{"id":19585,"date":"2026-09-07T09:07:43","date_gmt":"2026-09-07T09:07:43","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=19585"},"modified":"2026-09-07T10:01:14","modified_gmt":"2026-09-07T10:01:14","slug":"presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/","title":{"rendered":"Presidium dan Akuntabilitas: Membangun Tata Kelola Organisasi yang Modern"},"content":{"rendered":"<p><strong>EDITORIAL PPMINDONESIA.COM<\/strong><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Kepemimpinan Kolektif Harus Diikuti Sistem Kerja, Transparansi, dan Pertanggungjawaban<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>Oleh: Redaksi PPMIndonesia.com<\/strong><\/p>\n<hr \/>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_87 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#Ketika_Kepemimpinan_Tidak_Lagi_Bertumpu_pada_Satu_Figur\" >Ketika Kepemimpinan Tidak Lagi Bertumpu pada Satu Figur<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#Presidium_Bukan_Sekadar_Struktur\" >Presidium Bukan Sekadar Struktur<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#Akuntabilitas_Adalah_Ruh_Tata_Kelola\" >Akuntabilitas Adalah Ruh Tata Kelola<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#Presidium_Memerlukan_Kontrak_Kerja_Organisasi\" >Presidium Memerlukan Kontrak Kerja Organisasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#Badan_Otonom_sebagai_Ekosistem_Gerakan\" >Badan Otonom sebagai Ekosistem Gerakan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#Dari_%E2%80%9CMencari_Proyek%E2%80%9D_Menjadi_%E2%80%9CMembangun_Gerakan%E2%80%9D\" >Dari &#8220;Mencari Proyek&#8221; Menjadi &#8220;Membangun Gerakan&#8221;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#Digitalisasi_untuk_Transparansi\" >Digitalisasi untuk Transparansi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#PENAS_X_Harus_Menghasilkan_Sistem\" >PENAS X Harus Menghasilkan Sistem<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#Kolektif-Kolegial_Bukan_Berarti_Tanpa_Kepemimpinan\" >Kolektif-Kolegial Bukan Berarti Tanpa Kepemimpinan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#Editorial_PPMIndonesiacom\" >Editorial PPMIndonesia.com<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ketika_Kepemimpinan_Tidak_Lagi_Bertumpu_pada_Satu_Figur\"><\/span><strong>Ketika Kepemimpinan Tidak Lagi Bertumpu pada Satu Figur<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Menjelang <em><strong>Pertemuan Nasional (PENAS) X Pusat Peranserta Masyarakat (PPM)<\/strong><\/em> pada 29\u201330 Oktober 2026 di Yogyakarta, pembicaraan mengenai masa depan kepemimpinan PPM kembali menjadi perhatian para aktivis.<\/p>\n<p>Salah satu pertanyaan yang muncul adalah apakah PPM tetap mempertahankan sistem <strong>Presidium dengan prinsip kolektif-kolegial<\/strong>, atau kembali menggunakan model kepemimpinan tunggal melalui Ketua Umum.<\/p>\n<p>Perdebatan tersebut penting. Namun, ada satu hal yang jauh lebih penting: <strong>apa pun sistem kepemimpinan yang dipilih, PPM harus membangun tata kelola organisasi yang akuntabel.<\/strong><\/p>\n<p>Sistem presidium tidak boleh hanya dimaknai sebagai pembagian jabatan. Presidium harus menjadi mekanisme untuk memastikan bahwa kepemimpinan berjalan secara bersama, keputusan dapat dipertanggungjawabkan, dan organisasi tidak bergantung kepada satu orang.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Presidium_Bukan_Sekadar_Struktur\"><\/span><strong>Presidium Bukan Sekadar Struktur<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Kepemimpinan presidium pada hakikatnya merupakan pilihan kelembagaan yang menempatkan tanggung jawab organisasi secara kolektif.<\/p>\n<p>Model ini memiliki kelebihan karena keberlangsungan organisasi tidak sepenuhnya bergantung kepada satu figur. Ketika seorang anggota presidium berhalangan, anggota lainnya tetap dapat menjalankan fungsi organisasi sesuai pembagian tugas.<\/p>\n<p>Namun, sistem kolektif juga memiliki konsekuensi.<\/p>\n<p><strong>Kolektif tanpa pembagian tugas akan menjadi tidak efektif.<\/strong><\/p>\n<p>Musyawarah tanpa keputusan akan menjadi lamban.<\/p>\n<p>Kebersamaan tanpa akuntabilitas dapat berubah menjadi ketidakjelasan tanggung jawab.<\/p>\n<p>Karena itu, tantangan PPM bukan sekadar mempertahankan sistem presidium, tetapi <strong>membangun sistem kerja presidium yang modern, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.<\/strong><\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Akuntabilitas_Adalah_Ruh_Tata_Kelola\"><\/span><strong>Akuntabilitas Adalah Ruh Tata Kelola<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Akuntabilitas berarti setiap amanah memiliki pihak yang bertanggung jawab, setiap keputusan memiliki dasar, setiap program memiliki target, dan setiap penggunaan sumber daya dapat dijelaskan.<\/p>\n<p>Dalam organisasi modern, prinsip tersebut setidaknya harus diterapkan dalam empat bidang.<\/p>\n<p><strong>Pertama, akuntabilitas keputusan<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Setiap keputusan strategis PPM harus memiliki mekanisme yang jelas: siapa yang mengusulkan, siapa yang membahas, siapa yang menetapkan, dan bagaimana keputusan tersebut dilaksanakan.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Dengan demikian, keputusan organisasi tidak bergantung pada komunikasi informal atau hubungan personal.<\/p>\n<p><strong>Kedua, akuntabilitas program<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Setiap program harus mempunyai tujuan, indikator keberhasilan, jadwal pelaksanaan, penanggung jawab, serta laporan hasil.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">PPM perlu beranjak dari budaya <strong>&#8220;yang penting ada kegiatan&#8221;<\/strong> menuju budaya <strong>&#8220;apa hasil dan dampaknya bagi masyarakat?&#8221;<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ketiga, akuntabilitas keuangan<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Keuangan organisasi harus dikelola dengan prinsip transparansi dan kehati-hatian.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Sumber penerimaan, penggunaan dana, kerja sama, serta hasil kegiatan harus memiliki pencatatan dan pelaporan yang jelas.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Dalam konteks penguatan badan-badan otonom PPM, pemisahan pengelolaan keuangan sesuai fungsi kelembagaan justru dapat menjadi bagian dari transparansi apabila disertai mekanisme pelaporan kepada PPM Nasional.<\/p>\n<p><strong>Keempat, akuntabilitas kepemimpinan<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Setiap anggota presidium harus mempunyai tugas dan target yang jelas.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Tidak boleh ada situasi ketika seseorang tercantum dalam struktur, tetapi tidak menjalankan fungsi yang menjadi tanggung jawabnya.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Presidium_Memerlukan_Kontrak_Kerja_Organisasi\"><\/span><strong>Presidium Memerlukan Kontrak Kerja Organisasi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Salah satu gagasan yang patut dipertimbangkan dalam tata kelola PPM ke depan adalah adanya <strong>kontrak kerja atau matriks tanggung jawab Presidium<\/strong>.<\/p>\n<p>Misalnya:<\/p>\n<table style=\"height: 185px;\" width=\"653\">\n<thead>\n<tr>\n<th>Bidang<\/th>\n<th>Penanggung Jawab<\/th>\n<th>Target<\/th>\n<th>Pelaporan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Kaderisasi<\/td>\n<td>Presidium\/Kaderisasi<\/td>\n<td>Program kaderisasi nasional<\/td>\n<td>Triwulan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Organisasi<\/td>\n<td>Presidium Organisasi<\/td>\n<td>Penguatan wilayah\/daerah<\/td>\n<td>Triwulan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Program<\/td>\n<td>Presidium Program<\/td>\n<td>Program pemberdayaan<\/td>\n<td>Semester<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Kemitraan<\/td>\n<td>Presidium Kemitraan<\/td>\n<td>Jejaring nasional<\/td>\n<td>Semester<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Komunikasi<\/td>\n<td>Presidium\/Humas<\/td>\n<td>Publikasi organisasi<\/td>\n<td>Bulanan<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Dengan mekanisme tersebut, sistem kolektif tidak berarti semua orang mengerjakan semuanya.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Kolektif berarti bekerja bersama dengan tanggung jawab yang jelas.<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Badan_Otonom_sebagai_Ekosistem_Gerakan\"><\/span><strong>Badan Otonom sebagai Ekosistem Gerakan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>PPM juga perlu terus mengembangkan pendekatan kelembagaan melalui badan-badan otonom.<\/p>\n<p>Pemberdayaan ekonomi rakyat dapat dikembangkan melalui <strong>Kopermas Nusantara<\/strong>.<\/p>\n<p>Pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kapasitas masyarakat dapat diperkuat melalui <strong>IPAMA<\/strong>.<\/p>\n<p>Advokasi masyarakat dapat dilakukan melalui <strong>LBH PPM<\/strong>.<\/p>\n<p>Gerakan sosial dan pengembangan wakaf produktif dapat diperkuat melalui <strong>Yayasan Badan Wakaf Ummatan Wasathan<\/strong>.<\/p>\n<p>Sementara bidang seni dan budaya dapat dikembangkan melalui <strong>Sanggar Kesenian Peranserta Institut Sangkerta Indonesia<\/strong>.<\/p>\n<p>Model seperti ini memungkinkan PPM Nasional lebih fokus pada <strong>regulasi, kebijakan, kaderisasi, koordinasi, pengembangan jaringan, dan pengawasan<\/strong>, sementara pelaksanaan program dilakukan oleh lembaga yang memiliki kompetensi di bidangnya.<\/p>\n<p>Inilah yang dapat disebut sebagai <strong>ekosistem kelembagaan PPM<\/strong>.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_%E2%80%9CMencari_Proyek%E2%80%9D_Menjadi_%E2%80%9CMembangun_Gerakan%E2%80%9D\"><\/span><strong>Dari &#8220;Mencari Proyek&#8221; Menjadi &#8220;Membangun Gerakan&#8221;<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Salah satu perubahan paradigma yang penting adalah menggeser orientasi organisasi.<\/p>\n<p>PPM tidak seharusnya dibangun sebagai organisasi yang sibuk mencari proyek untuk membiayai dirinya sendiri.<\/p>\n<p>PPM harus membangun <strong>kader, sistem, jaringan, dan lembaga pelaksana<\/strong> yang mampu mengembangkan program pemberdayaan.<\/p>\n<p>Dengan demikian, ketika pemerintah memiliki program pemberdayaan UMKM, koperasi, pertanian rakyat, lingkungan, perumahan rakyat, pedagang kaki lima, kelautan, atau pengembangan masyarakat, PPM dapat menghadirkan kader dan badan otonom yang memang memiliki kapasitas untuk berkolaborasi.<\/p>\n<p>PPM menjadi <strong>penghubung antara gagasan pemberdayaan dengan kebutuhan masyarakat.<\/strong><\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Digitalisasi_untuk_Transparansi\"><\/span><strong>Digitalisasi untuk Transparansi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Tata kelola modern juga menuntut PPM memasuki era digital.<\/p>\n<p>PPM perlu memiliki sistem informasi organisasi yang memungkinkan:<\/p>\n<p>database kader nasional;<\/p>\n<p>database wilayah dan daerah;<\/p>\n<p>database program;<\/p>\n<ul>\n<li>kalender kegiatan;<\/li>\n<li>laporan program;<\/li>\n<li>laporan keuangan;<\/li>\n<li>dokumentasi kegiatan;<\/li>\n<li>komunikasi antarwilayah;<\/li>\n<li>monitoring dan evaluasi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan sistem digital, informasi tidak lagi hanya tersimpan pada individu tertentu.<\/p>\n<p><strong>Pengetahuan organisasi menjadi milik organisasi.<\/strong><\/p>\n<p>Inilah salah satu syarat agar regenerasi dapat berjalan.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"PENAS_X_Harus_Menghasilkan_Sistem\"><\/span><strong>PENAS X Harus Menghasilkan Sistem<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>PENAS X tidak semestinya hanya menghasilkan siapa yang menjadi Presidium Nasional periode 2026\u20132031.<\/p>\n<p>Forum tertinggi PPM tersebut harus menghasilkan <strong>desain kelembagaan lima tahun ke depan<\/strong>.<\/p>\n<p>PENAS perlu menjawab beberapa pertanyaan mendasar:<\/p>\n<blockquote><p>Bagaimana Presidium bekerja?<\/p>\n<p>Bagaimana keputusan dibuat?<\/p>\n<p>Bagaimana program dijalankan?<\/p>\n<p>Bagaimana wilayah dan daerah diperkuat?<\/p>\n<p>Bagaimana badan otonom berkoordinasi dengan PPM Nasional?<\/p>\n<p>Bagaimana keuangan dikelola secara transparan?<\/p>\n<p>Bagaimana kader dipersiapkan?<\/p>\n<p>Bagaimana kinerja Presidium dievaluasi?<\/p><\/blockquote>\n<p>Jika pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat dijawab, maka PPM tidak hanya memilih pemimpin, tetapi sedang membangun masa depan organisasi.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kolektif-Kolegial_Bukan_Berarti_Tanpa_Kepemimpinan\"><\/span><strong>Kolektif-Kolegial Bukan Berarti Tanpa Kepemimpinan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Ada anggapan bahwa kepemimpinan kolektif akan membuat organisasi lamban karena tidak ada satu orang yang menjadi pusat keputusan.<\/p>\n<p>Anggapan itu tidak sepenuhnya benar.<\/p>\n<p>Yang membuat organisasi lamban bukan semata-mata sistem kolektif. Yang membuat organisasi lamban adalah <strong>tidak adanya mekanisme keputusan, pembagian kewenangan, dan target kerja yang jelas.<\/strong><\/p>\n<p>Sebaliknya, sistem presidium dapat menjadi sangat efektif apabila dilengkapi dengan sekretariat yang kuat, pembagian tugas yang jelas, kalender kerja, rapat berkala, sistem monitoring, dan mekanisme evaluasi.<\/p>\n<p>Dengan demikian, <strong>kolektif-kolegial harus dipadukan dengan profesionalitas organisasi.<\/strong><\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Editorial_PPMIndonesiacom\"><\/span><strong>Editorial PPMIndonesia.com<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>PPM sudah terlalu lama untuk hanya berbicara tentang siapa yang menjadi pemimpin. PPM harus mulai berbicara lebih serius tentang <strong>sistem apa yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya.<\/strong><\/p>\n<p>Pergantian Presidium setiap lima tahun harus menjadi momentum memperkuat kelembagaan, bukan sekadar pergantian orang.<\/p>\n<p>Jika PPM ingin tetap relevan sebagai gerakan pemberdayaan masyarakat, maka organisasi harus mampu bergerak dari <strong>ketergantungan kepada figur menuju ketahanan kelembagaan<\/strong>.<\/p>\n<p>Presidium membutuhkan akuntabilitas.<\/p>\n<p>Kepemimpinan membutuhkan sistem.<\/p>\n<p>Program membutuhkan indikator.<\/p>\n<p>Keuangan membutuhkan transparansi.<\/p>\n<p>Kaderisasi membutuhkan kesinambungan.<\/p>\n<p>Dan seluruhnya membutuhkan budaya organisasi yang menjunjung tinggi amanah.<\/p>\n<p>Karena pada akhirnya, <strong>ukuran keberhasilan kepemimpinan PPM bukan seberapa lama seseorang memegang jabatan, tetapi seberapa kuat sistem yang ditinggalkannya.<\/strong><\/p>\n<p>PENAS X harus menjadi momentum untuk itu.<\/p>\n<p>Bukan sekadar memilih siapa yang memimpin PPM.<\/p>\n<p>Tetapi <strong>membangun PPM yang mampu terus hidup, bergerak, dan memberdayakan masyarakat bahkan ketika para pemimpinnya berganti.<\/strong><\/p>\n<p>Inilah jalan dari kepemimpinan menuju kelembagaan.<\/p>\n<p>Inilah tantangan PPM pasca-PENAS X.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>EDITORIAL PPMINDONESIA.COM Kepemimpinan Kolektif Harus Diikuti Sistem Kerja,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19586,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":[],"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":"Editorial PPMIndonesia.com. Editor: asyary","footnotes":""},"categories":[208,3161],"tags":[3205,3371,3225],"newstopic":[],"class_list":["post-19585","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-editorial","tag-kolektif-kolegial","tag-penas-x","tag-presidium"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Presidium dan Akuntabilitas: Membangun Tata Kelola Organisasi yang Modern - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Presidium dan Akuntabilitas: Membangun Tata Kelola Organisasi yang Modern - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"EDITORIAL PPMINDONESIA.COM Kepemimpinan Kolektif Harus Diikuti Sistem Kerja,...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-07T09:07:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-07T10:01:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1342\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"749\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/07\\\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/07\\\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ppm Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\"},\"headline\":\"Presidium dan Akuntabilitas: Membangun Tata Kelola Organisasi yang Modern\",\"datePublished\":\"2026-09-07T09:07:43+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-07T10:01:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/07\\\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\\\/\"},\"wordCount\":1087,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/07\\\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/presidium_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"kolektif kolegial\",\"penas x\",\"presidium\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Editorial\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/07\\\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/07\\\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\\\/\",\"name\":\"Presidium dan Akuntabilitas: Membangun Tata Kelola Organisasi yang Modern - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/07\\\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/07\\\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/presidium_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2026-09-07T09:07:43+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-07T10:01:14+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/07\\\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/07\\\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/07\\\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/presidium_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/presidium_11zon.jpg\",\"width\":1342,\"height\":749},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/07\\\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Presidium dan Akuntabilitas: Membangun Tata Kelola Organisasi yang Modern\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\",\"name\":\"ppm Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ppm Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/acank\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Presidium dan Akuntabilitas: Membangun Tata Kelola Organisasi yang Modern - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Presidium dan Akuntabilitas: Membangun Tata Kelola Organisasi yang Modern - ppmindonesia","og_description":"EDITORIAL PPMINDONESIA.COM Kepemimpinan Kolektif Harus Diikuti Sistem Kerja,...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2026-09-07T09:07:43+00:00","article_modified_time":"2026-09-07T10:01:14+00:00","og_image":[{"width":1342,"height":749,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ppm Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ppm Indonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/"},"author":{"name":"ppm Indonesia","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc"},"headline":"Presidium dan Akuntabilitas: Membangun Tata Kelola Organisasi yang Modern","datePublished":"2026-09-07T09:07:43+00:00","dateModified":"2026-09-07T10:01:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/"},"wordCount":1087,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon.jpg","keywords":["kolektif kolegial","penas x","presidium"],"articleSection":["Berita","Editorial"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/","name":"Presidium dan Akuntabilitas: Membangun Tata Kelola Organisasi yang Modern - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon.jpg","datePublished":"2026-09-07T09:07:43+00:00","dateModified":"2026-09-07T10:01:14+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon.jpg","width":1342,"height":749},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/07\/presidium-dan-akuntabilitas-membangun-tata-kelola-organisasi-yang-modern\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Presidium dan Akuntabilitas: Membangun Tata Kelola Organisasi yang Modern"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc","name":"ppm Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"ppm Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon.jpg",1342,749,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon.jpg",1342,749,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon.jpg",1342,749,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"EDITORIAL PPMINDONESIA.COM Kepemimpinan Kolektif Harus Diikuti Sistem Kerja,...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon.jpg",1342,749,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon.jpg",1342,749,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon.jpg",1342,749,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon.jpg",1342,749,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon.jpg",1342,749,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/presidium_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/editorial\/\" rel=\"category tag\">Editorial<\/a>","rttpg_excerpt":"EDITORIAL PPMINDONESIA.COM Kepemimpinan Kolektif Harus Diikuti Sistem Kerja,...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19585","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19585"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19585\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19589,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19585\/revisions\/19589"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19586"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19585"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19585"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19585"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=19585"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}