{"id":19830,"date":"2026-09-22T09:08:54","date_gmt":"2026-09-22T09:08:54","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=19830"},"modified":"2026-09-22T09:10:46","modified_gmt":"2026-09-22T09:10:46","slug":"jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/","title":{"rendered":"JANGAN MEMBERI IKAN, JANGAN MEMAKSAKAN PANCING"},"content":{"rendered":"<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">Pemberdayaan bukan tentang memberi apa yang kita punya, tetapi membangkitkan kemampuan masyarakat untuk menemukan dan membangun jalan hidupnya sendiri.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>OPINI <\/strong><strong>ppmIndonesia<\/strong><\/p>\n<p><strong>JAKARTA.PPMIndonesia.com<\/strong>&#8211; Ada sebuah ungkapan yang sangat populer dalam dunia <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/\">pemberdayaan masyaraka<\/a>t:<\/p>\n<blockquote><p><em>\u201cJangan beri seseorang ikan, karena ia hanya akan makan sehari. Berilah ia pancing, agar ia dapat mencari ikan sendiri.\u201d<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Ungkapan ini terdengar sederhana dan masuk akal.<\/p>\n<p>Tetapi, bagi Pusat Peranserta Masyarakat (PPM), ada satu pertanyaan yang lebih mendasar:<\/p>\n<blockquote><p>Bagaimana kalau orang tersebut sebenarnya tidak suka memancing?<\/p><\/blockquote>\n<p>Atau lebih jauh:<\/p>\n<blockquote><p>Bagaimana kalau persoalannya bukan tidak memiliki pancing, tetapi memang tidak ada ikan di sungai itu?<\/p><\/blockquote>\n<p>Pertanyaan sederhana tersebut membawa kita pada persoalan besar dalam pembangunan masyarakat.<\/p>\n<p>Pemberdayaan bukan sekadar mengganti <strong>ikan dengan pancing<\/strong>.<\/p>\n<p>Pemberdayaan adalah proses membantu masyarakat <strong>menemukan jalan yang sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, pengalaman, lingkungan, dan pilihan mereka sendiri.<\/strong><\/p>\n<p>Karena itu, PPM menawarkan cara pandang yang lebih kritis:<\/p>\n<blockquote><p>Jangan memberi ikan. Tetapi jangan pula memaksakan pancing.<\/p><\/blockquote>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#Dari_Memberi_kepada_Membangkitkan\" >Dari Memberi kepada Membangkitkan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#Masyarakat_Bukan_Halaman_Kosong\" >Masyarakat Bukan Halaman Kosong<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#Jangan_Memaksakan_Solusi\" >Jangan Memaksakan Solusi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#Belajar_dari_Persoalan_Air\" >Belajar dari Persoalan Air<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#Pemberdayaan_Dimulai_dari_Mendengarkan\" >Pemberdayaan Dimulai dari Mendengarkan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#PPM_Dari_Memberi_kepada_Membangkitkan\" >PPM: Dari Memberi kepada Membangkitkan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#Program_Bukan_Tujuan\" >Program Bukan Tujuan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#Tidak_Semua_Orang_Harus_Menjadi_Pemancing\" >Tidak Semua Orang Harus Menjadi Pemancing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#Dari_Solusi_yang_Diberikan_Menuju_Solusi_yang_Ditemukan\" >Dari Solusi yang Diberikan Menuju Solusi yang Ditemukan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#Jalan_Tengah_Pemberdayaan\" >Jalan Tengah Pemberdayaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#Masyarakat_sebagai_Universitas_Kehidupan\" >Masyarakat sebagai Universitas Kehidupan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#Ukuran_Keberhasilan_Masyarakat_Tidak_Lagi_Menunggu\" >Ukuran Keberhasilan: Masyarakat Tidak Lagi Menunggu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#Penutup_Bukan_Ikan_Bukan_Pancing_tetapi_Jalan\" >Penutup: Bukan Ikan, Bukan Pancing, tetapi Jalan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Memberi_kepada_Membangkitkan\"><\/span>Dari Memberi kepada Membangkitkan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Memberikan ikan dapat menyelesaikan kebutuhan hari ini.<\/p>\n<p>Tetapi jika dilakukan terus-menerus, bantuan dapat menciptakan ketergantungan.<\/p>\n<p>Karena itu, pemberdayaan kemudian memperkenalkan gagasan memberikan pancing.<\/p>\n<p>Masalahnya, pendekatan tersebut masih dapat menyimpan persoalan yang sama apabila pancing tetap ditentukan oleh orang luar.<\/p>\n<p>Masyarakat diberi pancing.<\/p>\n<p>Diajari cara menggunakannya.<\/p>\n<p>Kemudian diminta memancing.<\/p>\n<p>Padahal belum tentu memancing merupakan pilihan terbaik bagi mereka.<\/p>\n<p>Mungkin masyarakat memiliki lahan yang lebih cocok untuk pertanian.<\/p>\n<p>Mungkin mereka memiliki keterampilan mengolah hasil laut.<\/p>\n<p>Mungkin mereka lebih membutuhkan koperasi untuk memperkuat posisi tawar.<\/p>\n<p>Mungkin persoalannya adalah akses pasar.<\/p>\n<p>Mungkin persoalannya adalah jalan distribusi.<\/p>\n<p>Mungkin bahkan persoalannya bukan ekonomi semata, tetapi kelembagaan sosial.<\/p>\n<p>Karena itu, pemberdayaan harus dimulai dari <strong>membaca kehidupan masyarakat<\/strong>, bukan dari membawa solusi yang sudah jadi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Masyarakat_Bukan_Halaman_Kosong\"><\/span>Masyarakat Bukan Halaman Kosong<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kesalahan mendasar dalam banyak pendekatan pembangunan adalah menganggap masyarakat sebagai ruang kosong yang harus diisi.<\/p>\n<p>Datang dengan program.<\/p>\n<p>Datang dengan teknologi.<\/p>\n<p>Datang dengan modal.<\/p>\n<p>Datang dengan pelatihan.<\/p>\n<p>Datang dengan desain kegiatan.<\/p>\n<p>Lalu masyarakat ditempatkan sebagai penerima.<\/p>\n<p>Padahal masyarakat memiliki sejarahnya sendiri.<\/p>\n<p>Mereka memiliki pengetahuan.<\/p>\n<p>Mereka memiliki pengalaman.<\/p>\n<p>Mereka memiliki cara bertahan hidup.<\/p>\n<p>Mereka memiliki jaringan sosial.<\/p>\n<p>Mereka memiliki tradisi dan kebiasaan.<\/p>\n<p>Bahkan sering kali mereka sudah mencoba berbagai cara untuk menyelesaikan persoalannya jauh sebelum sebuah program datang.<\/p>\n<p>Maka pertanyaan pertama seorang pendamping seharusnya bukan:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cApa yang akan kita berikan?\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Tetapi:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cApa yang selama ini telah dilakukan masyarakat?\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Dari sana proses pemberdayaan dimulai.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jangan_Memaksakan_Solusi\"><\/span>Jangan Memaksakan Solusi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pemberdayaan memiliki paradoks.<\/p>\n<p>Semakin kuat keinginan membantu, semakin besar pula kemungkinan seseorang memaksakan solusi.<\/p>\n<p>Karena orang luar datang dengan pengetahuan, pengalaman, teknologi, dan sumber daya yang dianggap lebih baik.<\/p>\n<p>Namun apa yang baik menurut pendamping belum tentu baik menurut masyarakat.<\/p>\n<p>Sebuah teknologi dapat dianggap tepat secara teknis, tetapi tidak sesuai dengan kemampuan masyarakat untuk mengoperasikan dan memeliharanya.<\/p>\n<p>Sebuah usaha dapat dianggap menjanjikan, tetapi tidak sesuai dengan budaya kerja masyarakat.<\/p>\n<p>Sebuah pelatihan dapat dianggap bagus, tetapi tidak menjawab kebutuhan nyata.<\/p>\n<p>Sebuah kelompok dapat dibentuk dengan cepat, tetapi tidak memiliki akar sosial.<\/p>\n<p>Karena itu, ukuran \u201ctepat\u201d tidak cukup hanya secara teknis.<\/p>\n<p>Sesuatu baru benar-benar tepat apabila <strong>dapat diterima, dimiliki, dikelola, dan dikembangkan oleh masyarakat.<\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Belajar_dari_Persoalan_Air\"><\/span>Belajar dari Persoalan Air<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Bayangkan sebuah desa mengalami kekurangan air.<\/p>\n<p>Respons yang paling cepat mungkin adalah membangun sumur, memasang pompa, atau menarik pipa.<\/p>\n<p>Semua itu bisa saja diperlukan.<\/p>\n<p>Tetapi sebelum melakukannya, ada pertanyaan yang harus diajukan.<\/p>\n<p>Mengapa air tidak tersedia?<\/p>\n<p>Apakah sumber airnya memang tidak ada?<\/p>\n<p>Apakah sumber air berada terlalu jauh?<\/p>\n<p>Apakah terjadi kerusakan lingkungan?<\/p>\n<p>Apakah terdapat persoalan pengelolaan?<\/p>\n<p>Apakah teknologi yang selama ini digunakan tidak sesuai?<\/p>\n<p>Apakah masyarakat memiliki pengalaman mengelola sumber air secara bersama?<\/p>\n<p>Dan yang tidak kalah penting:<\/p>\n<blockquote><p>Apa yang menurut masyarakat sendiri menjadi persoalannya?<\/p><\/blockquote>\n<p>Dari pertanyaan tersebut mungkin ditemukan bahwa pompa memang diperlukan.<\/p>\n<p>Tetapi mungkin juga ditemukan bahwa masalah utamanya adalah kerusakan daerah tangkapan air, konflik pengelolaan, atau tidak adanya kelembagaan masyarakat.<\/p>\n<p>Dengan demikian, solusi lahir dari <strong>pemahaman terhadap persoalan<\/strong>, bukan sekadar dari daftar teknologi yang tersedia.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pemberdayaan_Dimulai_dari_Mendengarkan\"><\/span>Pemberdayaan Dimulai dari Mendengarkan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Mendengarkan sering kali dianggap sebagai tahap kecil dalam sebuah program.<\/p>\n<p>Padahal dalam pemberdayaan, mendengarkan adalah metodologi.<\/p>\n<p>Mendengarkan berarti memberikan ruang kepada masyarakat untuk menjelaskan kehidupannya sendiri.<\/p>\n<p>Apa masalahnya?<\/p>\n<p>Apa yang mereka anggap penting?<\/p>\n<p>Apa yang sudah mereka coba?<\/p>\n<p>Apa yang berhasil?<\/p>\n<p>Apa yang gagal?<\/p>\n<p>Apa yang mereka inginkan?<\/p>\n<p>Apa yang mereka sanggupi?<\/p>\n<p>Dan apa yang tidak mereka inginkan?<\/p>\n<p>Pertanyaan-pertanyaan tersebut membuat masyarakat tidak sekadar menjadi penerima program.<\/p>\n<p>Mereka mulai menjadi <strong>perumus persoalan dan pencari jalan keluar.<\/strong><\/p>\n<p>Di sinilah posisi masyarakat berubah:<\/p>\n<p><strong>dari objek menjadi subjek.<\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"PPM_Dari_Memberi_kepada_Membangkitkan\"><\/span>PPM: Dari Memberi kepada Membangkitkan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Bagi PPM, tujuan pemberdayaan bukan membuat masyarakat semakin bergantung kepada lembaga pendamping.<\/p>\n<p>Justru sebaliknya.<\/p>\n<p>Pendampingan harus semakin lama semakin membuat masyarakat mampu berjalan dengan kekuatannya sendiri.<\/p>\n<p>Karena itu, PPM menempatkan proses pemberdayaan dalam sejumlah pergeseran:<\/p>\n<ul>\n<li>Dari memberi kepada membangkitkan.<\/li>\n<li>Dari bantuan kepada kemampuan.<\/li>\n<li>Dari objek kepada subjek.<\/li>\n<li>Dari program kepada proses.<\/li>\n<li>Dari ketergantungan kepada kemandirian.<\/li>\n<li>Dari proyek kepada gerakan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pergeseran tersebut tidak terjadi melalui satu kegiatan.<\/p>\n<p>Ia membutuhkan proses belajar.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Program_Bukan_Tujuan\"><\/span>Program Bukan Tujuan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sebuah program dapat memiliki anggaran besar, peserta banyak, kegiatan padat, dan laporan yang lengkap.<\/p>\n<p>Tetapi semua itu belum otomatis menunjukkan bahwa masyarakat telah berdaya.<\/p>\n<p>Pertanyaan yang lebih penting adalah:<\/p>\n<p><strong>Apa yang tersisa setelah program selesai?<\/strong><\/p>\n<p>Apakah ada kemampuan baru?<\/p>\n<p>Apakah ada kelembagaan yang lebih kuat?<\/p>\n<p>Apakah masyarakat mampu mengambil keputusan sendiri?<\/p>\n<p>Apakah mereka mampu mengelola sumber daya?<\/p>\n<p>Apakah mereka mampu memecahkan persoalan baru?<\/p>\n<p>Apakah muncul kader-kader baru?<\/p>\n<p>Apakah masyarakat dapat melanjutkan kegiatan tanpa terus-menerus menunggu pendamping?<\/p>\n<p>Jika jawabannya ya, maka program telah berubah menjadi proses.<\/p>\n<p>Karena:<\/p>\n<blockquote><p>Program adalah kendaraan. Proses adalah perjalanan.<\/p><\/blockquote>\n<p>Dan perjalanan pemberdayaan tidak berakhir ketika program selesai.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tidak_Semua_Orang_Harus_Menjadi_Pemancing\"><\/span>Tidak Semua Orang Harus Menjadi Pemancing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Metafora ikan dan pancing juga mengajarkan sesuatu yang penting.<\/p>\n<p>Manusia memiliki bakat, pengalaman, lingkungan, dan pilihan yang berbeda.<\/p>\n<p>Tidak semua orang harus menjadi pemancing.<\/p>\n<p>Ada yang menjadi petani.<\/p>\n<p>Ada yang menjadi pedagang.<\/p>\n<p>Ada yang menjadi pengrajin.<\/p>\n<p>Ada yang menjadi guru.<\/p>\n<p>Ada yang mengembangkan koperasi.<\/p>\n<p>Ada yang mengelola lingkungan.<\/p>\n<p>Ada yang menjadi pengusaha.<\/p>\n<p>Ada yang bekerja dalam kebudayaan.<\/p>\n<p>Ada pula yang memilih mengorganisasi masyarakat.<\/p>\n<p>Pemberdayaan bukan proses membuat semua orang melakukan hal yang sama.<\/p>\n<p>Pemberdayaan adalah proses agar <strong>setiap orang dan setiap komunitas dapat menemukan kemampuan terbaiknya dan menggunakannya untuk membangun kehidupan bersama.<\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Solusi_yang_Diberikan_Menuju_Solusi_yang_Ditemukan\"><\/span>Dari Solusi yang Diberikan Menuju Solusi yang Ditemukan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Perbedaan mendasar antara bantuan dan pemberdayaan terletak pada siapa yang menemukan solusi.<\/p>\n<p>Dalam pendekatan bantuan, solusi biasanya datang dari luar.<\/p>\n<p>Dalam pemberdayaan, solusi dibangun bersama masyarakat.<\/p>\n<p>Bahkan jika solusi akhirnya berasal dari pengetahuan atau teknologi luar, masyarakat tetap harus menjadi bagian dari proses menemukan, memilih, menguji, dan mengembangkannya.<\/p>\n<p>Di sinilah konsep <strong>ideopraxis<\/strong> menemukan tempatnya.<\/p>\n<p>Gagasan tidak langsung dianggap benar.<\/p>\n<p>Ia diuji dalam kenyataan.<\/p>\n<p>Kemudian direfleksikan.<\/p>\n<p>Dipelajari.<\/p>\n<p>Diperbaiki.<\/p>\n<p>Dan dipraktikkan kembali.<\/p>\n<blockquote><p>Gagasan \u2192 Metodologi \u2192 Praksis \u2192 Refleksi \u2192 Pembelajaran \u2192 Transformasi.<\/p><\/blockquote>\n<p>Masyarakat bukan hanya pengguna solusi.<\/p>\n<p>Mereka menjadi bagian dari proses produksi pengetahuan dan perubahan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jalan_Tengah_Pemberdayaan\"><\/span>Jalan Tengah Pemberdayaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pendekatan tersebut juga menjelaskan mengapa PPM berbicara tentang <strong>Jalan Tengah<\/strong>.<\/p>\n<p>Jalan Tengah bukan berarti memilih antara memberi ikan atau memberikan pancing.<\/p>\n<p>Jalan Tengah justru mempertanyakan:<\/p>\n<blockquote><p>Apa sebenarnya yang dibutuhkan masyarakat?<\/p><\/blockquote>\n<p>Jika hari ini mereka membutuhkan ikan karena sedang menghadapi keadaan darurat, membantu menyediakan ikan dapat menjadi tindakan yang tepat.<\/p>\n<p>Jika mereka membutuhkan alat untuk meningkatkan kemampuan produksinya, alat dapat diberikan.<\/p>\n<p>Jika mereka membutuhkan modal, akses pembiayaan dapat dibangun.<\/p>\n<p>Jika mereka membutuhkan teknologi, teknologi dapat dikembangkan.<\/p>\n<p>Jika mereka membutuhkan organisasi, kelembagaan dapat diperkuat.<\/p>\n<p>Tetapi semua itu harus ditempatkan dalam satu pertanyaan besar:<\/p>\n<blockquote><p>Apakah tindakan tersebut memperkuat kemampuan masyarakat atau justru memperpanjang ketergantungan?<\/p><\/blockquote>\n<p>Inilah inti Jalan Tengah.<\/p>\n<p>Bukan menolak bantuan.<\/p>\n<p>Bukan pula mengagungkan kemandirian secara romantis.<\/p>\n<p>Tetapi <strong>menempatkan bantuan, modal, teknologi, kebijakan, dan pengetahuan sebagai sarana untuk membangun kemampuan rakyat.<\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Masyarakat_sebagai_Universitas_Kehidupan\"><\/span>Masyarakat sebagai Universitas Kehidupan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam perspektif PPM, masyarakat bukan hanya penerima pembangunan.<\/p>\n<p>Masyarakat adalah tempat belajar.<\/p>\n<p>Setiap persoalan menjadi bahan pembelajaran.<\/p>\n<p>Setiap keberhasilan menjadi pengalaman.<\/p>\n<p>Setiap kegagalan menjadi refleksi.<\/p>\n<p>Setiap perubahan menjadi pengetahuan baru.<\/p>\n<p>Karena itu, proses pemberdayaan pada akhirnya membangun sebuah <strong>learning community<\/strong>\u2014komunitas yang terus belajar dari kehidupannya sendiri.<\/p>\n<p>Pendamping juga belajar.<\/p>\n<p>Masyarakat juga belajar.<\/p>\n<p>Pengetahuan bertemu pengalaman.<\/p>\n<p>Teori bertemu praksis.<\/p>\n<p>Dan dari pertemuan tersebut lahir kemungkinan-kemungkinan baru.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ukuran_Keberhasilan_Masyarakat_Tidak_Lagi_Menunggu\"><\/span>Ukuran Keberhasilan: Masyarakat Tidak Lagi Menunggu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Barangkali salah satu ukuran paling sederhana dari pemberdayaan adalah:<\/p>\n<blockquote><p>Apakah masyarakat masih menunggu kita?<\/p><\/blockquote>\n<p>Jika setiap persoalan selalu menunggu lembaga datang, program berikutnya turun, atau bantuan berikutnya tersedia, maka ketergantungan masih berlangsung.<\/p>\n<p>Tetapi jika masyarakat mulai mengatakan:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKami akan mencoba.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<blockquote><p>\u201cKami sudah menemukan caranya.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<blockquote><p>\u201cKami akan mengorganisasi warga.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<blockquote><p>\u201cKami akan mencari mitra.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<blockquote><p>\u201cKami akan memperbaiki kesalahan kami.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Maka sesuatu yang penting telah tumbuh.<\/p>\n<p>Bukan sekadar sebuah kegiatan.<\/p>\n<p>Tetapi <strong>rasa memiliki terhadap perubahan.<\/strong><\/p>\n<p>Dan ketika rasa memiliki tumbuh, masyarakat mulai mengambil alih masa depannya sendiri.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup_Bukan_Ikan_Bukan_Pancing_tetapi_Jalan\"><\/span>Penutup: Bukan Ikan, Bukan Pancing, tetapi Jalan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pada akhirnya, persoalan pemberdayaan bukan tentang memilih antara ikan atau pancing.<\/p>\n<p>Persoalannya adalah apakah kita mampu menghargai manusia sebagai subjek yang memiliki kehendak, pengalaman, kemampuan, dan pilihan.<\/p>\n<p>Mungkin kadang mereka membutuhkan ikan.<\/p>\n<p>Mungkin kadang mereka membutuhkan pancing.<\/p>\n<p>Mungkin mereka membutuhkan perahu.<\/p>\n<p>Mungkin mereka membutuhkan pasar.<\/p>\n<p>Mungkin mereka membutuhkan koperasi.<\/p>\n<p>Mungkin mereka membutuhkan teknologi.<\/p>\n<p>Atau mungkin mereka membutuhkan sesuatu yang belum pernah kita pikirkan sebelumnya.<\/p>\n<p>Tugas pemberdayaan bukan menentukan jawabannya sejak awal.<\/p>\n<p>Tugas pemberdayaan adalah <strong>membantu masyarakat menemukan jawabannya sendiri.<\/strong><\/p>\n<p>Karena itu, prinsipnya sederhana:<\/p>\n<blockquote><p>Jangan memberi ikan sebagai jawaban permanen.<\/p>\n<p>Jangan memaksakan pancing sebagai satu-satunya jalan.<\/p>\n<p>Bantu masyarakat menemukan jalan yang mereka pilih, mampu mereka jalankan, dan dapat mereka kembangkan sendiri.<\/p><\/blockquote>\n<p>Sebab tujuan akhir pemberdayaan bukan membuat masyarakat pandai menggunakan pancing milik kita.<\/p>\n<p>Tujuannya adalah membuat masyarakat <strong>mampu menemukan jalannya sendiri menuju kehidupan yang lebih baik.<\/strong><\/p>\n<p>Dan ketika itu terjadi, masyarakat tidak lagi menjadi objek pembangunan.<\/p>\n<blockquote><p>Mereka menjadi pelaku sejarahnya sendiri. (ppmindonesia)<\/p><\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemberdayaan bukan tentang memberi apa yang kita punya,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19831,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":[],"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":"Redaksippmindonesia. Editor; asyary","footnotes":""},"categories":[208,29],"tags":[2324,51,983,857],"newstopic":[],"class_list":["post-19830","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-opini","tag-gerakan-pemberdayaan","tag-pemberdayaan","tag-pemberdayaan-masyarakat","tag-pusat-peranserta-masyarakat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>JANGAN MEMBERI IKAN, JANGAN MEMAKSAKAN PANCING - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"JANGAN MEMBERI IKAN, JANGAN MEMAKSAKAN PANCING - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pemberdayaan bukan tentang memberi apa yang kita punya,...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-22T09:08:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-22T09:10:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1177\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"657\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/22\\\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/22\\\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ppm Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\"},\"headline\":\"JANGAN MEMBERI IKAN, JANGAN MEMAKSAKAN PANCING\",\"datePublished\":\"2026-09-22T09:08:54+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-22T09:10:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/22\\\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\\\/\"},\"wordCount\":1543,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/22\\\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"gerakan pemberdayaan\",\"pemberdayaan\",\"pemberdayaan masyarakat\",\"pusat peranserta masyarakat\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Opini\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/22\\\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/22\\\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\\\/\",\"name\":\"JANGAN MEMBERI IKAN, JANGAN MEMAKSAKAN PANCING - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/22\\\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/22\\\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2026-09-22T09:08:54+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-22T09:10:46+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/22\\\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/22\\\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/22\\\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg\",\"width\":1177,\"height\":657},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/09\\\/22\\\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"JANGAN MEMBERI IKAN, JANGAN MEMAKSAKAN PANCING\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\",\"name\":\"ppm Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ppm Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/acank\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"JANGAN MEMBERI IKAN, JANGAN MEMAKSAKAN PANCING - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"JANGAN MEMBERI IKAN, JANGAN MEMAKSAKAN PANCING - ppmindonesia","og_description":"Pemberdayaan bukan tentang memberi apa yang kita punya,...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2026-09-22T09:08:54+00:00","article_modified_time":"2026-09-22T09:10:46+00:00","og_image":[{"width":1177,"height":657,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ppm Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ppm Indonesia","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/"},"author":{"name":"ppm Indonesia","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc"},"headline":"JANGAN MEMBERI IKAN, JANGAN MEMAKSAKAN PANCING","datePublished":"2026-09-22T09:08:54+00:00","dateModified":"2026-09-22T09:10:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/"},"wordCount":1543,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg","keywords":["gerakan pemberdayaan","pemberdayaan","pemberdayaan masyarakat","pusat peranserta masyarakat"],"articleSection":["Berita","Opini"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/","name":"JANGAN MEMBERI IKAN, JANGAN MEMAKSAKAN PANCING - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg","datePublished":"2026-09-22T09:08:54+00:00","dateModified":"2026-09-22T09:10:46+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg","width":1177,"height":657},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/22\/jangan-memberi-ikan-jangan-memaksakan-pancing\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"JANGAN MEMBERI IKAN, JANGAN MEMAKSAKAN PANCING"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc","name":"ppm Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"ppm Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg",1177,657,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg",1177,657,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg",1177,657,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Pemberdayaan bukan tentang memberi apa yang kita punya,...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg",1177,657,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg",1177,657,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg",1177,657,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg",1177,657,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon.jpg",1177,657,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/jangan-memberi-ikan_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/opini\/\" rel=\"category tag\">Opini<\/a>","rttpg_excerpt":"Pemberdayaan bukan tentang memberi apa yang kita punya,...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19830","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19830"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19830\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19834,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19830\/revisions\/19834"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19831"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19830"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19830"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19830"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=19830"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}