{"id":20089,"date":"2026-10-14T13:16:25","date_gmt":"2026-10-14T13:16:25","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=20089"},"modified":"2026-10-14T15:52:53","modified_gmt":"2026-10-14T15:52:53","slug":"penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/","title":{"rendered":"PENAS IX PPM 2026: Meneguhkan Peranserta, Menguatkan Kaderisasi, Membangun Peradaban"},"content":{"rendered":"<p><strong>OPINI | PPMIndonesia<\/strong><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">Pertemuan Nasional bukan sekadar forum permusyawaratan lima tahunan. Ia adalah momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, memperbarui kepemimpinan, memperkuat kemandirian masyarakat, dan meneguhkan kembali cita-cita PPM dalam membangun peradaban.<\/p>\n<\/blockquote>\n<div>\n<hr \/>\n<\/div>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/#PENAS_Bukan_Sekadar_Agenda_Organisasi\" >PENAS Bukan Sekadar Agenda Organisasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/#Meneguhkan_Peranserta_Masyarakat_sebagai_Subjek_Perubahan\" >Meneguhkan Peranserta: Masyarakat sebagai Subjek Perubahan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/#Menguatkan_Kaderisasi_Menyiapkan_Masa_Depan_PPM\" >Menguatkan Kaderisasi: Menyiapkan Masa Depan PPM<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/#Membangun_Peradaban_Melampaui_Kepentingan_Jangka_Pendek\" >Membangun Peradaban: Melampaui Kepentingan Jangka Pendek<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/#Enam_Fokus_Gerakan_untuk_Menjawab_Tantangan_Zaman\" >Enam Fokus Gerakan untuk Menjawab Tantangan Zaman<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/#Pembaruan_Organisasi_Harus_Dimulai_dari_Tata_Kelola\" >Pembaruan Organisasi Harus Dimulai dari Tata Kelola<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/#Laporan_Pertanggungjawaban_sebagai_Cermin_Kedewasaan_Organisasi\" >Laporan Pertanggungjawaban sebagai Cermin Kedewasaan Organisasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/#Dari_Keputusan_PENAS_Menuju_Kerja_Nyata\" >Dari Keputusan PENAS Menuju Kerja Nyata<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/#Meneguhkan_Peranserta_Menguatkan_Kaderisasi_Membangun_Peradaban\" >Meneguhkan Peranserta, Menguatkan Kaderisasi, Membangun Peradaban<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"PENAS_Bukan_Sekadar_Agenda_Organisasi\"><\/span>PENAS Bukan Sekadar Agenda Organisasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><strong>JAKARTA.PPMIndonesia.com<\/strong>&#8211; Setiap organisasi memiliki momentum untuk berhenti sejenak, menengok perjalanan yang telah ditempuh, menilai hasil yang dicapai, dan menentukan arah langkah berikutnya. Bagi <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/\">Pusat Peranserta Masyarakat<\/a> (PPM), momentum tersebut hadir melalui Pertemuan Nasional (PENAS).<\/p>\n<p>PENAS IX PPM Tahun 2026 di Yogyakarta memiliki arti penting bagi perjalanan organisasi. Forum ini menjadi ruang untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan mandat kepengurusan periode 2021\u20132026, mengevaluasi perkembangan organisasi, menyempurnakan kebijakan, serta merumuskan arah perjuangan untuk periode 2026\u20132031.<\/p>\n<p>Namun, makna PENAS tidak seharusnya berhenti pada penyelesaian agenda persidangan, pembahasan dokumen, atau penetapan kepemimpinan baru. Lebih dari itu, PENAS harus menjadi titik tolak pembaruan gerakan.<\/p>\n<p>Tema <em>\u201cMeneguhkan Peranserta, Menguatkan Kaderisasi, Membangun Peradaban\u201d<\/em> mengandung tiga pesan mendasar. PPM perlu meneguhkan peranserta masyarakat sebagai kekuatan perubahan, memperkuat kaderisasi sebagai jaminan keberlanjutan organisasi, dan menjadikan pembangunan peradaban sebagai orientasi jangka panjang perjuangan.<\/p>\n<p>Ketiganya tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Peranserta tanpa kaderisasi berisiko kehilangan keberlanjutan. Kaderisasi tanpa ruang pengabdian dapat kehilangan relevansi. Sementara itu, pembangunan peradaban tanpa partisipasi masyarakat akan mudah terjebak menjadi gagasan yang jauh dari kehidupan nyata.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meneguhkan_Peranserta_Masyarakat_sebagai_Subjek_Perubahan\"><\/span>Meneguhkan Peranserta: Masyarakat sebagai Subjek Perubahan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Nama Pusat Peranserta Masyarakat mengandung penegasan tentang posisi masyarakat dalam proses pembangunan. Masyarakat bukan sekadar objek kebijakan, penerima bantuan, atau kelompok yang menunggu keputusan dari pihak lain. Masyarakat adalah subjek yang memiliki pengetahuan, kemampuan, sumber daya, dan hak untuk menentukan masa depannya.<\/p>\n<p>Dalam praktik pembangunan, partisipasi sering kali dipahami sebatas kehadiran dalam rapat, keterlibatan dalam kegiatan, atau pemberian pendapat. Padahal, peranserta yang sesungguhnya menuntut keterlibatan yang lebih mendalam: masyarakat ikut mengenali masalah, merumuskan solusi, mengambil keputusan, menjalankan program, mengawasi hasil, dan mempertanggungjawabkan prosesnya.<\/p>\n<p>Di sinilah PPM perlu memperkuat perannya sebagai penggerak dan pengorganisasi masyarakat.<\/p>\n<p>Pemberdayaan tidak cukup dilakukan dengan memberikan bantuan sesaat. Pemberdayaan harus membangun kemampuan masyarakat agar dapat mengelola potensi, memperkuat kelembagaan lokal, memperluas akses terhadap sumber daya, serta mengembangkan kemandirian ekonomi dan sosial.<\/p>\n<p>Masyarakat desa, petani, pelaku UMKM, kelompok perempuan, generasi muda, komunitas lingkungan, dan berbagai kelompok masyarakat lainnya memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui organisasi, pengetahuan, kerja sama, serta akses yang lebih adil terhadap kesempatan pembangunan.<\/p>\n<p>PPM perlu hadir untuk mempertemukan potensi-potensi tersebut, membangun jejaring, dan mendorong lahirnya inisiatif yang berkelanjutan.<\/p>\n<p>Meneguhkan peranserta berarti memastikan bahwa masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaku utama perubahan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menguatkan_Kaderisasi_Menyiapkan_Masa_Depan_PPM\"><\/span>Menguatkan Kaderisasi: Menyiapkan Masa Depan PPM<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tidak ada organisasi yang dapat bertahan hanya dengan mengandalkan tokoh atau segelintir penggerak. Organisasi yang sehat harus mampu melahirkan kader, memberikan ruang tumbuh, mendistribusikan tanggung jawab, dan menyiapkan generasi penerus.<\/p>\n<p>Karena itu, kaderisasi tidak boleh dipandang sekadar sebagai kegiatan pelatihan atau proses pengisian jabatan. Kaderisasi adalah proses pembentukan karakter, pemahaman nilai, kemampuan kepemimpinan, kecakapan mengorganisasi masyarakat, dan kesanggupan menjalankan tanggung jawab.<\/p>\n<p>Kader PPM perlu memahami visi dan misi organisasi, AD\/ART, sejarah perjuangan, prinsip partisipasi, serta tujuan pemberdayaan masyarakat. Pada saat yang sama, kader juga perlu dibekali kemampuan praktis dalam mengelola program, membangun kemitraan, mengembangkan usaha, memanfaatkan teknologi digital, dan menyelesaikan persoalan di lingkungannya.<\/p>\n<p>Kaderisasi harus berlangsung secara berjenjang dan berkesinambungan. Pendidikan kader perlu terhubung dengan penugasan nyata, pendampingan, evaluasi, dan kesempatan mengambil tanggung jawab yang lebih besar.<\/p>\n<p>Regenerasi juga bukan sekadar pergantian orang. Regenerasi harus menjadi proses transfer pengetahuan, pengalaman, nilai, dan tanggung jawab agar organisasi tidak kehilangan arah setiap kali terjadi pergantian kepemimpinan.<\/p>\n<p>PENAS IX perlu menjadi momentum untuk menegaskan bahwa keberhasilan kepemimpinan tidak hanya diukur dari apa yang dapat diselesaikan selama masa jabatan, tetapi juga dari seberapa kuat sistem organisasi dan seberapa banyak kader yang disiapkan untuk melanjutkan perjuangan.<\/p>\n<p>Kepemimpinan yang baik bukan kepemimpinan yang membuat organisasi bergantung pada dirinya, melainkan kepemimpinan yang membangun kemampuan organisasi untuk terus berkembang.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Membangun_Peradaban_Melampaui_Kepentingan_Jangka_Pendek\"><\/span>Membangun Peradaban: Melampaui Kepentingan Jangka Pendek<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Membangun peradaban merupakan cita-cita yang lebih luas daripada sekadar membangun organisasi atau menyelenggarakan program. Peradaban berkaitan dengan nilai, cara berpikir, tata kehidupan, hubungan antarmanusia, keadilan, kebudayaan, dan tanggung jawab terhadap masa depan.<\/p>\n<p>Dalam konteks PPM, pembangunan peradaban perlu dimulai dari penguatan masyarakat yang mandiri, berpengetahuan, berkeadilan, memiliki solidaritas sosial, dan mampu mengelola sumber daya secara bertanggung jawab.<\/p>\n<p>Kemajuan ekonomi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas manusia. Pembangunan infrastruktur perlu disertai dengan penguatan komunitas. Pemanfaatan teknologi harus memperluas kesempatan, bukan memperlebar kesenjangan. Sementara itu, pertumbuhan usaha perlu memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kepentingan generasi mendatang.<\/p>\n<p>Pembangunan peradaban juga membutuhkan budaya organisasi yang sehat: menghormati perbedaan, mengutamakan musyawarah, menaati aturan, menjaga integritas, dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau kelompok.<\/p>\n<p>Nilai-nilai tersebut tidak cukup dicantumkan dalam dokumen organisasi. Nilai harus terlihat dalam cara pengurus mengambil keputusan, menggunakan sumber daya, memperlakukan kader, menyelesaikan perbedaan, dan mempertanggungjawabkan mandat.<\/p>\n<p>Jika PPM ingin berkontribusi dalam pembangunan peradaban, organisasi harus terlebih dahulu membangun tata kelola yang mencerminkan peradaban yang diperjuangkannya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Enam_Fokus_Gerakan_untuk_Menjawab_Tantangan_Zaman\"><\/span>Enam Fokus Gerakan untuk Menjawab Tantangan Zaman<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tema PENAS akan memiliki makna strategis apabila diterjemahkan ke dalam agenda kerja yang jelas. Untuk periode 2026\u20132031, PPM perlu memperkuat enam fokus gerakan yang saling berkaitan.<\/p>\n<p><strong>Pertama, pemberdayaan ekonomi rakyat.<\/strong> PPM perlu memperluas pendampingan UMKM, memperkuat usaha berbasis komunitas, membuka akses pasar, dan mendorong pemanfaatan teknologi digital. Tujuannya bukan hanya meningkatkan jumlah kegiatan ekonomi, tetapi membangun usaha yang berdaya saing dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n<p><strong>Kedua, pendidikan, kaderisasi, dan pengembangan sumber daya manusia.<\/strong> Organisasi perlu membangun sistem pendidikan kader yang terukur, memperluas kesempatan belajar, dan menyiapkan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan masyarakat.<\/p>\n<p><strong>Ketiga, lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.<\/strong> Gerakan lingkungan harus dikembangkan melalui perubahan perilaku, pengurangan sampah, pemulihan ekosistem, perlindungan sumber air, serta kegiatan yang melibatkan masyarakat secara berkelanjutan.<\/p>\n<p><strong>Keempat, advokasi kebijakan publik dan demokrasi partisipatif.<\/strong> PPM perlu memperkuat kemampuan masyarakat menyampaikan aspirasi, mengawal kebijakan, serta terlibat dalam proses pembangunan dan pengambilan keputusan publik.<\/p>\n<p><strong>Kelima, koperasi, wakaf produktif, dan kewirausahaan sosial.<\/strong> Pengembangan instrumen ekonomi ini harus diarahkan pada penguatan kemandirian masyarakat dan organisasi, dengan tata kelola profesional, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p><strong>Keenam, seni budaya, pemberdayaan komunitas, dan pelestarian nilai-nilai kebangsaan.<\/strong> PPM perlu menjadikan budaya dan kearifan lokal sebagai modal sosial untuk memperkuat solidaritas, identitas kebangsaan, kreativitas, dan kohesi masyarakat.<\/p>\n<p>Keenam fokus tersebut tidak boleh berhenti sebagai daftar program. Masing-masing perlu memiliki target, indikator keberhasilan, penanggung jawab, kebutuhan sumber daya, dan mekanisme evaluasi. Dengan demikian, arah kebijakan yang ditetapkan dalam PENAS dapat diturunkan menjadi kerja nyata di tingkat nasional, wilayah, daerah, hingga komunitas.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pembaruan_Organisasi_Harus_Dimulai_dari_Tata_Kelola\"><\/span>Pembaruan Organisasi Harus Dimulai dari Tata Kelola<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Gerakan yang kuat membutuhkan organisasi yang tertib. Semangat dan idealisme harus ditopang oleh sistem kerja, administrasi, keuangan, dan mekanisme pengambilan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan.<\/p>\n<p>PENAS merupakan kesempatan untuk mengevaluasi apakah struktur organisasi telah bekerja secara efektif, apakah pembagian kewenangan telah jelas, apakah komunikasi antartingkatan berjalan baik, serta apakah keputusan organisasi ditindaklanjuti secara konsisten.<\/p>\n<p>Penyempurnaan AD\/ART dan kebijakan organisasi perlu diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata, bukan sekadar menambah aturan. Organisasi memerlukan ketentuan yang jelas mengenai kewenangan, tanggung jawab, kaderisasi, permusyawaratan, pengawasan, dan pengelolaan sumber daya.<\/p>\n<p>Dalam kerangka kepemimpinan kolektif-kolegial, pembagian tugas dan tanggung jawab harus dijalankan secara nyata. Keputusan bersama perlu disertai mekanisme pelaksanaan dan evaluasi. Musyawarah perlu menghasilkan kesepakatan yang dapat diterjemahkan menjadi tindakan.<\/p>\n<p>Transparansi keuangan, ketertiban administrasi, pengelolaan aset, serta dokumentasi keputusan juga harus menjadi bagian dari budaya organisasi. Akuntabilitas bukan sekadar kewajiban administratif menjelang akhir masa jabatan, melainkan prinsip yang melekat pada seluruh proses kepemimpinan.<\/p>\n<p>Organisasi yang tertib akan lebih dipercaya oleh kader, masyarakat, mitra, dan pihak-pihak yang bekerja sama dengan PPM.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Laporan_Pertanggungjawaban_sebagai_Cermin_Kedewasaan_Organisasi\"><\/span>Laporan Pertanggungjawaban sebagai Cermin Kedewasaan Organisasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pergantian periode kepengurusan harus didahului evaluasi yang jujur. Laporan pertanggungjawaban Presidium Nasional periode 2021\u20132026 menjadi bagian penting dalam proses tersebut.<\/p>\n<p>Laporan pertanggungjawaban seharusnya tidak hanya menyajikan daftar kegiatan atau narasi keberhasilan. Laporan perlu menjelaskan mandat yang telah dijalankan, hasil yang dicapai, sumber daya yang digunakan, persoalan yang dihadapi, dan pekerjaan yang belum diselesaikan.<\/p>\n<p>Keberhasilan patut dihargai, tetapi kekurangan juga perlu diakui. Program yang belum terlaksana harus dijelaskan penyebabnya. Persoalan administrasi dan keuangan harus ditangani berdasarkan bukti dan mekanisme yang berlaku. Sementara itu, pekerjaan yang belum tuntas perlu disertai rekomendasi agar tidak hilang dalam proses pergantian kepemimpinan.<\/p>\n<p>Evaluasi bukanlah upaya mencari kesalahan semata. Evaluasi merupakan cara organisasi belajar dari pengalaman dan memperbaiki diri.<\/p>\n<p>Kedewasaan organisasi terlihat ketika seluruh pihak bersedia menempatkan fakta, kepentingan organisasi, dan masa depan gerakan di atas pembelaan terhadap kepentingan pribadi atau kelompok.<\/p>\n<p>Dari proses tersebut, PENAS dapat menghasilkan keputusan yang lebih kuat karena bertumpu pada pemahaman yang jernih mengenai kondisi organisasi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Keputusan_PENAS_Menuju_Kerja_Nyata\"><\/span>Dari Keputusan PENAS Menuju Kerja Nyata<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tantangan terbesar setelah sebuah forum nasional berakhir adalah memastikan keputusan tidak berhenti sebagai dokumen. Sejarah organisasi akan dinilai bukan hanya dari keputusan yang dibuat, tetapi dari perubahan yang benar-benar dihasilkan.<\/p>\n<p>Karena itu, hasil PENAS perlu diikuti dengan rencana tindak lanjut yang terukur. Setiap keputusan strategis harus memiliki penanggung jawab, jadwal pelaksanaan, indikator keberhasilan, serta mekanisme pelaporan kepada struktur dan forum organisasi sesuai ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p>Presidium Nasional periode 2026\u20132031 perlu membangun pola kerja yang menghubungkan kebijakan nasional dengan kebutuhan wilayah dan daerah. Evaluasi berkala perlu dilakukan agar hambatan dapat diketahui lebih awal dan program dapat diperbaiki berdasarkan pengalaman lapangan.<\/p>\n<p>Wilayah dan daerah juga perlu memperoleh ruang untuk mengembangkan program sesuai dengan karakteristik dan potensi masing-masing. Kesatuan gerakan tidak berarti menyeragamkan seluruh kegiatan, melainkan menyatukan nilai, tujuan, dan komitmen dalam keragaman kebutuhan lokal.<\/p>\n<p>PENAS yang berhasil adalah PENAS yang menghasilkan arah jelas, kepemimpinan yang memperoleh mandat, program yang dapat dilaksanakan, serta mekanisme akuntabilitas yang dapat dijalankan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meneguhkan_Peranserta_Menguatkan_Kaderisasi_Membangun_Peradaban\"><\/span>Meneguhkan Peranserta, Menguatkan Kaderisasi, Membangun Peradaban<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>PENAS IX PPM Tahun 2026 di Yogyakarta harus ditempatkan sebagai momentum untuk memperkuat kepercayaan, memperbarui komitmen, dan menegaskan kembali tujuan organisasi.<\/p>\n<p>Meneguhkan peranserta berarti memperluas ruang bagi masyarakat untuk menentukan dan memperbaiki kehidupannya. Menguatkan kaderisasi berarti menyiapkan manusia dan kepemimpinan yang mampu melanjutkan perjuangan. Membangun peradaban berarti memastikan bahwa seluruh ikhtiar tersebut diarahkan pada kehidupan yang lebih adil, mandiri, bermartabat, dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Ketiga agenda itu menuntut kesediaan untuk bekerja melampaui kepentingan sesaat. Organisasi perlu berani mengevaluasi diri, memperbaiki tata kelola, membuka ruang bagi kader baru, dan memastikan bahwa program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.<\/p>\n<p>Yogyakarta hendaknya menjadi ruang lahirnya komitmen bersama bahwa PPM akan terus berkembang sebagai organisasi yang hidup di tengah masyarakat, bekerja bersama masyarakat, dan bertanggung jawab terhadap masa depan masyarakat.<\/p>\n<p>Pada akhirnya, keberhasilan PENAS tidak hanya ditentukan oleh kelancaran persidangan atau banyaknya keputusan yang dihasilkan. Keberhasilannya akan terlihat ketika organisasi menjadi lebih kuat, kader semakin siap, masyarakat semakin berdaya, dan gerakan PPM semakin nyata manfaatnya.<\/p>\n<p><strong>PENAS bukan garis akhir sebuah periode. PENAS adalah titik awal untuk bekerja lebih terarah, melayani lebih sungguh-sungguh, dan membangun masa depan dengan tanggung jawab bersama.<\/strong><\/p>\n<p><em>Meneguhkan Peranserta, Menguatkan Kaderisasi, Membangun Peradaban.<\/em><\/p>\n<div>\n<hr \/>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>OPINI | PPMIndonesia Pertemuan Nasional bukan sekadar forum&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20090,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":[],"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":"Redaksippmindonesia. Editor; asyary","footnotes":""},"categories":[208,29],"tags":[51,3481,3114,857],"newstopic":[],"class_list":["post-20089","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-opini","tag-pemberdayaan","tag-penas-ix","tag-penas-ppm","tag-pusat-peranserta-masyarakat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>PENAS IX PPM 2026: Meneguhkan Peranserta, Menguatkan Kaderisasi, Membangun Peradaban - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"PENAS IX PPM 2026: Meneguhkan Peranserta, Menguatkan Kaderisasi, Membangun Peradaban - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"OPINI | PPMIndonesia Pertemuan Nasional bukan sekadar forum...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-14T13:16:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-14T15:52:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1243\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"694\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/14\\\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/14\\\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ppm Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\"},\"headline\":\"PENAS IX PPM 2026: Meneguhkan Peranserta, Menguatkan Kaderisasi, Membangun Peradaban\",\"datePublished\":\"2026-10-14T13:16:25+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-14T15:52:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/14\\\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\\\/\"},\"wordCount\":1728,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/14\\\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"pemberdayaan\",\"penas ix\",\"penas ppm\",\"pusat peranserta masyarakat\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Opini\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/14\\\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/14\\\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\\\/\",\"name\":\"PENAS IX PPM 2026: Meneguhkan Peranserta, Menguatkan Kaderisasi, Membangun Peradaban - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/14\\\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/14\\\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2026-10-14T13:16:25+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-14T15:52:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/14\\\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/14\\\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/14\\\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg\",\"width\":1243,\"height\":694},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/14\\\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"PENAS IX PPM 2026: Meneguhkan Peranserta, Menguatkan Kaderisasi, Membangun Peradaban\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\",\"name\":\"ppm Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ppm Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/acank\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"PENAS IX PPM 2026: Meneguhkan Peranserta, Menguatkan Kaderisasi, Membangun Peradaban - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"PENAS IX PPM 2026: Meneguhkan Peranserta, Menguatkan Kaderisasi, Membangun Peradaban - ppmindonesia","og_description":"OPINI | PPMIndonesia Pertemuan Nasional bukan sekadar forum...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2026-10-14T13:16:25+00:00","article_modified_time":"2026-10-14T15:52:53+00:00","og_image":[{"width":1243,"height":694,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ppm Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ppm Indonesia","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/"},"author":{"name":"ppm Indonesia","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc"},"headline":"PENAS IX PPM 2026: Meneguhkan Peranserta, Menguatkan Kaderisasi, Membangun Peradaban","datePublished":"2026-10-14T13:16:25+00:00","dateModified":"2026-10-14T15:52:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/"},"wordCount":1728,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg","keywords":["pemberdayaan","penas ix","penas ppm","pusat peranserta masyarakat"],"articleSection":["Berita","Opini"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/","name":"PENAS IX PPM 2026: Meneguhkan Peranserta, Menguatkan Kaderisasi, Membangun Peradaban - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg","datePublished":"2026-10-14T13:16:25+00:00","dateModified":"2026-10-14T15:52:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg","width":1243,"height":694},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/14\/penas-ix-ppm-2026-meneguhkan-peranserta-menguatkan-kaderisasi-membangun-peradaban\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"PENAS IX PPM 2026: Meneguhkan Peranserta, Menguatkan Kaderisasi, Membangun Peradaban"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc","name":"ppm Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"ppm Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg",1243,694,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg",1243,694,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg",1243,694,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"OPINI | PPMIndonesia Pertemuan Nasional bukan sekadar forum...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg",1243,694,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg",1243,694,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg",1243,694,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg",1243,694,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon.jpg",1243,694,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/meneguhkan-peranserta_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/opini\/\" rel=\"category tag\">Opini<\/a>","rttpg_excerpt":"OPINI | PPMIndonesia Pertemuan Nasional bukan sekadar forum...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20089","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20089"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20089\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20101,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20089\/revisions\/20101"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20090"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20089"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20089"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20089"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=20089"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}