{"id":19604,"date":"2026-09-08T10:07:56","date_gmt":"2026-09-08T10:07:56","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=19604"},"modified":"2026-09-08T10:19:39","modified_gmt":"2026-09-08T10:19:39","slug":"trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/","title":{"rendered":"TRIAL AND ERROR: CARA MASYARAKAT MENEMUKAN MASA DEPANNYA"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #333399;\"><strong>Editorial PPMIndonesia.com<\/strong><\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">Tidak semua perubahan harus dimulai dengan kepastian. Kadang masa depan justru ditemukan melalui keberanian untuk mencoba, mengalami kegagalan, belajar, memperbaiki, dan mencoba kembali.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>JAKARTA, PPMIndonesia.com<\/strong> \u2013 Ada sebuah kebiasaan dalam pembangunan yang sering kita jumpai: sebelum sesuatu dilakukan, semuanya harus terlebih dahulu dirancang dengan sempurna.<\/p>\n<ul>\n<li>Ada proposal.<\/li>\n<li>Ada studi kelayakan.<\/li>\n<li>Ada indikator.<\/li>\n<li>Ada target.<\/li>\n<li>Ada anggaran.<\/li>\n<li>Ada jadwal.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Semua harus terlihat pasti.<\/p>\n<p>Padahal kehidupan masyarakat tidak pernah sesederhana sebuah tabel perencanaan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/\">Masyarakat<\/a> hidup dalam situasi yang terus berubah. Kebutuhan berubah, lingkungan berubah, teknologi berubah, ekonomi berubah, bahkan cara generasi muda memandang kehidupan juga berubah.<\/p>\n<p>Dalam kondisi seperti itu, apakah kita masih dapat menemukan masa depan hanya dengan membuat perencanaan dari atas?<\/p>\n<p>Ataukah masyarakat justru perlu diberi ruang untuk <strong>mencoba?<\/strong><\/p>\n<p>Di sinilah konsep <strong>trial and error<\/strong> menjadi penting.<\/p>\n<p>Bukan trial and error dalam pengertian bekerja tanpa arah.<\/p>\n<p>Melainkan sebuah proses belajar masyarakat melalui pengalaman nyata: <strong>mencoba, mengalami, mengevaluasi, memperbaiki, dan mencoba kembali.<\/strong><\/p>\n<p>Bagi PPM, proses semacam ini bukan sesuatu yang asing. Sejak awal, Pusat Peranserta Masyarakat menempatkan prakarsa, peranserta, dan swadaya masyarakat sebagai bagian penting dari pengembangan masyarakat.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_87_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><ul class='ez-toc-list-level-2' ><li class='ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#MASYARAKAT_BUKAN_MESIN_PELAKSANA_PROGRAM\" >MASYARAKAT BUKAN MESIN PELAKSANA PROGRAM<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#KEGAGALAN_BUKAN_AKHIR\" >KEGAGALAN BUKAN AKHIR<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#TRIAL_AND_ERROR_BUKAN_BEKERJA_SEMBARANGAN\" >TRIAL AND ERROR BUKAN BEKERJA SEMBARANGAN<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#DARI_KELOMPOK_KECIL_LAHIR_PERUBAHAN_BESAR\" >DARI KELOMPOK KECIL, LAHIR PERUBAHAN BESAR<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#SANGKERTA_CONTOH_DARI_RUANG_KEBUDAYAAN\" >SANGKERTA: CONTOH DARI RUANG KEBUDAYAAN<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#MASYARAKAT_MEMILIKI_PENGETAHUANNYA_SENDIRI\" >MASYARAKAT MEMILIKI PENGETAHUANNYA SENDIRI<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#DARI_%E2%80%9CPROGRAM%E2%80%9D_MENJADI_%E2%80%9CGERAKAN%E2%80%9D\" >DARI \u201cPROGRAM\u201d MENJADI \u201cGERAKAN\u201d<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#RUANG_UNTUK_MENCOBA_ADALAH_RUANG_DEMOKRASI\" >RUANG UNTUK MENCOBA ADALAH RUANG DEMOKRASI<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#KADERISASI_MEWARISKAN_KEMAMPUAN_UNTUK_MENCOBA\" >KADERISASI: MEWARISKAN KEMAMPUAN UNTUK MENCOBA<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#MASA_DEPAN_TIDAK_SELALU_BISA_DIPREDIKSI\" >MASA DEPAN TIDAK SELALU BISA DIPREDIKSI<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#PPM_DAN_KEBERANIAN_UNTUK_MEMULAI\" >PPM DAN KEBERANIAN UNTUK MEMULAI<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#DARI_KESALAHAN_MENUJU_PENGETAHUAN\" >DARI KESALAHAN MENUJU PENGETAHUAN<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#PENUTUP\" >PENUTUP<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"MASYARAKAT_BUKAN_MESIN_PELAKSANA_PROGRAM\"><\/span>MASYARAKAT BUKAN MESIN PELAKSANA PROGRAM<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Salah satu persoalan pembangunan adalah kecenderungan melihat masyarakat sebagai pelaksana dari sesuatu yang sudah dirancang sebelumnya.<\/p>\n<p>Program dibuat oleh para ahli.<\/p>\n<ul>\n<li>Masyarakat menerima.<\/li>\n<li>Pelatihan diberikan.<\/li>\n<li>Masyarakat mengikuti.<\/li>\n<li>Teknologi diperkenalkan.<\/li>\n<li>Masyarakat menggunakan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Ketika program selesai, pertanyaannya kemudian: apakah masyarakat mampu melanjutkannya?<\/p>\n<p>Di sinilah persoalannya.<\/p>\n<p>Sebuah program mungkin berhasil secara administratif, tetapi belum tentu berhasil sebagai gerakan masyarakat.<\/p>\n<p>Sebab <strong>keberhasilan program tidak selalu sama dengan keberhasilan masyarakat.<\/strong><\/p>\n<p>Masyarakat baru benar-benar belajar apabila mereka terlibat dalam seluruh proses perubahan.<\/p>\n<p>Mereka harus memiliki kesempatan untuk mengidentifikasi persoalan.<\/p>\n<p>Mencari pilihan.<\/p>\n<p>Mencoba solusi.<\/p>\n<p>Menghadapi kegagalan.<\/p>\n<p>Menemukan perbaikan.<\/p>\n<p>Dan akhirnya menentukan sendiri apa yang paling sesuai dengan kehidupannya.<\/p>\n<p>Karena itu, masyarakat tidak boleh hanya ditempatkan sebagai <strong>penerima hasil pembangunan<\/strong>.<\/p>\n<p>Mereka harus menjadi <strong>penemu jalan pembangunan itu sendiri.<\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"KEGAGALAN_BUKAN_AKHIR\"><\/span>KEGAGALAN BUKAN AKHIR<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam banyak sistem pembangunan, kegagalan sering dianggap sebagai sesuatu yang harus disembunyikan.<\/p>\n<p>Program gagal berarti kesalahan.<\/p>\n<p>Proyek tidak mencapai target berarti kegagalan.<\/p>\n<p>Eksperimen tidak berhasil berarti pemborosan.<\/p>\n<p>Padahal dalam proses pembelajaran, kegagalan justru dapat menjadi sumber pengetahuan.<\/p>\n<p>Seorang petani yang mencoba metode baru lalu gagal sesungguhnya telah memperoleh pengetahuan: metode tersebut tidak cocok dalam kondisi tertentu.<\/p>\n<p>Sebuah kelompok usaha yang mencoba produk baru dan tidak berhasil juga belajar tentang pasar.<\/p>\n<p>Komunitas yang mencoba sistem pengelolaan sampah dan menemui hambatan belajar tentang perilaku warga.<\/p>\n<p>Pemuda yang mencoba membangun usaha digital lalu gagal memperoleh pengalaman tentang teknologi, pasar, dan cara mengorganisasi kerja.<\/p>\n<p>Semua itu adalah <strong>pengetahuan yang lahir dari pengalaman.<\/strong><\/p>\n<p>Karena itu, dalam gerakan masyarakat, kegagalan seharusnya tidak selalu dipandang sebagai akhir.<\/p>\n<p>Ia dapat menjadi <strong>bahan bakar untuk percobaan berikutnya.<\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"TRIAL_AND_ERROR_BUKAN_BEKERJA_SEMBARANGAN\"><\/span>TRIAL AND ERROR BUKAN BEKERJA SEMBARANGAN<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Namun, ada satu hal yang perlu ditegaskan.<\/p>\n<p><em>Trial and error<\/em> bukan berarti masyarakat bekerja tanpa arah.<\/p>\n<p>Bukan pula alasan untuk mengabaikan pengetahuan, data, teknologi, atau perencanaan.<\/p>\n<p>Sebaliknya, <em>trial and error<\/em> adalah proses belajar yang memiliki tujuan.<\/p>\n<p>Ada masalah yang ingin diselesaikan.<\/p>\n<p>Ada hipotesis yang ingin diuji.<\/p>\n<p>Ada tindakan yang dilakukan.<\/p>\n<p>Ada hasil yang diamati.<\/p>\n<p>Ada evaluasi.<\/p>\n<p>Kemudian ada keputusan: dilanjutkan, diperbaiki, atau ditinggalkan.<\/p>\n<p>Dengan demikian, <em>trial and error<\/em> sesungguhnya merupakan <strong>metode pembelajaran sosial.<\/strong><\/p>\n<p>Yang membedakan adalah siapa yang melakukan pembelajaran tersebut.<\/p>\n<p>Dalam pendekatan partisipatif, masyarakat tidak hanya menjadi objek penelitian.<\/p>\n<p>Masyarakat ikut menjadi <strong>pelaku sekaligus pembelajar.<\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"DARI_KELOMPOK_KECIL_LAHIR_PERUBAHAN_BESAR\"><\/span>DARI KELOMPOK KECIL, LAHIR PERUBAHAN BESAR<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Perubahan sosial sering kali bermula dari tempat yang sangat kecil.<\/p>\n<p>Satu kelompok.<\/p>\n<p>Satu desa.<\/p>\n<p>Satu komunitas.<\/p>\n<p>Satu koperasi.<\/p>\n<p>Satu sanggar.<\/p>\n<p>Satu kelompok tani.<\/p>\n<p>Satu kelompok pemuda.<\/p>\n<p>Pada awalnya mungkin tidak banyak orang yang memperhatikan.<\/p>\n<p>Tetapi ketika sebuah praktik terbukti berhasil, ia dapat menjadi contoh.<\/p>\n<p>Masyarakat lain melihat.<\/p>\n<p>Masyarakat lain belajar.<\/p>\n<p>Kemudian mencoba dengan versinya sendiri.<\/p>\n<p>Dari sinilah perubahan mulai menyebar.<\/p>\n<p>PPM menyebut pentingnya pengembangan masyarakat melalui komunitas terkecil, termasuk pendekatan <em>qaryah thayyibah<\/em> dan jaringan kerja sama antarkomunitas.<\/p>\n<p>Gagasannya sederhana: <strong>perubahan tidak harus dimulai dengan mengubah seluruh masyarakat sekaligus.<\/strong><\/p>\n<p>Mulailah dari komunitas yang mampu belajar dan bergerak.<\/p>\n<p>Biarkan keberhasilan menjadi pengalaman.<\/p>\n<p>Biarkan pengalaman menjadi pengetahuan.<\/p>\n<p>Biarkan pengetahuan menyebar.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"SANGKERTA_CONTOH_DARI_RUANG_KEBUDAYAAN\"><\/span>SANGKERTA: CONTOH DARI RUANG KEBUDAYAAN<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam sejarah PPM sendiri, semangat ini dapat dilihat dari berbagai pengalaman gerakan.<\/p>\n<p>Sangkerta, misalnya, tumbuh sebagai ruang kebudayaan yang lahir dari semangat peranserta. Berawal dari ruang publik dan aktivitas seni sederhana, Sangkerta kemudian berkembang menjadi ruang berkesenian, pembelajaran, dan pemberdayaan masyarakat.<\/p>\n<p>Tidak semuanya dimulai dengan fasilitas besar.<\/p>\n<p>Tidak semuanya dimulai dengan institusi formal.<\/p>\n<p>Justru karena tersedia ruang untuk mencoba, berkarya, berkolaborasi, dan belajar, sebuah komunitas dapat tumbuh.<\/p>\n<p>Di sinilah kebudayaan menunjukkan wataknya.<\/p>\n<p><strong>Kebudayaan tidak selalu lahir dari gedung kebudayaan.<\/strong><\/p>\n<p>Ia dapat lahir dari jalanan.<\/p>\n<p>Dari komunitas.<\/p>\n<p>Dari ruang publik.<\/p>\n<p>Dari keberanian sekelompok orang untuk mencoba sesuatu yang berbeda.<\/p>\n<p>Pengalaman Sangkerta memperlihatkan bahwa seni dapat menjadi ruang pembelajaran sosial sekaligus bagian dari pemberdayaan masyarakat.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"MASYARAKAT_MEMILIKI_PENGETAHUANNYA_SENDIRI\"><\/span>MASYARAKAT MEMILIKI PENGETAHUANNYA SENDIRI<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Ada satu hal yang sering terlupakan dalam pembangunan: masyarakat sebenarnya memiliki pengetahuan.<\/p>\n<p>Petani mengetahui tanahnya.<\/p>\n<p>Nelayan memahami lautnya.<\/p>\n<p>Masyarakat desa memahami lingkungannya.<\/p>\n<p>Pedagang kecil memahami konsumennya.<\/p>\n<p>Seniman memahami ruang ekspresinya.<\/p>\n<p>Anak muda memahami dunianya.<\/p>\n<p>Pengetahuan tersebut mungkin tidak selalu tertulis dalam buku akademik.<\/p>\n<p>Namun ia terbentuk melalui pengalaman.<\/p>\n<p>Karena itu, pembangunan yang baik tidak datang untuk menggantikan seluruh pengetahuan masyarakat.<\/p>\n<p>Pembangunan seharusnya <strong>berdialog dengan pengetahuan masyarakat.<\/strong><\/p>\n<p>Pengetahuan ilmiah dan pengetahuan lokal dapat bertemu.<\/p>\n<p>Teknologi modern dapat dipadukan dengan pengalaman tradisional.<\/p>\n<p>Data dapat bertemu dengan intuisi masyarakat.<\/p>\n<p>Di sinilah <em>trial and error<\/em> menjadi jembatan.<\/p>\n<p>Masyarakat mencoba.<\/p>\n<p>Ilmu pengetahuan membantu membaca hasilnya.<\/p>\n<p>Teknologi membantu meningkatkan kualitasnya.<\/p>\n<p>Kemudian masyarakat kembali mencoba.<\/p>\n<p>Terjadi proses belajar dua arah.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"DARI_%E2%80%9CPROGRAM%E2%80%9D_MENJADI_%E2%80%9CGERAKAN%E2%80%9D\"><\/span>DARI \u201cPROGRAM\u201d MENJADI \u201cGERAKAN\u201d<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Ada perbedaan besar antara program dan gerakan.<\/p>\n<p>Program memiliki awal dan akhir.<\/p>\n<p>Gerakan memiliki kesinambungan.<\/p>\n<p>Program memiliki target.<\/p>\n<p>Gerakan memiliki kesadaran.<\/p>\n<p>Program sering kali bergantung pada sumber daya tertentu.<\/p>\n<p>Gerakan berusaha membangun kemampuan masyarakat untuk melanjutkan prosesnya.<\/p>\n<p>Karena itu, PPM perlu terus mendorong perubahan dari <strong>budaya proyek menuju budaya gerakan.<\/strong><\/p>\n<p>Bukan berarti proyek tidak penting.<\/p>\n<p>Proyek tetap diperlukan.<\/p>\n<p>Tetapi proyek harus menjadi <strong>pemicu<\/strong>, bukan tujuan akhir.<\/p>\n<p>Pelatihan harus menjadi awal pembelajaran.<\/p>\n<p>Bantuan modal harus menjadi pemicu kemandirian.<\/p>\n<p>Teknologi harus menjadi alat pemberdayaan.<\/p>\n<p>Pendampingan harus menghasilkan kemampuan untuk berjalan sendiri.<\/p>\n<p>Dengan demikian, bantuan dari luar tidak menciptakan ketergantungan.<\/p>\n<p>Sebaliknya, ia memperkuat kemampuan masyarakat.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"RUANG_UNTUK_MENCOBA_ADALAH_RUANG_DEMOKRASI\"><\/span>RUANG UNTUK MENCOBA ADALAH RUANG DEMOKRASI<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Masyarakat yang diberi ruang untuk mencoba sesungguhnya sedang diberi ruang untuk mengambil keputusan.<\/p>\n<p>Mereka belajar menentukan pilihan.<\/p>\n<p>Belajar menanggung risiko.<\/p>\n<p>Belajar mempertanggungjawabkan keputusan.<\/p>\n<p>Belajar menghargai hasil orang lain.<\/p>\n<p>Belajar menerima kegagalan.<\/p>\n<p>Dan belajar memperbaiki kesalahan.<\/p>\n<p>Semua itu adalah proses demokrasi dalam bentuk yang paling nyata.<\/p>\n<p>Demokrasi bukan hanya tentang memilih dalam bilik suara.<\/p>\n<p>Demokrasi juga berarti masyarakat memiliki kesempatan untuk <strong>menentukan dan mengelola kehidupannya sendiri.<\/strong><\/p>\n<p>Karena itu, partisipasi masyarakat bukan sekadar prosedur.<\/p>\n<p>Ia adalah bagian dari proses membangun manusia yang dewasa dan bertanggung jawab.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"KADERISASI_MEWARISKAN_KEMAMPUAN_UNTUK_MENCOBA\"><\/span>KADERISASI: MEWARISKAN KEMAMPUAN UNTUK MENCOBA<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam konteks PPM, <em>trial and error<\/em> juga memiliki hubungan erat dengan kaderisasi.<\/p>\n<p>Kader tidak cukup hanya diwarisi nilai.<\/p>\n<p>Kader harus diberi pengalaman.<\/p>\n<p>Diberi ruang untuk bekerja.<\/p>\n<p>Diberi kesempatan memimpin.<\/p>\n<p>Diberi kesempatan mengambil keputusan.<\/p>\n<p>Bahkan diberi kesempatan melakukan kesalahan.<\/p>\n<p>Sebab kader yang tidak pernah diberi ruang untuk mencoba tidak akan pernah memiliki pengalaman untuk memimpin.<\/p>\n<p>Kaderisasi bukan mencetak manusia yang selalu benar.<\/p>\n<p>Kaderisasi adalah membangun manusia yang <strong>mampu belajar dari apa yang dilakukannya.<\/strong><\/p>\n<p>Inilah pentingnya memberikan ruang kepada generasi baru PPM.<\/p>\n<p>Mereka boleh memiliki cara yang berbeda.<\/p>\n<p>Boleh menggunakan teknologi yang berbeda.<\/p>\n<p>Boleh memiliki bahasa gerakan yang berbeda.<\/p>\n<p>Yang penting, mereka tetap membawa nilai dasar: peranserta, kemandirian, gotong royong, keadilan sosial, dan keberpihakan kepada masyarakat.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"MASA_DEPAN_TIDAK_SELALU_BISA_DIPREDIKSI\"><\/span>MASA DEPAN TIDAK SELALU BISA DIPREDIKSI<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kita hidup dalam zaman yang sulit diprediksi.<\/p>\n<p>Perubahan teknologi sangat cepat.<\/p>\n<p>Krisis lingkungan semakin kompleks.<\/p>\n<p>Pola ekonomi berubah.<\/p>\n<p>Dunia kerja berubah.<\/p>\n<p>Generasi baru memiliki cara berpikir berbeda.<\/p>\n<p>Dalam situasi seperti itu, tidak mungkin semua jawaban masa depan sudah tersedia hari ini.<\/p>\n<p>Karena itu, masyarakat membutuhkan bukan hanya <strong>jawaban<\/strong>, tetapi juga <strong>kemampuan menemukan jawaban.<\/strong><\/p>\n<p>Dan kemampuan menemukan jawaban hanya tumbuh apabila masyarakat terbiasa belajar.<\/p>\n<p>Mencoba.<\/p>\n<p>Mengevaluasi.<\/p>\n<p>Beradaptasi.<\/p>\n<p>Menciptakan.<\/p>\n<p>Dengan kata lain, masa depan bukan hanya sesuatu yang harus diramalkan.<\/p>\n<p><strong>Masa depan harus dipelajari sambil dijalani.<\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"PPM_DAN_KEBERANIAN_UNTUK_MEMULAI\"><\/span>PPM DAN KEBERANIAN UNTUK MEMULAI<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>PPM memiliki sejarah panjang sebagai organisasi kerja sama nasional yang bergerak dalam pengembangan masyarakat, dengan perhatian pada prakarsa, peranserta, dan swadaya masyarakat.<\/p>\n<p>Semangat tersebut menemukan relevansinya kembali hari ini.<\/p>\n<p>PPM tidak harus selalu menjadi organisasi yang datang membawa jawaban.<\/p>\n<p>PPM justru dapat menjadi <strong>ruang tempat masyarakat menemukan jawabannya sendiri.<\/strong><\/p>\n<p>PPM dapat menjadi fasilitator.<\/p>\n<p>Penghubung.<\/p>\n<p>Pengorganisasi.<\/p>\n<p>Pembangun jaringan.<\/p>\n<p>Penyedia ruang belajar.<\/p>\n<p>Dan yang paling penting: <strong>penjaga agar masyarakat tetap menjadi subjek.<\/strong><\/p>\n<p>Dengan posisi tersebut, PPM tidak perlu takut terhadap eksperimen.<\/p>\n<p>Sebab gerakan masyarakat memang membutuhkan keberanian untuk mencoba.<\/p>\n<p>Tidak semua percobaan akan berhasil.<\/p>\n<p>Tidak semua gagasan akan bertahan.<\/p>\n<p>Tidak semua model dapat diterapkan di semua tempat.<\/p>\n<p>Tetapi dari proses itulah pengetahuan baru akan lahir.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"DARI_KESALAHAN_MENUJU_PENGETAHUAN\"><\/span>DARI KESALAHAN MENUJU PENGETAHUAN<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Ada pelajaran penting dari <em>trial and error<\/em>:<\/p>\n<p><strong>kesalahan yang dipelajari tidak pernah benar-benar sia-sia.<\/strong><\/p>\n<p>Kesalahan yang tidak dipelajari akan berulang.<\/p>\n<p>Tetapi kesalahan yang dipelajari dapat menjadi pengetahuan.<\/p>\n<p>Pengetahuan menjadi pengalaman.<\/p>\n<p>Pengalaman menjadi kapasitas.<\/p>\n<p>Kapasitas menjadi kemandirian.<\/p>\n<p>Dan kemandirian menjadi kekuatan masyarakat.<\/p>\n<p>Inilah rantai perubahan yang perlu dibangun.<\/p>\n<p>Karena itu, jangan takut terhadap kelompok masyarakat yang sedang mencoba.<\/p>\n<p>Jangan terlalu cepat menilai sebuah eksperimen dari hasil pertama.<\/p>\n<p>Jangan mematikan sebuah gagasan hanya karena percobaan awalnya belum berhasil.<\/p>\n<p>Yang perlu ditanyakan adalah:<\/p>\n<p><strong>Apa yang sudah dipelajari?<\/strong><\/p>\n<p><strong>Apa yang harus diperbaiki?<\/strong><\/p>\n<p><strong>Apa yang dapat dicoba kembali?<\/strong><\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"PENUTUP\"><\/span>PENUTUP<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p><strong>Masa Depan Ditemukan oleh Mereka yang Berani Mencoba<\/strong><\/p>\n<p>Masa depan masyarakat tidak selalu ditemukan oleh mereka yang memiliki rencana paling sempurna.<\/p>\n<p>Kadang masa depan ditemukan oleh mereka yang <strong>berani memulai.<\/strong><\/p>\n<p>Berani mencoba.<\/p>\n<p>Berani gagal.<\/p>\n<p>Berani mengevaluasi.<\/p>\n<p>Berani memperbaiki.<\/p>\n<p>Dan berani mencoba kembali.<\/p>\n<p>Itulah semangat <em>trial and error<\/em>.<\/p>\n<p>Bukan sekadar metode bekerja.<\/p>\n<p>Tetapi sebuah <strong>cara masyarakat belajar menjadi dewasa dalam menentukan masa depannya.<\/strong><\/p>\n<p>Karena itu, gerakan pemberdayaan masyarakat tidak seharusnya bertanya:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u201cBagaimana membuat masyarakat mengikuti program kita?\u201d<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Pertanyaan yang lebih penting adalah:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u201cBagaimana menciptakan ruang agar masyarakat mampu menemukan jalan mereka sendiri?\u201d<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Di sanalah sesungguhnya makna peranserta.<\/p>\n<p>Dan di sanalah PPM menemukan kembali relevansinya.<\/p>\n<p>Sebab masyarakat yang berdaya bukan masyarakat yang selalu memiliki jawaban.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Masyarakat yang berdaya adalah masyarakat yang memiliki kemampuan untuk mencari, mencoba, menemukan, dan menciptakan jawaban atas persoalannya sendiri.<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Dari satu percobaan.<\/p>\n<p>Lahir pengalaman.<\/p>\n<p>Dari pengalaman.<\/p>\n<p>Lahir pengetahuan.<\/p>\n<p>Dari pengetahuan.<\/p>\n<p>Lahir kemandirian.<\/p>\n<p>Dan dari kemandirian itulah sebuah masyarakat mulai menemukan <strong>masa depannya sendiri.<\/strong><\/p>\n<p><strong>PPM \u2014 Meneguhkan Peranserta, Menguatkan Kaderisasi, Membangun Peradaban.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Editorial PPMIndonesia.com Tidak semua perubahan harus dimulai dengan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19605,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":[],"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":"Editorial PPMIndonesia.com. Editor: asyary","footnotes":""},"categories":[208,3161],"tags":[285,3380,452],"newstopic":[],"class_list":["post-19604","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-editorial","tag-masyarakat","tag-peranserta-masyarakat","tag-ppm"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>TRIAL AND ERROR: CARA MASYARAKAT MENEMUKAN MASA DEPANNYA - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"TRIAL AND ERROR: CARA MASYARAKAT MENEMUKAN MASA DEPANNYA - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Editorial PPMIndonesia.com Tidak semua perubahan harus dimulai dengan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-08T10:07:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-08T10:19:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1073\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"599\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/08\\\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/08\\\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ppm Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\"},\"headline\":\"TRIAL AND ERROR: CARA MASYARAKAT MENEMUKAN MASA DEPANNYA\",\"datePublished\":\"2026-09-08T10:07:56+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-08T10:19:39+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/08\\\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\\\/\"},\"wordCount\":1677,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/08\\\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/trial-d-error_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"masyarakat\",\"peranserta masyarakat\",\"ppm\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Editorial\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/08\\\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/08\\\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\\\/\",\"name\":\"TRIAL AND ERROR: CARA MASYARAKAT MENEMUKAN MASA DEPANNYA - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/08\\\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/08\\\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/trial-d-error_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2026-09-08T10:07:56+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-08T10:19:39+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/08\\\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/08\\\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/08\\\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/trial-d-error_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/trial-d-error_11zon.jpg\",\"width\":1073,\"height\":599},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/08\\\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"TRIAL AND ERROR: CARA MASYARAKAT MENEMUKAN MASA DEPANNYA\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\",\"name\":\"ppm Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ppm Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/acank\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"TRIAL AND ERROR: CARA MASYARAKAT MENEMUKAN MASA DEPANNYA - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"TRIAL AND ERROR: CARA MASYARAKAT MENEMUKAN MASA DEPANNYA - ppmindonesia","og_description":"Editorial PPMIndonesia.com Tidak semua perubahan harus dimulai dengan...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2026-09-08T10:07:56+00:00","article_modified_time":"2026-09-08T10:19:39+00:00","og_image":[{"width":1073,"height":599,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ppm Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ppm Indonesia","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/"},"author":{"name":"ppm Indonesia","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc"},"headline":"TRIAL AND ERROR: CARA MASYARAKAT MENEMUKAN MASA DEPANNYA","datePublished":"2026-09-08T10:07:56+00:00","dateModified":"2026-09-08T10:19:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/"},"wordCount":1677,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon.jpg","keywords":["masyarakat","peranserta masyarakat","ppm"],"articleSection":["Berita","Editorial"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/","name":"TRIAL AND ERROR: CARA MASYARAKAT MENEMUKAN MASA DEPANNYA - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon.jpg","datePublished":"2026-09-08T10:07:56+00:00","dateModified":"2026-09-08T10:19:39+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon.jpg","width":1073,"height":599},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/08\/trial-and-error-cara-masyarakat-menemukan-masa-depannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"TRIAL AND ERROR: CARA MASYARAKAT MENEMUKAN MASA DEPANNYA"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc","name":"ppm Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"ppm Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon.jpg",1073,599,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon.jpg",1073,599,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon.jpg",1073,599,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Editorial PPMIndonesia.com Tidak semua perubahan harus dimulai dengan...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon.jpg",1073,599,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon.jpg",1073,599,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon.jpg",1073,599,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon.jpg",1073,599,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon.jpg",1073,599,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/trial-d-error_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/editorial\/\" rel=\"category tag\">Editorial<\/a>","rttpg_excerpt":"Editorial PPMIndonesia.com Tidak semua perubahan harus dimulai dengan...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19604","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19604"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19604\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19609,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19604\/revisions\/19609"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19605"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19604"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19604"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19604"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=19604"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}