{"id":19689,"date":"2026-09-12T10:29:38","date_gmt":"2026-09-12T10:29:38","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=19689"},"modified":"2026-09-12T10:31:56","modified_gmt":"2026-09-12T10:31:56","slug":"mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/","title":{"rendered":"Mengapa Banyak Muslim Tidak Mengenal Al-Qur\u2019annya Sendiri"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_87_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#Ketika_Memiliki_Al-Quran_Tidak_Berarti_Mengenalnya\" >Ketika Memiliki Al-Qur\u2019an Tidak Berarti Mengenalnya<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#1_Al-Quran_Diturunkan_untuk_Manusia\" >1. Al-Qur\u2019an Diturunkan untuk Manusia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#2_Mengapa_Al-Quran_Terasa_Asing\" >2. Mengapa Al-Qur\u2019an Terasa Asing?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#3_Al-Quran_Mengajak_Pembacanya_Berpikir\" >3. Al-Qur\u2019an Mengajak Pembacanya Berpikir<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#4_Ketika_Warisan_Keagamaan_Menggantikan_Proses_Belajar\" >4. Ketika Warisan Keagamaan Menggantikan Proses Belajar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#5_Seruan_yang_Sering_Terlupakan\" >5. Seruan yang Sering Terlupakan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#6_Al-Quran_Tidak_Hanya_untuk_Dihormati_tetapi_untuk_Diikuti\" >6. Al-Qur\u2019an Tidak Hanya untuk Dihormati, tetapi untuk Diikuti<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#7_Membaca_Al-Quran_Secara_Langsung_Sebuah_Tanggung_Jawab\" >7. Membaca Al-Qur\u2019an Secara Langsung: Sebuah Tanggung Jawab<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#8_Ketika_Umat_Menjauh_dari_Kitabnya_Sendiri\" >8. Ketika Umat Menjauh dari Kitabnya Sendiri<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#9_Al-Quran_Memudahkan_Jalan_Pembelajaran\" >9. Al-Qur\u2019an Memudahkan Jalan Pembelajaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#10_Membangun_Kembali_Hubungan_dengan_Al-Quran\" >10. Membangun Kembali Hubungan dengan Al-Qur\u2019an<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#Penutup_Mengenal_Al-Quran_adalah_Perjalanan_Seumur_Hidup\" >Penutup: Mengenal Al-Qur\u2019an adalah Perjalanan Seumur Hidup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ketika_Memiliki_Al-Quran_Tidak_Berarti_Mengenalnya\"><\/span>Ketika Memiliki Al-Qur\u2019an Tidak Berarti Mengenalnya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p><strong>JAKARTA.PPMIndonesia.com-<\/strong> Ada sebuah pertanyaan yang mungkin terasa sederhana, tetapi sesungguhnya sangat mendasar:<\/p>\n<p><strong>Apakah seorang Muslim yang membaca Al-Qur\u2019an setiap hari sudah tentu mengenal Al-Qur\u2019annya sendiri?<\/strong><\/p>\n<p>Kita hidup dalam masyarakat yang menjadikan <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/\">Al-Qur\u2019an<\/a> sebagai bagian penting dari kehidupan. Al-Qur\u2019an dibaca dalam berbagai kesempatan, diajarkan di sekolah, dihafalkan di pesantren, dikaji dalam majelis, dan dijadikan sumber legitimasi dalam berbagai persoalan keagamaan.<\/p>\n<p>Namun, di tengah kedekatan tersebut, muncul sebuah paradoks: banyak orang mengenal Al-Qur\u2019an melalui apa yang dikatakan orang lain tentangnya, tetapi belum tentu mengenal pesan Al-Qur\u2019an melalui pembacaan dan perenungan mereka sendiri.<\/p>\n<p>Persoalannya bukan semata-mata kemampuan membaca huruf Arab. Persoalannya adalah apakah Al-Qur\u2019an telah menjadi sumber pemahaman, kesadaran, dan pedoman kehidupan.<\/p>\n<p>Dalam kerangka Kajian Syahida\u2014<em>Qur\u2019an bil Qur\u2019an<\/em>\u2014pertanyaan ini penting diajukan. Sebab Al-Qur\u2019an tidak hanya diturunkan untuk dibaca sebagai bacaan suci, tetapi untuk menjadi petunjuk bagi manusia.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Al-Quran_Diturunkan_untuk_Manusia\"><\/span>1. Al-Qur\u2019an Diturunkan untuk Manusia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Allah berfirman:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0634\u064e\u0647\u0652\u0631\u064f \u0631\u064e\u0645\u064e\u0636\u064e\u0627\u0646\u064e \u0627\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a \u0623\u064f\u0646\u0632\u0650\u0644\u064e \u0641\u0650\u064a\u0647\u0650 \u0627\u0644\u0652\u0642\u064f\u0631\u0652\u0622\u0646\u064f \u0647\u064f\u062f\u064b\u0649 \u0644\u0651\u0650\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650 \u0648\u064e\u0628\u064e\u064a\u0651\u0650\u0646\u064e\u0627\u062a\u064d \u0645\u0651\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0652\u0647\u064f\u062f\u064e\u0649\u0670 \u0648\u064e\u0627\u0644\u0652\u0641\u064f\u0631\u0652\u0642\u064e\u0627\u0646\u0650<\/strong><\/p>\n<p>\u201cBulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur\u2019an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda.\u201d<\/p>\n<p>QS. Al-Baqarah [2]: 185<\/p><\/blockquote>\n<p>Ayat ini menyebut Al-Qur\u2019an sebagai <em>hudan linnas<\/em>\u2014petunjuk bagi manusia.<\/p>\n<p>Ungkapan tersebut mengandung pesan penting. Al-Qur\u2019an memiliki hubungan langsung dengan kehidupan manusia. Ia bukan sekadar dokumen sejarah, simbol identitas, atau bacaan yang hanya dapat didekati oleh kelompok tertentu.<\/p>\n<p>Tentu, memahami Al-Qur\u2019an secara mendalam memerlukan ilmu. Bahasa Arab, konteks ayat, sejarah, dan khazanah tafsir dapat membantu memperkaya pemahaman. Akan tetapi, kebutuhan terhadap ilmu tidak seharusnya berubah menjadi keyakinan bahwa seorang Muslim tidak boleh membaca, bertanya, dan merenungkan Al-Qur\u2019an secara langsung.<\/p>\n<p><strong>Kitab petunjuk harus didekatkan kepada manusia, bukan dijauhkan dari manusia.<\/strong><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mengapa_Al-Quran_Terasa_Asing\"><\/span>2. Mengapa Al-Qur\u2019an Terasa Asing?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ada beberapa kemungkinan yang patut kita renungkan.<\/p>\n<p>Pertama, sebagian umat lebih mengenal ajaran agama melalui kebiasaan keluarga dan lingkungan daripada melalui pembacaan Al-Qur\u2019an secara utuh.<\/p>\n<p>Kedua, Al-Qur\u2019an sering diperlakukan sebagai kitab yang harus dibaca, tetapi tidak selalu sebagai kitab yang harus dipahami.<\/p>\n<p>Ketiga, umat kadang merasa bahwa setiap upaya memahami Al-Qur\u2019an secara langsung merupakan tindakan yang hanya boleh dilakukan oleh kalangan tertentu.<\/p>\n<p>Keempat, pembahasan agama dapat lebih banyak berputar pada perbedaan pendapat, identitas kelompok, dan otoritas tokoh daripada pada pesan moral dan petunjuk Al-Qur\u2019an itu sendiri.<\/p>\n<p>Semua hal tersebut tidak otomatis salah. Tradisi pendidikan, guru, dan khazanah keilmuan memiliki peran penting. Namun, apabila seseorang hanya mengenal Al-Qur\u2019an melalui kesimpulan orang lain, ia berisiko kehilangan kesempatan untuk membangun hubungan langsung dengan wahyu.<\/p>\n<p>Allah berfirman:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0643\u0650\u062a\u064e\u0627\u0628\u064c \u0623\u064e\u0646\u0632\u064e\u0644\u0652\u0646\u064e\u0627\u0647\u064f \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u0652\u0643\u064e \u0645\u064f\u0628\u064e\u0627\u0631\u064e\u0643\u064c \u0644\u0651\u0650\u064a\u064e\u062f\u0651\u064e\u0628\u0651\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627 \u0622\u064a\u064e\u0627\u062a\u0650\u0647\u0650 \u0648\u064e\u0644\u0650\u064a\u064e\u062a\u064e\u0630\u064e\u0643\u0651\u064e\u0631\u064e \u0623\u064f\u0648\u0644\u064f\u0648 \u0627\u0644\u0652\u0623\u064e\u0644\u0652\u0628\u064e\u0627\u0628\u0650<\/strong><\/p>\n<p>\u201cIni adalah Kitab yang Kami turunkan kepadamu, penuh berkah, agar mereka mentadabburi ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran.\u201d<\/p>\n<p><strong>QS. Shad [38]: 29<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Tujuan yang disebutkan ayat ini adalah <em>tadabbur<\/em> dan mengambil pelajaran.<\/p>\n<p>Dengan demikian, mengenal Al-Qur\u2019an tidak berhenti pada kemampuan melafalkan ayat. Ia berlanjut kepada upaya memahami, merenungkan, dan menjadikan pesan wahyu sebagai bahan pembentukan kehidupan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Al-Quran_Mengajak_Pembacanya_Berpikir\"><\/span>3. Al-Qur\u2019an Mengajak Pembacanya Berpikir<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Al-Qur\u2019an tidak menggambarkan manusia sebagai makhluk yang cukup menerima informasi tanpa perenungan.<\/p>\n<p>Allah berfirman:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0623\u064e\u0641\u064e\u0644\u064e\u0627 \u064a\u064e\u062a\u064e\u062f\u064e\u0628\u0651\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \u0627\u0644\u0652\u0642\u064f\u0631\u0652\u0622\u0646\u064e \u0623\u064e\u0645\u0652 \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670 \u0642\u064f\u0644\u064f\u0648\u0628\u064d \u0623\u064e\u0642\u0652\u0641\u064e\u0627\u0644\u064f\u0647\u064e\u0627<\/strong><\/p>\n<p>\u201cMaka tidakkah mereka mentadabburi Al-Qur\u2019an, ataukah hati mereka terkunci?\u201d<\/p>\n<p><strong>QS. Muhammad [47]: 24<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Pertanyaan ini mengajak pembaca melihat keadaan batinnya sendiri.<\/p>\n<p>Apakah kita membaca Al-Qur\u2019an dengan hati yang terbuka? Apakah kita bersedia menemukan pesan yang mungkin mengoreksi kebiasaan kita? Apakah kita membaca untuk mencari petunjuk, atau hanya untuk menguatkan apa yang telah kita yakini sebelumnya?<\/p>\n<p>Dalam Kajian Syahida, tadabbur berarti membaca Al-Qur\u2019an dengan kesediaan untuk memperhatikan hubungan antarayat, tema yang berulang, dan keseluruhan pesan wahyu.<\/p>\n<p>Al-Qur\u2019an dibaca bukan sebagai kumpulan ayat yang terpisah, tetapi sebagai satu kesatuan petunjuk.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Ketika_Warisan_Keagamaan_Menggantikan_Proses_Belajar\"><\/span>4. Ketika Warisan Keagamaan Menggantikan Proses Belajar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Islam diwariskan melalui keluarga, masyarakat, dan generasi. Proses ini memiliki nilai penting. Kita belajar membaca dari guru, mengenal ibadah dari orang tua, dan memperoleh pengetahuan dari para pendahulu.<\/p>\n<p>Namun Al-Qur\u2019an memberikan peringatan terhadap sikap menerima warisan tanpa menggunakan akal.<\/p>\n<p>Allah berfirman:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0648\u064e\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627 \u0642\u0650\u064a\u0644\u064e \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u064f \u0627\u062a\u0651\u064e\u0628\u0650\u0639\u064f\u0648\u0627 \u0645\u064e\u0627 \u0623\u064e\u0646\u0632\u064e\u0644\u064e \u0627\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f \u0642\u064e\u0627\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0628\u064e\u0644\u0652 \u0646\u064e\u062a\u0651\u064e\u0628\u0650\u0639\u064f \u0645\u064e\u0627 \u0623\u064e\u0644\u0652\u0641\u064e\u064a\u0652\u0646\u064e\u0627 \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u0652\u0647\u0650 \u0622\u0628\u064e\u0627\u0621\u064e\u0646\u064e\u0627 \u06d7 \u0623\u064e\u0648\u064e\u0644\u064e\u0648\u0652 \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u0622\u0628\u064e\u0627\u0624\u064f\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0644\u064e\u0627 \u064a\u064e\u0639\u0652\u0642\u0650\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e \u0634\u064e\u064a\u0652\u0626\u064b\u0627 \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u064a\u064e\u0647\u0652\u062a\u064e\u062f\u064f\u0648\u0646\u064e<\/strong><\/p>\n<p>\u201cDan apabila dikatakan kepada mereka, \u2018Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah,\u2019 mereka menjawab, \u2018Tidak! Kami mengikuti apa yang kami dapati dari nenek moyang kami.\u2019 Apakah mereka tetap mengikuti mereka walaupun nenek moyang mereka tidak memahami sesuatu dan tidak mendapat petunjuk?\u201d<\/p>\n<p>QS. Al-Baqarah [2]: 170<\/p><\/blockquote>\n<p>Ayat ini tidak mengajarkan bahwa semua warisan masa lalu harus ditolak. Yang dikritik adalah penerimaan yang tidak disertai pertimbangan dan pencarian petunjuk.<\/p>\n<p>Warisan terbaik bukan sekadar mewariskan kesimpulan, melainkan mewariskan semangat untuk belajar dan mencari kebenaran.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Seruan_yang_Sering_Terlupakan\"><\/span>5. Seruan yang Sering Terlupakan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Allah berfirman:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0627\u062a\u0651\u064e\u0628\u0650\u0639\u064f\u0648\u0627 \u0645\u064e\u0627 \u0623\u064f\u0646\u0632\u0650\u0644\u064e \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u0652\u0643\u064f\u0645 \u0645\u0651\u0650\u0646 \u0631\u0651\u064e\u0628\u0651\u0650\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u062a\u064e\u062a\u0651\u064e\u0628\u0650\u0639\u064f\u0648\u0627 \u0645\u0650\u0646 \u062f\u064f\u0648\u0646\u0650\u0647\u0650 \u0623\u064e\u0648\u0652\u0644\u0650\u064a\u064e\u0627\u0621\u064e \u06d7 \u0642\u064e\u0644\u0650\u064a\u0644\u064b\u0627 \u0645\u0651\u064e\u0627 \u062a\u064e\u0630\u064e\u0643\u0651\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e<\/strong><\/p>\n<p>\u201cIkutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pelindung-pelindung selain Dia. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran.\u201d<\/p>\n<p><strong>QS. Al-A\u2018raf [7]: 3<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Seruan ini menempatkan wahyu sebagai rujukan utama.<\/p>\n<p>Dalam kehidupan keagamaan, kita tentu memerlukan guru, ulama, dan sumber-sumber pengetahuan. Akan tetapi, seluruh proses belajar tersebut seharusnya membantu manusia semakin dekat kepada petunjuk Allah, bukan membuat Al-Qur\u2019an semakin jauh dari pembacanya.<\/p>\n<p>Pertanyaan yang perlu kita ajukan adalah:<\/p>\n<p><strong>Apakah pengetahuan keagamaan yang kita miliki membuat kita semakin mengenal Al-Qur\u2019an, atau justru membuat kita hanya mengenal pendapat tentang Al-Qur\u2019an?<\/strong><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Al-Quran_Tidak_Hanya_untuk_Dihormati_tetapi_untuk_Diikuti\"><\/span>6. Al-Qur\u2019an Tidak Hanya untuk Dihormati, tetapi untuk Diikuti<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Allah berfirman:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0648\u064e\u0647\u064e\u0670\u0630\u064e\u0627 \u0643\u0650\u062a\u064e\u0627\u0628\u064c \u0623\u064e\u0646\u0632\u064e\u0644\u0652\u0646\u064e\u0627\u0647\u064f \u0645\u064f\u0628\u064e\u0627\u0631\u064e\u0643\u064c \u0641\u064e\u0627\u062a\u0651\u064e\u0628\u0650\u0639\u064f\u0648\u0647\u064f \u0648\u064e\u0627\u062a\u0651\u064e\u0642\u064f\u0648\u0627 \u0644\u064e\u0639\u064e\u0644\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u062a\u064f\u0631\u0652\u062d\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e<\/strong><\/p>\n<p>\u201cDan ini adalah Kitab yang Kami turunkan dengan penuh berkah. Maka ikutilah ia dan bertakwalah agar kamu mendapat rahmat.\u201d<\/p>\n<p>QS. Al-An\u2018am [6]: 155<\/p><\/blockquote>\n<p>Ayat ini menghubungkan kitab yang diberkahi dengan perintah untuk mengikutinya.<\/p>\n<p>Menghormati Al-Qur\u2019an merupakan bagian dari sikap keberagamaan. Tetapi penghormatan yang paling bermakna adalah ketika pesan Al-Qur\u2019an diterjemahkan dalam kehidupan.<\/p>\n<p>Keadilan, kejujuran, amanah, kasih sayang, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama merupakan nilai-nilai yang harus menjadi bagian dari kehidupan orang beriman.<\/p>\n<p>Jika Al-Qur\u2019an hanya hadir dalam upacara, bacaan, dan simbol, sementara nilai-nilainya tidak hadir dalam perilaku, maka hubungan kita dengan Al-Qur\u2019an perlu direnungkan kembali.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Membaca_Al-Quran_Secara_Langsung_Sebuah_Tanggung_Jawab\"><\/span>7. Membaca Al-Qur\u2019an Secara Langsung: Sebuah Tanggung Jawab<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Membaca Al-Qur\u2019an secara langsung bukan berarti setiap orang harus mengabaikan ilmu atau merasa dirinya mampu menyelesaikan semua persoalan tafsir.<\/p>\n<p>Sebaliknya, membaca secara langsung adalah langkah awal untuk membangun tanggung jawab pribadi terhadap wahyu.<\/p>\n<p>Allah berfirman:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u062a\u064e\u0642\u0652\u0641\u064f \u0645\u064e\u0627 \u0644\u064e\u064a\u0652\u0633\u064e \u0644\u064e\u0643\u064e \u0628\u0650\u0647\u0650 \u0639\u0650\u0644\u0652\u0645\u064c \u06da \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e \u0627\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u0652\u0639\u064e \u0648\u064e\u0627\u0644\u0652\u0628\u064e\u0635\u064e\u0631\u064e \u0648\u064e\u0627\u0644\u0652\u0641\u064f\u0624\u064e\u0627\u062f\u064e \u0643\u064f\u0644\u0651\u064f \u0623\u064f\u0648\u0644\u064e\u0670\u0626\u0650\u0643\u064e \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u0639\u064e\u0646\u0652\u0647\u064f \u0645\u064e\u0633\u0652\u0624\u064f\u0648\u0644\u064b\u0627<\/strong><\/p>\n<p>\u201cDan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawaban.\u201d<\/p>\n<p>QS. Al-Isra\u2019 [17]: 36<\/p><\/blockquote>\n<p>Ayat ini mengajarkan tanggung jawab dalam memperoleh pengetahuan.<\/p>\n<p>Karena itu, seorang Muslim perlu membangun kebiasaan membaca Al-Qur\u2019an dengan teliti, memeriksa pemahaman, menggunakan sumber ilmu secara kritis, dan menghindari kesimpulan yang tergesa-gesa.<\/p>\n<p><strong>Berani membaca langsung tidak berarti bebas berbicara tanpa ilmu.<\/strong><\/p>\n<p>Yang diperlukan adalah keberanian untuk belajar dan kerendahan hati untuk terus memperbaiki pemahaman<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Ketika_Umat_Menjauh_dari_Kitabnya_Sendiri\"><\/span>8. Ketika Umat Menjauh dari Kitabnya Sendiri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Allah menyampaikan sebuah keluhan yang diucapkan Rasul:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0648\u064e\u0642\u064e\u0627\u0644\u064e \u0627\u0644\u0631\u0651\u064e\u0633\u064f\u0648\u0644\u064f \u064a\u064e\u0627 \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650 \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e \u0642\u064e\u0648\u0652\u0645\u0650\u064a \u0627\u062a\u0651\u064e\u062e\u064e\u0630\u064f\u0648\u0627 \u0647\u064e\u0670\u0630\u064e\u0627 \u0627\u0644\u0652\u0642\u064f\u0631\u0652\u0622\u0646\u064e \u0645\u064e\u0647\u0652\u062c\u064f\u0648\u0631\u064b\u0627<\/strong><\/p>\n<p>\u201cDan Rasul berkata, \u2018Wahai Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur\u2019an ini sesuatu yang ditinggalkan.\u2019\u201d<\/p>\n<p>QS. Al-Furqan [25]: 30<\/p><\/blockquote>\n<p>Ayat ini menjadi cermin bagi umat.<\/p>\n<p>Meninggalkan Al-Qur\u2019an tidak selalu berarti berhenti membacanya. Seseorang dapat membaca Al-Qur\u2019an, tetapi tidak menjadikannya sebagai pedoman.<\/p>\n<p>Seseorang dapat mengutip ayat, tetapi tidak menghidupkan nilainya.<\/p>\n<p>Seseorang dapat berbicara atas nama Islam, tetapi tidak bersedia dikoreksi oleh pesan Al-Qur\u2019an.<\/p>\n<p>Karena itu, pertanyaan tentang pengenalan umat terhadap Al-Qur\u2019an bukan sekadar pertanyaan akademis. Ia menyangkut kualitas kehidupan keagamaan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Al-Quran_Memudahkan_Jalan_Pembelajaran\"><\/span>9. Al-Qur\u2019an Memudahkan Jalan Pembelajaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Allah berfirman:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0648\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e\u062f\u0652 \u064a\u064e\u0633\u0651\u064e\u0631\u0652\u0646\u064e\u0627 \u0627\u0644\u0652\u0642\u064f\u0631\u0652\u0622\u0646\u064e \u0644\u0650\u0644\u0630\u0651\u0650\u0643\u0652\u0631\u0650 \u0641\u064e\u0647\u064e\u0644\u0652 \u0645\u0650\u0646 \u0645\u0651\u064f\u062f\u0651\u064e\u0643\u0650\u0631\u064d<\/strong><\/p>\n<p>\u201cDan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur\u2019an untuk menjadi pelajaran. Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?\u201d<\/p>\n<p>QS. Al-Qamar [54]: 17<\/p><\/blockquote>\n<p>Ayat ini diulang dalam Surah Al-Qamar pada ayat 17, 22, 32, dan 40.<\/p>\n<p>Pengulangan tersebut memperlihatkan pentingnya pesan yang disampaikan: Al-Qur\u2019an diturunkan untuk menjadi pelajaran.<\/p>\n<p>Maka tidak seharusnya umat membangun anggapan bahwa Al-Qur\u2019an adalah kitab yang sama sekali tidak dapat didekati oleh pembaca biasa.<\/p>\n<p>Tentu, kedalaman makna membutuhkan proses belajar. Tetapi proses belajar itu dimulai dengan membuka kitab, membaca ayat, merenungkan pesan, dan terus mencari pengetahuan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Membangun_Kembali_Hubungan_dengan_Al-Quran\"><\/span>10. Membangun Kembali Hubungan dengan Al-Qur\u2019an<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jika banyak Muslim belum mengenal Al-Qur\u2019annya sendiri, maka jalan keluarnya bukan sekadar menyalahkan umat.<\/p>\n<p>Yang dibutuhkan adalah perubahan cara belajar dan cara mendekati wahyu.<\/p>\n<p>Beberapa langkah dapat dilakukan:<\/p>\n<p><strong>Pertama, membaca Al-Qur\u2019an secara utuh.<\/strong> Jangan hanya mengenal ayat-ayat yang sering dikutip dalam ceramah atau perdebatan.<\/p>\n<p><strong>Kedua, membaca terjemahan dan mempelajari bahasa Arab secara bertahap.<\/strong> Pemahaman bahasa membantu membuka makna, sementara terjemahan menjadi sarana awal bagi pembaca yang belum menguasai bahasa Arab.<\/p>\n<p><strong>Ketiga, menghubungkan ayat dengan ayat.<\/strong> Perhatikan tema, kata kunci, dan pesan yang berulang.<\/p>\n<p><strong>Keempat, menggunakan khazanah keilmuan secara kritis dan terbuka.<\/strong> Tafsir, hadis, sejarah, dan karya ulama dapat menjadi sarana pembelajaran yang berharga.<\/p>\n<p><strong>Kelima, menjadikan Al-Qur\u2019an sebagai pedoman untuk mengoreksi diri.<\/strong> Jangan hanya mencari ayat untuk membenarkan pendapat yang telah kita miliki.<\/p>\n<p>Inilah semangat Qur\u2019an bil Qur\u2019an: membaca Al-Qur\u2019an dengan Al-Qur\u2019an, mendengarkan kesaksian ayat-ayatnya, dan berusaha memahami keseluruhan pesan wahyu secara bertanggung jawab.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup_Mengenal_Al-Quran_adalah_Perjalanan_Seumur_Hidup\"><\/span>Penutup: Mengenal Al-Qur\u2019an adalah Perjalanan Seumur Hidup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p>Mengenal Al-Qur\u2019an bukan pekerjaan yang selesai dalam satu malam.<\/p>\n<p>Ia adalah perjalanan seumur hidup.<\/p>\n<p>Setiap pembacaan dapat membuka pertanyaan baru. Setiap tadabbur dapat memperdalam kesadaran. Setiap pemahaman dapat mendorong perbaikan dalam kehidupan.<\/p>\n<p>Yang penting adalah jangan sampai seorang Muslim merasa cukup mengenal Al-Qur\u2019an hanya karena ia memiliki mushaf, mampu melafalkannya, atau mengetahui sejumlah pendapat tentangnya.<\/p>\n<p>Al-Qur\u2019an adalah kitab petunjuk.<\/p>\n<p>Ia mengajak manusia berpikir, merenung, mengambil pelajaran, dan mengikuti jalan yang lurus.<\/p>\n<p>Allah berfirman:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e \u0647\u064e\u0670\u0630\u064e\u0627 \u0627\u0644\u0652\u0642\u064f\u0631\u0652\u0622\u0646\u064e \u064a\u064e\u0647\u0652\u062f\u0650\u064a \u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u062a\u0650\u064a \u0647\u0650\u064a\u064e \u0623\u064e\u0642\u0652\u0648\u064e\u0645\u064f<\/strong><\/p>\n<p>\u201cSesungguhnya Al-Qur\u2019an ini memberi petunjuk kepada jalan yang paling lurus.\u201d<\/p>\n<p>QS. Al-Isra\u2019 [17]: 9<\/p><\/blockquote>\n<p>Maka pertanyaan yang layak kita bawa pulang bukan hanya:<\/p>\n<p><em>\u201cApakah saya seorang Muslim?\u201d<\/em><\/p>\n<p>Tetapi:<\/p>\n<p><strong>\u201cSeberapa jauh saya mengenal Al-Qur\u2019an yang saya yakini sebagai petunjuk hidup?\u201d<\/strong><\/p>\n<p>Sebab mengenal Al-Qur\u2019an bukan sekadar mengenal teksnya.<\/p>\n<p>Mengenal Al-Qur\u2019an adalah belajar mendengar petunjuk Allah, memahami pesan-Nya, dan berusaha menjadikannya nyata dalam kehidupan.<\/p>\n<hr \/>\n<p><strong>KOTAK REFLEKSI<\/strong><\/p>\n<blockquote><p><strong>\u201cAl-Qur\u2019an tidak diturunkan agar manusia hanya mengenal namanya, tetapi agar manusia mengenal petunjuknya. Jangan berhenti pada membaca. Teruslah belajar, mentadabburi, dan menghidupkan nilai-nilai wahyu dalam kehidupan.\u201d<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kajian Syahida \u2014 Qur\u2019an bil Qur\u2019an<\/strong><\/p>\n<p><em>Al-Qur\u2019an Menjelaskan Dirinya Sendiri<\/em><\/p>\n<p><strong>PPMINDONESIA.COM | Media Peranserta Masyarakat<\/strong><\/p><\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika Memiliki Al-Qur\u2019an Tidak Berarti Mengenalnya JAKARTA.PPMIndonesia.com- Ada&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19690,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":[],"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":"Kajian Syahida quran bil quran. Oleh: syahida","footnotes":""},"categories":[208,1],"tags":[596,2703,3023],"newstopic":[],"class_list":["post-19689","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-hikmah","tag-al-quran","tag-al-quran-menjelaskan-dirinya","tag-tadabur-al-quran"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengapa Banyak Muslim Tidak Mengenal Al-Qur\u2019annya Sendiri - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa Banyak Muslim Tidak Mengenal Al-Qur\u2019annya Sendiri - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketika Memiliki Al-Qur\u2019an Tidak Berarti Mengenalnya JAKARTA.PPMIndonesia.com- Ada...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-12T10:29:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-12T10:31:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"982\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"548\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/12\\\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/12\\\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ppm Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\"},\"headline\":\"Mengapa Banyak Muslim Tidak Mengenal Al-Qur\u2019annya Sendiri\",\"datePublished\":\"2026-09-12T10:29:38+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-12T10:31:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/12\\\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\\\/\"},\"wordCount\":1572,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/12\\\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/kajian-quran_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"al quran\",\"al quran menjelaskan dirinya\",\"tadabur al quran\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Hikmah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/12\\\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/12\\\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\\\/\",\"name\":\"Mengapa Banyak Muslim Tidak Mengenal Al-Qur\u2019annya Sendiri - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/12\\\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/12\\\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/kajian-quran_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2026-09-12T10:29:38+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-12T10:31:56+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/12\\\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/12\\\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/12\\\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/kajian-quran_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/kajian-quran_11zon.jpg\",\"width\":982,\"height\":548},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/12\\\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengapa Banyak Muslim Tidak Mengenal Al-Qur\u2019annya Sendiri\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\",\"name\":\"ppm Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ppm Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/acank\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa Banyak Muslim Tidak Mengenal Al-Qur\u2019annya Sendiri - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengapa Banyak Muslim Tidak Mengenal Al-Qur\u2019annya Sendiri - ppmindonesia","og_description":"Ketika Memiliki Al-Qur\u2019an Tidak Berarti Mengenalnya JAKARTA.PPMIndonesia.com- Ada...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2026-09-12T10:29:38+00:00","article_modified_time":"2026-09-12T10:31:56+00:00","og_image":[{"width":982,"height":548,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ppm Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ppm Indonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/"},"author":{"name":"ppm Indonesia","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc"},"headline":"Mengapa Banyak Muslim Tidak Mengenal Al-Qur\u2019annya Sendiri","datePublished":"2026-09-12T10:29:38+00:00","dateModified":"2026-09-12T10:31:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/"},"wordCount":1572,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon.jpg","keywords":["al quran","al quran menjelaskan dirinya","tadabur al quran"],"articleSection":["Berita","Hikmah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/","name":"Mengapa Banyak Muslim Tidak Mengenal Al-Qur\u2019annya Sendiri - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon.jpg","datePublished":"2026-09-12T10:29:38+00:00","dateModified":"2026-09-12T10:31:56+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon.jpg","width":982,"height":548},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/12\/mengapa-banyak-muslim-tidak-mengenal-al-qurannya-sendiri\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapa Banyak Muslim Tidak Mengenal Al-Qur\u2019annya Sendiri"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc","name":"ppm Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"ppm Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon.jpg",982,548,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon.jpg",982,548,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon.jpg",982,548,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Ketika Memiliki Al-Qur\u2019an Tidak Berarti Mengenalnya JAKARTA.PPMIndonesia.com- Ada...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon.jpg",982,548,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon.jpg",982,548,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon.jpg",982,548,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon.jpg",982,548,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon.jpg",982,548,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kajian-quran_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/hikmah\/\" rel=\"category tag\">Hikmah<\/a>","rttpg_excerpt":"Ketika Memiliki Al-Qur\u2019an Tidak Berarti Mengenalnya JAKARTA.PPMIndonesia.com- Ada...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19689","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19689"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19689\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19693,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19689\/revisions\/19693"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19690"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19689"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19689"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19689"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=19689"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}