{"id":19620,"date":"2026-09-09T09:14:16","date_gmt":"2026-09-09T09:14:16","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=19620"},"modified":"2026-09-09T09:15:37","modified_gmt":"2026-09-09T09:15:37","slug":"ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/","title":{"rendered":"PPM: Dari Memberi kepada Membangkitkan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><em>Membangun masyarakat bukan dengan menggantikan perannya, tetapi dengan membangkitkan kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri.<\/em><\/p>\n<p><strong>JAKARTA.PPMIndonesia.com<\/strong>&#8211; Ada perbedaan yang sangat mendasar antara <strong>memberi<\/strong> dan <strong>membangkitkan<\/strong>.<\/p>\n<p>Memberi dapat membuat seseorang merasa tertolong hari ini. Tetapi membangkitkan membuat seseorang mampu menolong dirinya sendiri untuk hari-hari berikutnya.<\/p>\n<p>Di antara dua kata itulah salah satu inti perjalanan panjang <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/\">Pusat Peranserta Masyarakat<\/a> (PPM) menemukan makna gerakannya.<\/p>\n<p>PPM tidak lahir untuk menjadi lembaga yang terus-menerus memberikan sesuatu kepada masyarakat. PPM hadir untuk membangun <strong>peranserta masyarakat<\/strong>\u2014mendorong rakyat agar mampu mengenali persoalannya, menemukan kekuatannya, mengorganisasikan dirinya, dan mengambil tanggung jawab terhadap masa depannya.<\/p>\n<p>Karena itu, pertanyaan penting dalam gerakan PPM bukan semata-mata:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u201cApa yang dapat diberikan PPM kepada masyarakat?\u201d<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Melainkan:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u201cApa yang dapat dilakukan masyarakat untuk dirinya sendiri?\u201d<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Pertanyaan sederhana ini sesungguhnya mengandung perubahan paradigma yang sangat besar.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_87_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><ul class='ez-toc-list-level-2' ><li class='ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/#Dari_Penerima_Menjadi_Pelaku\" >Dari Penerima Menjadi Pelaku<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/#Ketika_Bantuan_Tidak_Lagi_Cukup\" >Ketika Bantuan Tidak Lagi Cukup<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/#Jangan_Memberi_Ikan_Jangan_Memaksakan_Pancing\" >Jangan Memberi Ikan, Jangan Memaksakan Pancing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/#Pertanyaan_Besar_%E2%80%9CWho_Am_I%E2%80%9D\" >Pertanyaan Besar: \u201cWho Am I?\u201d<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/#Dari_Ideologi_Menuju_Ideopraxis\" >Dari Ideologi Menuju Ideopraxis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/#PPM_dan_%E2%80%9CGerakan_Jalan_Tengah%E2%80%9D\" >PPM dan \u201cGerakan Jalan Tengah\u201d<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/#Dari_Peranserta_Menuju_Masyarakat_Sejahtera\" >Dari Peranserta Menuju Masyarakat Sejahtera<\/a><ul class='ez-toc-list-level-2' ><li class='ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/#Ukuran_Keberhasilan_Adalah_Sejarah\" >Ukuran Keberhasilan Adalah Sejarah<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/#Dari_Memberi_kepada_Membangkitkan\" >Dari Memberi kepada Membangkitkan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Penerima_Menjadi_Pelaku\"><\/span>Dari Penerima Menjadi Pelaku<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam banyak praktik pembangunan, masyarakat masih sering ditempatkan sebagai penerima.<\/p>\n<p>Ada program untuk masyarakat. Ada bantuan untuk masyarakat. Ada pelatihan untuk masyarakat. Ada proyek yang disebut pemberdayaan masyarakat.<\/p>\n<p>Tetapi pertanyaan yang jarang diajukan adalah: <strong>setelah program selesai, apa yang tersisa dalam diri masyarakat?<\/strong><\/p>\n<p>Apakah hanya bangunan?<\/p>\n<p>Apakah hanya alat?<\/p>\n<p>Apakah hanya bantuan yang telah habis?<\/p>\n<p>Ataukah terdapat kemampuan baru, keberanian baru, organisasi baru, pengetahuan baru, dan kesadaran baru yang membuat masyarakat mampu melanjutkan kehidupannya sendiri?<\/p>\n<p>Di sinilah PPM menempatkan arti penting <strong>metodologi<\/strong>.<\/p>\n<p>Masyarakat harus menjadi subjek dari proses perubahan. Mereka melakukan sesuatu, mengalami prosesnya, menghadapi persoalannya, menemukan jalan keluarnya, kemudian belajar dari pengalaman tersebut.<\/p>\n<p>Dengan demikian, masyarakat bukan hanya penerima hasil pembangunan, tetapi <strong>sekaligus menjadi sekolah bagi dirinya sendiri<\/strong>.<\/p>\n<p>PPM menyebut proses ini sebagai <em>learning community<\/em>\u2014komunitas pembelajar.<\/p>\n<p>Dalam pengertian yang lebih luas, masyarakat menjadi <strong>universitas kehidupan (<em>university of life<\/em>)<\/strong>.<\/p>\n<p>Pengetahuan tidak hanya lahir dari ruang kelas. Ia juga lahir dari sawah, pasar, kampung, sungai, koperasi, kelompok usaha, ruang musyawarah, pengalaman konflik, kegagalan, keberhasilan, dan kerja gotong royong.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ketika_Bantuan_Tidak_Lagi_Cukup\"><\/span>Ketika Bantuan Tidak Lagi Cukup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Salah satu kekeliruan yang sering terjadi dalam pembangunan adalah menganggap setiap persoalan masyarakat mempunyai jawaban berupa bantuan.<\/p>\n<p>Masyarakat miskin mengatakan tidak memiliki modal.<\/p>\n<p>Jawabannya: diberikan modal.<\/p>\n<p>Masyarakat tidak memiliki pekerjaan.<\/p>\n<p>Jawabannya: diberikan pekerjaan sementara.<\/p>\n<p>Masyarakat tidak memiliki teknologi.<\/p>\n<p>Jawabannya: diberikan alat.<\/p>\n<p>Masyarakat tidak memiliki air.<\/p>\n<p>Jawabannya: dibangun instalasi air.<\/p>\n<p>Semua itu mungkin berguna. Tetapi belum tentu menyelesaikan persoalan.<\/p>\n<p>Sebab pertanyaan yang lebih penting adalah: <strong>mengapa persoalan itu terjadi?<\/strong><\/p>\n<p>Jika masyarakat tidak memiliki modal, mengapa?<\/p>\n<p>Apakah karena tidak bekerja keras?<\/p>\n<p>Apakah tidak memiliki akses terhadap sumber produksi?<\/p>\n<p>Apakah tidak memiliki akses pasar?<\/p>\n<p>Apakah tidak memperoleh informasi?<\/p>\n<p>Apakah tidak memiliki jaringan?<\/p>\n<p>Apakah tidak memiliki perlindungan?<\/p>\n<p>Atau ada struktur ekonomi yang membuat sebagian masyarakat selalu berada di luar lingkaran kesempatan?<\/p>\n<p>Demikian pula ketika masyarakat tidak mempunyai air.<\/p>\n<p>Pertanyaan pertama bukan selalu \u201cteknologi apa yang harus kita bawa?\u201d, tetapi \u201cbagaimana persoalan air ini terjadi?\u201d<\/p>\n<p>Apakah sumber air memang tidak tersedia?<\/p>\n<p>Apakah sumber air tersedia tetapi tidak dapat diakses?<\/p>\n<p>Apakah ada persoalan tata ruang?<\/p>\n<p>Apakah terjadi kerusakan lingkungan?<\/p>\n<p>Bagaimana sejarah terbentuknya permukiman tersebut?<\/p>\n<p>Dan mengapa masyarakat memilih tetap tinggal di sana?<\/p>\n<p>Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting karena pembangunan yang hanya menyelesaikan <strong>gejala<\/strong> sering kali tidak menyentuh <strong>akar persoalan<\/strong>.<\/p>\n<p>PPM berusaha membalik cara berpikir tersebut.<\/p>\n<p>Sebelum memberikan jawaban, <strong>bacalah persoalannya terlebih dahulu<\/strong>.<\/p>\n<p>Sebelum membawa program, <strong>dengarkan masyarakat<\/strong>.<\/p>\n<p>Sebelum menawarkan solusi, <strong>bangkitkan kemampuan masyarakat untuk menemukan solusinya sendiri<\/strong>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jangan_Memberi_Ikan_Jangan_Memaksakan_Pancing\"><\/span>Jangan Memberi Ikan, Jangan Memaksakan Pancing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam tradisi pemikiran PPM terdapat adagium yang menarik:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u201c<\/strong>Jangan beri seseorang ikan, sebab dia hanya bisa makan sehari. Tapi tak perlu juga diberi pancing, sebab belum tentu dia suka memancing, atau yang pasti, dia bukan anak kita.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Pesan di balik ungkapan ini bukanlah menolak bantuan.<\/p>\n<p>Bantuan tetap diperlukan dalam keadaan tertentu. Namun bantuan tidak boleh membuat manusia kehilangan <strong>harga diri, pilihan, dan tanggung jawabnya<\/strong>.<\/p>\n<p>Memberi pancing pun belum tentu memberdayakan apabila kita sendiri yang menentukan bahwa memancing adalah jalan hidup yang harus dipilih masyarakat.<\/p>\n<p>Pemberdayaan bukan sekadar memberikan alat.<\/p>\n<p>Pemberdayaan adalah <strong>membangkitkan kesadaran dan kemampuan memilih<\/strong>.<\/p>\n<p>Karena itu, tugas pekerja sosial bukan mengambil alih kehidupan masyarakat.<\/p>\n<p>Tugasnya adalah menciptakan kondisi agar masyarakat mampu mengambil kembali kendali atas kehidupannya.<\/p>\n<p>Dalam bahasa yang lebih sederhana:<\/p>\n<blockquote><p>PPM tidak ingin menjadi tangan yang selalu memberi. PPM ingin menjadi tangan yang membantu masyarakat menemukan tangannya sendiri.<\/p><\/blockquote>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pertanyaan_Besar_%E2%80%9CWho_Am_I%E2%80%9D\"><\/span>Pertanyaan Besar: \u201cWho Am I?\u201d<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Persoalan kemiskinan pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan pendapatan.<\/p>\n<p>Ada dimensi yang jauh lebih dalam: <strong>harga diri manusia<\/strong>.<\/p>\n<p>Seseorang yang terlalu lama ditempatkan sebagai penerima bantuan dapat kehilangan keyakinan bahwa dirinya mampu.<\/p>\n<p>Di sinilah pertanyaan <em>Who Am I?<\/em> menjadi penting.<\/p>\n<p>Siapa saya?<\/p>\n<p>Apa yang saya miliki?<\/p>\n<p>Apa yang saya bisa?<\/p>\n<p>Apa yang dapat saya lakukan bersama orang lain?<\/p>\n<p>Apa tanggung jawab saya terhadap keluarga?<\/p>\n<p>Apa tanggung jawab saya terhadap komunitas?<\/p>\n<p>Dan bagaimana saya dapat menjadi bagian dari penyelesaian persoalan yang saya hadapi?<\/p>\n<p>Pembangunan yang sesungguhnya bukan hanya meningkatkan pendapatan seseorang, tetapi juga <strong>meningkatkan kapasitasnya sebagai manusia<\/strong>.<\/p>\n<p>Karena itu, PPM melihat pengembangan masyarakat sebagai proses membangun manusia seutuhnya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Ideologi_Menuju_Ideopraxis\"><\/span>Dari Ideologi Menuju Ideopraxis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam perjalanan PPM, ideologi kerakyatan tidak dapat berhenti sebagai gagasan.<\/p>\n<p>Ia harus menjadi tindakan.<\/p>\n<p>Gagasan harus diuji oleh kenyataan.<\/p>\n<p>Kenyataan harus direfleksikan.<\/p>\n<p>Refleksi menghasilkan pengetahuan.<\/p>\n<p>Dan pengetahuan kembali digunakan untuk memperbaiki tindakan.<\/p>\n<p>Inilah yang dapat disebut sebagai <strong>ideopraxis<\/strong>\u2014ideologi yang diterjemahkan menjadi praksis kehidupan.<\/p>\n<p>Di sinilah metodologi menjadi sangat penting.<\/p>\n<p>Sebuah gagasan kerakyatan akan kehilangan makna apabila cara kerjanya justru membuat masyarakat tergantung.<\/p>\n<p>Sebaliknya, sebuah metodologi akan kehilangan arah apabila tidak memiliki keberpihakan kepada manusia dan kepentingan rakyat.<\/p>\n<p>Karena itu, PPM menempatkan ideologi dan metodologi dalam hubungan yang tidak terpisahkan.<\/p>\n<p><strong>Ideologi memberikan arah. Metodologi memberikan cara. Praksis membuktikan keduanya dalam kenyataan.<\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"PPM_dan_%E2%80%9CGerakan_Jalan_Tengah%E2%80%9D\"><\/span>PPM dan \u201cGerakan Jalan Tengah\u201d<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dari pengalaman panjang tersebut, PPM kemudian semakin meneguhkan apa yang dapat disebut sebagai <strong>Gerakan Jalan Tengah<\/strong>.<\/p>\n<p>Jalan tengah bukan berarti berdiri tanpa sikap.<\/p>\n<p>Jalan tengah berarti menolak dikotomi yang memisahkan negara dan masyarakat, pemerintah dan rakyat, modernitas dan tradisi, teknologi dan pengetahuan lokal, ekonomi dan kebudayaan.<\/p>\n<p>Semua kekuatan itu dapat bekerja bersama.<\/p>\n<p>Namun pusatnya tetap harus jelas:<\/p>\n<blockquote><p><strong>masyarakat harus menjadi pelaku.<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Negara dapat menyediakan kebijakan.<\/p>\n<p>Dunia usaha dapat menyediakan investasi dan teknologi.<\/p>\n<p>Perguruan tinggi dapat menyediakan ilmu pengetahuan.<\/p>\n<p>Organisasi masyarakat dapat menyediakan pendampingan.<\/p>\n<p>Tetapi masyarakat sendiri harus memiliki ruang untuk menentukan, menjalankan, mengelola, dan mempertanggungjawabkan kehidupannya.<\/p>\n<p>Itulah makna peranserta.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Peranserta_Menuju_Masyarakat_Sejahtera\"><\/span>Dari Peranserta Menuju Masyarakat Sejahtera<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Gerakan PPM kemudian tidak berhenti pada pemberdayaan individu.<\/p>\n<p>Yang hendak dibangun adalah <strong>komunitas yang mampu mengorganisasikan dirinya<\/strong>.<\/p>\n<p>Dari sinilah gagasan <strong>Stelsel Masyarakat Sejahtera<\/strong> menemukan relevansinya.<\/p>\n<p>Masyarakat sejahtera bukan hanya masyarakat yang memiliki pendapatan tinggi.<\/p>\n<p>Ia adalah masyarakat yang mampu mengembangkan kehidupan yang <strong>utuh, seimbang, dan mencukupi<\/strong>.<\/p>\n<p>Utuh dalam hubungan manusia dengan nilai dan Tuhannya.<\/p>\n<p>Seimbang dalam hubungan individu dengan kehidupan sosial dan ekonominya.<\/p>\n<p>Dan mencukupi dalam kemampuan memenuhi kebutuhan dasar serta mengembangkan potensi masyarakat.<\/p>\n<p>Gagasan ini beririsan dengan konsep <strong>Qaryah Thayyibah<\/strong>\u2014komunitas yang baik, sehat, produktif, berkeadaban, dan memiliki kemampuan mengatur kehidupannya secara bersama.<\/p>\n<p>Karena itu, pembangunan masyarakat harus menyentuh berbagai dimensi kehidupan:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Sosial ekonomi<\/strong><\/li>\n<li><strong>Pendidikan alternatif<\/strong><\/li>\n<li><strong>Kesehatan masyarakat<\/strong><\/li>\n<li><strong>Teknologi tepat<\/strong><\/li>\n<li><strong>Lingkungan hidup<\/strong><\/li>\n<li><strong>Sosial budaya<\/strong><\/li>\n<li><strong>Kependudukan<\/strong><\/li>\n<li><strong>Emansipasi sosial<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Kedelapan bidang tersebut bukanlah program yang berdiri sendiri.<\/p>\n<p>Semuanya saling berkaitan.<\/p>\n<p>Ekonomi tidak dapat dipisahkan dari pendidikan.<\/p>\n<p>Pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kesehatan.<\/p>\n<p>Kesehatan tidak dapat dipisahkan dari lingkungan.<\/p>\n<p>Lingkungan tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan.<\/p>\n<p>Dan kebudayaan tidak dapat dipisahkan dari kemampuan masyarakat untuk berpartisipasi dan menentukan masa depannya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ukuran_Keberhasilan_Adalah_Sejarah\"><\/span>Ukuran Keberhasilan Adalah Sejarah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pada akhirnya, ukuran paling adil dari sebuah gerakan kebudayaan adalah <strong>sejarah<\/strong>.<\/p>\n<p>Sejarah tidak akan hanya mencatat berapa banyak program yang dibuat.<\/p>\n<p>Sejarah akan mencatat apakah masyarakat menjadi lebih berdaya atau justru semakin bergantung.<\/p>\n<p>Sejarah akan mencatat apakah sebuah gerakan meninggalkan proyek atau meninggalkan <strong>manusia-manusia yang mampu melanjutkan perjuangan<\/strong>.<\/p>\n<p>Karena itu, keberhasilan PPM tidak seharusnya diukur dari seberapa banyak masyarakat membutuhkan PPM.<\/p>\n<p>Justru sebaliknya.<\/p>\n<p><strong>Semakin mampu masyarakat berjalan dengan kekuatannya sendiri, semakin berhasil metodologi PPM.<\/strong><\/p>\n<p>Jika suatu komunitas mampu mengenali persoalannya sendiri, mengorganisasikan sumber dayanya, mengambil keputusan, membangun kerja sama, menyelesaikan masalah, dan belajar dari pengalaman, maka proses pemberdayaan telah menemukan bentuknya.<\/p>\n<p>PPM tidak sedang membangun masyarakat untuk bergantung kepada PPM.<\/p>\n<p>PPM sedang berusaha <strong>membangun masyarakat yang mampu membangun dirinya sendiri<\/strong>.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Memberi_kepada_Membangkitkan\"><\/span>Dari Memberi kepada Membangkitkan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Inilah mungkin salah satu pesan paling penting yang perlu terus dirawat dalam perjalanan PPM.<\/p>\n<p><strong>Memberi adalah tindakan sesaat. Membangkitkan adalah proses sejarah.<\/strong><\/p>\n<p>Memberi dapat mengurangi beban.<\/p>\n<p>Membangkitkan dapat mengubah keadaan.<\/p>\n<p>Memberi dapat menyelesaikan kebutuhan.<\/p>\n<p>Membangkitkan dapat melahirkan kemampuan.<\/p>\n<p>Memberi dapat membuat seseorang bertahan.<\/p>\n<p>Membangkitkan membuat seseorang mampu berdiri.<\/p>\n<p>Dan karena itu, PPM tidak harus selalu hadir sebagai pihak yang memberikan jawaban.<\/p>\n<p>Kadang-kadang PPM justru harus hadir dengan <strong>pertanyaan<\/strong>.<\/p>\n<p>Pertanyaan yang membuat masyarakat berpikir.<\/p>\n<p>Pertanyaan yang membuka kesadaran.<\/p>\n<p>Pertanyaan yang mengajak masyarakat melihat akar persoalannya.<\/p>\n<p>Pertanyaan yang mengembalikan harga diri dan tanggung jawab.<\/p>\n<p>Sebab pembangunan yang paling bermakna bukan pembangunan yang membuat rakyat berkata,<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u201cApa lagi yang dapat diberikan kepada kami?\u201d<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Melainkan ketika rakyat mulai berkata,<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u201cApa yang dapat kami lakukan untuk kehidupan kami sendiri?\u201d<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Di titik itulah peranserta berubah menjadi kekuatan.<\/p>\n<p>Di titik itulah masyarakat mulai menjadi subjek.<\/p>\n<p>Dan di titik itulah gerakan kebudayaan menemukan maknanya.<\/p>\n<blockquote><p><strong>PPM: dari memberi kepada membangkitkan.<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Sebab pada akhirnya, rakyat bukan objek pembangunan.<\/p>\n<p>Rakyat adalah pelaku sejarahnya sendiri.(ppmindonesia)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Membangun masyarakat bukan dengan menggantikan perannya, tetapi dengan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19621,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":[],"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":"Editorial PPMIndonesia.com. Editor: asyary","footnotes":""},"categories":[3178,208],"tags":[3398,452,857],"newstopic":[],"class_list":["post-19620","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akademi-ppm","category-berita","tag-metodologi-ppm","tag-ppm","tag-pusat-peranserta-masyarakat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>PPM: Dari Memberi kepada Membangkitkan - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"PPM: Dari Memberi kepada Membangkitkan - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Membangun masyarakat bukan dengan menggantikan perannya, tetapi dengan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-09T09:14:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-09T09:15:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1100\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"614\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/09\\\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/09\\\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ppm Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\"},\"headline\":\"PPM: Dari Memberi kepada Membangkitkan\",\"datePublished\":\"2026-09-09T09:14:16+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-09T09:15:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/09\\\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\\\/\"},\"wordCount\":1467,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/09\\\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/dari-memberi_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"metodologi ppm\",\"ppm\",\"pusat peranserta masyarakat\"],\"articleSection\":[\"Akademi PPM\",\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/09\\\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/09\\\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\\\/\",\"name\":\"PPM: Dari Memberi kepada Membangkitkan - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/09\\\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/09\\\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/dari-memberi_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2026-09-09T09:14:16+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-09T09:15:37+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/09\\\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/09\\\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/09\\\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/dari-memberi_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/dari-memberi_11zon.jpg\",\"width\":1100,\"height\":614},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/09\\\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"PPM: Dari Memberi kepada Membangkitkan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\",\"name\":\"ppm Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ppm Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/acank\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"PPM: Dari Memberi kepada Membangkitkan - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"PPM: Dari Memberi kepada Membangkitkan - ppmindonesia","og_description":"Membangun masyarakat bukan dengan menggantikan perannya, tetapi dengan...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2026-09-09T09:14:16+00:00","article_modified_time":"2026-09-09T09:15:37+00:00","og_image":[{"width":1100,"height":614,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ppm Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ppm Indonesia","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/"},"author":{"name":"ppm Indonesia","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc"},"headline":"PPM: Dari Memberi kepada Membangkitkan","datePublished":"2026-09-09T09:14:16+00:00","dateModified":"2026-09-09T09:15:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/"},"wordCount":1467,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon.jpg","keywords":["metodologi ppm","ppm","pusat peranserta masyarakat"],"articleSection":["Akademi PPM","Berita"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/","name":"PPM: Dari Memberi kepada Membangkitkan - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon.jpg","datePublished":"2026-09-09T09:14:16+00:00","dateModified":"2026-09-09T09:15:37+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon.jpg","width":1100,"height":614},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/09\/ppm-dari-memberi-kepada-membangkitkan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"PPM: Dari Memberi kepada Membangkitkan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc","name":"ppm Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"ppm Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon.jpg",1100,614,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon.jpg",1100,614,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon.jpg",1100,614,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Membangun masyarakat bukan dengan menggantikan perannya, tetapi dengan...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon.jpg",1100,614,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon.jpg",1100,614,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon.jpg",1100,614,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon.jpg",1100,614,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon.jpg",1100,614,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dari-memberi_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/akademi-ppm\/\" rel=\"category tag\">Akademi PPM<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a>","rttpg_excerpt":"Membangun masyarakat bukan dengan menggantikan perannya, tetapi dengan...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19620","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19620"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19620\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19624,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19620\/revisions\/19624"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19621"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19620"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19620"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19620"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=19620"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}