepatan informasi tidak boleh menghilangkan kebijaksanaan.<\/p>\n<p>Karena itu, tugas kader masa kini bukan hanya melek teknologi.<\/p>\n<p>Kader harus mampu memastikan teknologi digunakan untuk <strong>memperkuat manusia, bukan memperlemah manusia.<\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peranserta_sebagai_Jalan_Menuju_Peradaban\"><\/span><strong>Peranserta sebagai Jalan Menuju Peradaban<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pada akhirnya, peranserta bukan hanya metode pembangunan.<\/p>\n<p>Ia adalah cara manusia membangun kehidupan bersama.<\/p>\n<p>Masyarakat yang terbiasa berperanserta akan belajar bertanggung jawab.<\/p>\n<p>Masyarakat yang terbiasa bermusyawarah akan belajar menghargai perbedaan.<\/p>\n<p>Masyarakat yang terbiasa bergotong royong akan belajar bahwa kehidupan tidak hanya tentang dirinya sendiri.<\/p>\n<p>Masyarakat yang terbiasa mandiri akan memiliki kepercayaan diri.<\/p>\n<p>Dan masyarakat yang memiliki kesadaran akan tanggung jawab sosial akan mampu melahirkan peradaban.<\/p>\n<p>Karena itu, peradaban tidak muncul secara tiba-tiba.<\/p>\n<p>Ia dibangun dari <strong>kesadaran manusia<\/strong>.<\/p>\n<p>Dari keluarga.<\/p>\n<p>Dari komunitas.<\/p>\n<p>Dari desa.<\/p>\n<p>Dari organisasi.<\/p>\n<p>Dari gerakan masyarakat.<\/p>\n<p>Dari kader-kader yang memilih mengabdi.<\/p>\n<p>Dan dari jutaan tindakan kecil yang dilakukan dengan kesungguhan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"PPM_Menjaga_Api_Peranserta\"><\/span><strong>PPM: Menjaga Api Peranserta<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>PPM memiliki tantangan besar untuk terus menjaga gagasan peranserta tetap hidup di tengah perubahan zaman.<\/p>\n<p>Jangan sampai peranserta hanya menjadi istilah.<\/p>\n<p>Jangan sampai pemberdayaan hanya menjadi jargon.<\/p>\n<p>Jangan sampai kaderisasi hanya menghasilkan struktur.<\/p>\n<p>Dan jangan sampai organisasi kehilangan hubungan dengan masyarakat.<\/p>\n<p>PPM harus terus kembali kepada akar perjuangannya:<\/p>\n<p><strong>masyarakat.<\/strong><\/p>\n<blockquote><p>Di sanalah PPM belajar.<\/p>\n<p>Di sanalah PPM bekerja.<\/p>\n<p>Di sanalah kader ditempa.<\/p>\n<p>Dan di sanalah makna pengabdian menemukan bentuknya.<\/p><\/blockquote>\n<p>PPM tidak harus menjadi organisasi yang paling besar.<\/p>\n<p>Tetapi PPM harus menjadi gerakan yang memberikan makna.<\/p>\n<p>Tidak harus selalu berada di pusat kekuasaan.<\/p>\n<p>Tetapi harus selalu berada dekat dengan persoalan rakyat.<\/p>\n<p>Tidak harus selalu tampil di panggung.<\/p>\n<p>Tetapi harus terus hadir di tengah kehidupan masyarakat.<\/p>\n<p>Sebab ukuran keberhasilan gerakan bukan seberapa sering ia disebut.<\/p>\n<p>Melainkan seberapa banyak kehidupan yang menjadi lebih baik karena kehadirannya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup_Dari_Peranserta_Menuju_Peradaban\"><\/span><strong>Penutup: Dari Peranserta Menuju Peradaban<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Perjalanan dari peranserta menuju peradaban adalah perjalanan panjang.<\/p>\n<p>Ia tidak selesai dalam satu program.<\/p>\n<p>Tidak selesai dalam satu periode kepengurusan.<\/p>\n<p>Tidak selesai dalam satu generasi.<\/p>\n<p>Ia adalah estafet.<\/p>\n<p>Generasi demi generasi mengambil bagian.<\/p>\n<p>Kader demi kader melanjutkan pengabdian.<\/p>\n<p>Masyarakat demi masyarakat membangun kemandirian.<\/p>\n<p>Dan seluruhnya bergerak menuju satu cita-cita:<\/p>\n<blockquote><p><strong>masyarakat yang berdaya, bangsa yang mandiri, dan peradaban yang berkeadilan.<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Di situlah PPM menemukan relevansinya.<\/p>\n<p>Peranserta bukan sekadar metode.<\/p>\n<p>Peranserta adalah jalan.<\/p>\n<p>Pemberdayaan bukan sekadar program.<\/p>\n<p>Pemberdayaan adalah proses.<\/p>\n<p>Kaderisasi bukan sekadar pergantian generasi.<\/p>\n<p>Kaderisasi adalah pewarisan nilai.<\/p>\n<p>Dan pengabdian bukan sekadar kegiatan.<\/p>\n<p><strong>Pengabdian adalah jalan hidup.<\/strong><\/p>\n<p>Maka, dari sinilah kita harus terus berjalan:<\/p>\n<blockquote><p>dari peranserta menuju pemberdayaan,<br \/>\ndari pemberdayaan menuju kemandirian,<br \/>\ndari kemandirian menuju keadilan,<br \/>\ndan dari keadilan menuju peradaban.<\/p><\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PPM dan Jalan Panjang Membangun Masyarakat yang Berdaya&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19427,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":[],"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":"Editorial PPMIndonesia.com| Editor: asyary","footnotes":""},"categories":[208,29],"tags":[447,1454,857],"newstopic":[],"class_list":["post-19426","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-opini","tag-peradaban","tag-peranserta","tag-pusat-peranserta-masyarakat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dari Peranserta Menuju Peradaban - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dari Peranserta Menuju Peradaban - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PPM dan Jalan Panjang Membangun Masyarakat yang Berdaya...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-25T09:40:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-25T10:46:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1561\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"878\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/25\\\/dari-peranserta-menuju-peradaban\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/25\\\/dari-peranserta-menuju-peradaban\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ppm Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\"},\"headline\":\"Dari Peranserta Menuju Peradaban\",\"datePublished\":\"2026-08-25T09:40:05+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-25T10:46:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/25\\\/dari-peranserta-menuju-peradaban\\\/\"},\"wordCount\":1705,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/25\\\/dari-peranserta-menuju-peradaban\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/peranserta_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"peradaban\",\"peranserta\",\"pusat peranserta masyarakat\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Opini\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/25\\\/dari-peranserta-menuju-peradaban\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/25\\\/dari-peranserta-menuju-peradaban\\\/\",\"name\":\"Dari Peranserta Menuju Peradaban - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/25\\\/dari-peranserta-menuju-peradaban\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/25\\\/dari-peranserta-menuju-peradaban\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/peranserta_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2026-08-25T09:40:05+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-25T10:46:06+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/25\\\/dari-peranserta-menuju-peradaban\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/25\\\/dari-peranserta-menuju-peradaban\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/25\\\/dari-peranserta-menuju-peradaban\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/peranserta_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/peranserta_11zon.jpg\",\"width\":1561,\"height\":878},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/25\\\/dari-peranserta-menuju-peradaban\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dari Peranserta Menuju Peradaban\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\",\"name\":\"ppm Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ppm Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/acank\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dari Peranserta Menuju Peradaban - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dari Peranserta Menuju Peradaban - ppmindonesia","og_description":"PPM dan Jalan Panjang Membangun Masyarakat yang Berdaya...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2026-08-25T09:40:05+00:00","article_modified_time":"2026-08-25T10:46:06+00:00","og_image":[{"width":1561,"height":878,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ppm Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ppm Indonesia","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/"},"author":{"name":"ppm Indonesia","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc"},"headline":"Dari Peranserta Menuju Peradaban","datePublished":"2026-08-25T09:40:05+00:00","dateModified":"2026-08-25T10:46:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/"},"wordCount":1705,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon.jpg","keywords":["peradaban","peranserta","pusat peranserta masyarakat"],"articleSection":["Berita","Opini"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/","name":"Dari Peranserta Menuju Peradaban - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon.jpg","datePublished":"2026-08-25T09:40:05+00:00","dateModified":"2026-08-25T10:46:06+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon.jpg","width":1561,"height":878},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/dari-peranserta-menuju-peradaban\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dari Peranserta Menuju Peradaban"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc","name":"ppm Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"ppm Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon.jpg",1561,878,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon-1536x864.jpg",1536,864,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon.jpg",1561,878,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"PPM dan Jalan Panjang Membangun Masyarakat yang Berdaya...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon.jpg",1561,878,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon.jpg",1561,878,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon.jpg",1561,878,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon-1536x864.jpg",1536,864,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon.jpg",1561,878,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/peranserta_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/opini\/\" rel=\"category tag\">Opini<\/a>","rttpg_excerpt":"PPM dan Jalan Panjang Membangun Masyarakat yang Berdaya...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19426","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19426"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19426\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19429,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19426\/revisions\/19429"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19427"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19426"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19426"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19426"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=19426"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}