{"id":20207,"date":"2026-10-26T14:33:15","date_gmt":"2026-10-26T14:33:15","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=20207"},"modified":"2026-10-26T14:34:52","modified_gmt":"2026-10-26T14:34:52","slug":"ppm-adalah-madrasah-pergerakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/","title":{"rendered":"PPM Adalah Madrasah Pergerakan"},"content":{"rendered":"<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">Sebuah Testimoni tentang Ideologi, Keteguhan, dan Warisan Perjuangan<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>JAKARTA.PPMIndonesia.com<\/strong><em><strong>&#8211;<\/strong><\/em>PPM bukan sekadar organisasi. Ia adalah ruang pembelajaran kehidupan, tempat nilai-nilai perjuangan ditanamkan, keberpihakan kepada masyarakat ditempa, dan kader-kader pergerakan belajar mengabdikan diri bagi tegaknya keadilan dan martabat manusia.<\/p>\n<p>Jika ada yang bertanya dari mana kekuatan kita berasal, jawaban kita sesungguhnya sederhana: atas kehendak Allah Jalla Jalaluhu, kita lahir, tumbuh, dan mengakar dari rahim <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/\">Pusat Peranserta Masyarakat<\/a> (PPM).<\/p>\n<p>Bagi kami, PPM bukan sekadar nama lembaga yang tercantum dalam dokumen organisasi. PPM adalah tanah air ideologis, ruang pengabdian, sekaligus madrasah pergerakan tempat pikiran diasah, karakter ditempa, dan keberpihakan kepada masyarakat diuji dalam kenyataan. Di sinilah kita belajar bahwa perjuangan tidak cukup dibangun dengan gagasan dan retorika. Perjuangan membutuhkan keberanian, ketekunan, kerendahan hati, serta kesediaan untuk terus bekerja, bahkan ketika hasilnya belum terlihat.<\/p>\n<p>Kita adalah bagian dari anak kandung pergerakan ini. Kita tumbuh dari sebuah kancah sosial yang mengajarkan bahwa perubahan tidak lahir dari sikap berdiam diri, melainkan dari keberanian memasuki kehidupan masyarakat, memahami persoalannya, dan bekerja bersama mereka untuk menemukan jalan keluar.<\/p>\n<p>Di PPM, kita tidak hanya belajar tentang perubahan. Kita belajar menjalani perubahan itu sendiri.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/#Dari_Para_Guru_Kita_Belajar_Memaknai_Perjuangan\" >Dari Para Guru, Kita Belajar Memaknai Perjuangan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/#Tiga_Generasi_dan_Jalan_Panjang_Pengabdian\" >Tiga Generasi dan Jalan Panjang Pengabdian<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/#%E2%80%9CTancapkanlah_Wajah_Tuhan_dalam_Perjuangan%E2%80%9D\" >\u201cTancapkanlah Wajah Tuhan dalam Perjuangan\u201d<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/#Ketika_Badai_Menjadi_Ruang_Pembelajaran\" >Ketika Badai Menjadi Ruang Pembelajaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/#Dari_Madrasah_Pergerakan_Menuju_Masa_Depan\" >Dari Madrasah Pergerakan Menuju Masa Depan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/#Kita_Boleh_Berbeda_tetapi_Jangan_Kehilangan_Arah\" >Kita Boleh Berbeda, tetapi Jangan Kehilangan Arah<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Para_Guru_Kita_Belajar_Memaknai_Perjuangan\"><\/span>Dari Para Guru, Kita Belajar Memaknai Perjuangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Ingatan tentang perjalanan PPM tidak dapat dipisahkan dari sosok-sosok yang telah meletakkan fondasi pemikiran dan praksis pergerakan. Mereka bukan sekadar nama dalam catatan sejarah, melainkan bagian dari pengalaman yang membentuk cara kita berpikir, bersikap, dan bertindak.<\/p>\n<p>Kita mengenang Mas Adi Sasono dengan gagasan-gagasannya yang tajam tentang kedaulatan ekonomi rakyat, pemberdayaan, dan pentingnya menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan. Dari pemikirannya, kita belajar bahwa kemiskinan bukan semata-mata persoalan ketidakmampuan individu, melainkan juga berkaitan dengan struktur sosial dan ekonomi yang membatasi akses masyarakat terhadap sumber daya dan kesempatan.<\/p>\n<p>Kita juga mengenang Mas Dawam Rahardjo dengan keluasan wawasan dan ketajaman analisisnya dalam membaca persoalan umat, keadilan sosial, serta hubungan antara agama, ekonomi, dan pembangunan. Dari tradisi pemikiran seperti inilah kita belajar bahwa keberpihakan kepada masyarakat harus disertai kemampuan memahami akar persoalan, bukan hanya merespons gejala yang tampak di permukaan.<\/p>\n<p>Namun, PPM tidak berhenti pada ruang pemikiran dan perdebatan gagasan. Pemikiran harus menemukan bentuknya dalam kehidupan nyata. Di lapangan, kita menyaksikan bagaimana Mas Ali Mustofa, Mas Yuswanto, Cak Machin, Mas Parito, dan banyak sahabat lainnya berusaha menerjemahkan cita-cita besar pergerakan menjadi kerja-kerja konkret bersama masyarakat.<\/p>\n<p>Masing-masing hadir dengan kelebihan dan kekurangannya, dengan pengalaman, karakter, serta caranya sendiri dalam menghidupi perjuangan. Justru dari kenyataan itulah kita belajar bahwa pergerakan bukanlah panggung bagi manusia-manusia sempurna. Pergerakan adalah ruang tempat orang-orang biasa menempa diri, saling menguatkan, memperbaiki kekurangan, dan berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Melalui dakwah bil hal, kita belajar bahwa gagasan tentang keadilan harus menjelma menjadi tindakan; keberpihakan harus dibuktikan melalui pengabdian; dan nilai-nilai yang kita yakini harus hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.<\/p>\n<p>Di sanalah PPM menemukan maknanya sebagai madrasah pergerakan: bukan hanya mengajarkan apa yang harus diperjuangkan, melainkan juga bagaimana perjuangan itu dijalani.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tiga_Generasi_dan_Jalan_Panjang_Pengabdian\"><\/span>Tiga Generasi dan Jalan Panjang Pengabdian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Perjalanan melintasi tiga generasi dalam sebuah pergerakan bukanlah perjalanan yang selalu bertabur bunga. Waktu terus bergerak, lanskap sosial berubah, tantangan datang silih berganti, dan para pelaku sejarah satu per satu kembali kepada Sang Pencipta.<\/p>\n<p>Sementara itu, kader-kader PPM telah menyebar ke berbagai daerah, bidang pengabdian, dan lingkungan kehidupan. Mereka membawa pengalaman serta nilai-nilai yang diperoleh dari proses panjang pembelajaran bersama masyarakat. Sebagian melanjutkan perjuangan melalui organisasi, sebagian melalui kegiatan ekonomi dan sosial, pendidikan, kebudayaan, lingkungan, maupun berbagai ruang pengabdian lainnya.<\/p>\n<p>Penyebaran itu menunjukkan bahwa pergerakan tidak selalu harus hadir dalam satu bentuk kelembagaan. Nilai-nilai yang telah tertanam dapat tumbuh dan bekerja di banyak tempat, sepanjang tetap dihidupi melalui tindakan yang berpihak kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Akan tetapi, perjalanan panjang juga menghadirkan ujian. Organisasi mengalami pasang surut, menghadapi perbedaan pandangan, konflik, keterbatasan sumber daya, dan berbagai persoalan yang menguras tenaga serta pikiran. Ada masa ketika langkah terasa berat, ketika harapan seolah menjauh, dan ketika pertanyaan tentang masa depan pergerakan muncul tanpa jawaban yang mudah.<\/p>\n<p>Tidak semua fase dapat dilalui dengan ringan. Ada luka yang membutuhkan waktu untuk pulih, ada perbedaan yang menuntut kedewasaan, dan ada pekerjaan rumah yang tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan romantisme masa lalu.<\/p>\n<p>Namun, justru dalam fase-fase seperti itulah watak sebuah pergerakan diuji.<\/p>\n<p>Apakah kita hanya akan bertahan ketika keadaan mudah? Apakah kita hanya akan bersemangat ketika tokoh-tokoh panutan masih hadir mendampingi? Ataukah kita mampu menjaga nilai-nilai perjuangan ketika keadaan berubah, ketika generasi berganti, dan ketika kita harus menemukan cara baru untuk menjawab tantangan zaman?<\/p>\n<p>Bagi kita, keteguhan bukan berarti menolak perubahan. Keteguhan adalah kemampuan menjaga prinsip sambil terus memperbaiki cara, memperbarui pendekatan, dan menemukan jalan yang relevan bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Sebab, mewarisi perjuangan bukan berarti mengulang seluruh cara masa lalu. Mewarisi perjuangan berarti memahami nilai-nilai yang mendasarinya, kemudian menerjemahkannya secara kreatif sesuai dengan kebutuhan zaman.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"%E2%80%9CTancapkanlah_Wajah_Tuhan_dalam_Perjuangan%E2%80%9D\"><\/span>\u201cTancapkanlah Wajah Tuhan dalam Perjuangan\u201d<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Di tengah berbagai ujian tersebut, ada satu pesan yang senantiasa menjadi jangkar spiritual bagi perjalanan kita: <strong>\u201cTancapkanlah wajah Tuhan dalam perjuangan.\u201d<\/strong><\/p>\n<p>Pesan yang kita kenang dari Mas Adi Sasono dan Mas Ali Mustofa ini mengandung makna yang jauh melampaui sebuah kalimat. Ia merupakan pengingat tentang landasan moral dan spiritual yang seharusnya menjiwai seluruh ikhtiar pergerakan.<\/p>\n<p>Menancapkan wajah Tuhan dalam perjuangan bukanlah sekadar menghadirkan simbol-simbol keagamaan dalam kegiatan organisasi. Lebih dari itu, ia berarti berusaha menghadirkan nilai-nilai ketuhanan dalam kehidupan sosial: keadilan di tengah ketimpangan, kejujuran di tengah kepentingan, keberpihakan di tengah pengabaian, dan kasih sayang di tengah kerasnya kehidupan.<\/p>\n<p>Ia mengingatkan kita bahwa perjuangan tidak boleh kehilangan nurani. Bahwa kekuasaan, kedudukan, dan kepentingan organisasi tidak boleh mengalahkan martabat manusia. Bahwa keberhasilan tidak semata-mata diukur dari besarnya program, banyaknya kegiatan, atau kuatnya pengaruh, melainkan juga dari manfaat yang sungguh-sungguh dirasakan oleh masyarakat.<\/p>\n<p>Dalam pengertian itulah perjuangan menjadi ibadah sosial. Bekerja bersama masyarakat, memperkuat kemandirian mereka, membuka jalan bagi kehidupan yang lebih adil, serta menjaga alam dan lingkungan bagi generasi mendatang merupakan bagian dari tanggung jawab moral yang tidak boleh dipisahkan dari keyakinan kita.<\/p>\n<p>Pesan tersebut juga mengajarkan kerendahan hati. Tidak seorang pun menjadi pemilik tunggal sejarah pergerakan. Para pendiri telah meletakkan fondasi, para senior telah memberikan teladan, dan generasi penerus memikul tanggung jawab untuk melanjutkan sekaligus menyempurnakan ikhtiar itu.<\/p>\n<p>Kita semua hanyalah bagian dari perjalanan yang lebih panjang daripada usia masing-masing.<\/p>\n<p>Karena itu, ketika kita menyandarkan perjuangan kepada Allah, yang semestinya tumbuh bukanlah sikap merasa paling benar atau paling berjasa, melainkan kesadaran untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan menjaga amanah.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ketika_Badai_Menjadi_Ruang_Pembelajaran\"><\/span>Ketika Badai Menjadi Ruang Pembelajaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam perjalanan organisasi, badai tidak selalu menjadi pertanda kehancuran. Terkadang, badai justru membuka kesempatan untuk melihat kembali fondasi yang selama ini kita bangun: apakah cukup kuat, apakah masih relevan, dan apakah kita benar-benar setia kepada nilai-nilai yang diwariskan.<\/p>\n<p>PPM telah melewati berbagai fase dengan dinamika dan persoalannya sendiri. Pengalaman tersebut mengajarkan bahwa kekuatan pergerakan tidak semata-mata ditentukan oleh keberadaan seorang tokoh, besarnya sumber daya, atau kokohnya struktur organisasi.<\/p>\n<p>Kekuatan yang lebih mendasar terletak pada nilai-nilai yang dihayati bersama, solidaritas antarkader, kemampuan melakukan refleksi, serta kesediaan untuk tetap bekerja meskipun keadaan tidak selalu mendukung.<\/p>\n<p>Kita tentu tidak perlu menutupi kelemahan atau menganggap seluruh perjalanan masa lalu sebagai sesuatu yang sempurna. Sebuah madrasah pergerakan yang sehat justru harus berani belajar dari kesalahan, menerima kritik, menyelesaikan perbedaan secara dewasa, dan memperbaiki tata kelola organisasi.<\/p>\n<p>Militansi tanpa refleksi dapat membuat kita terjebak dalam pengulangan. Loyalitas tanpa nalar kritis dapat menghambat pembaruan. Sementara itu, romantisme sejarah tanpa kerja nyata berisiko menjadikan perjuangan sekadar kenangan.<\/p>\n<p>Karena itu, mencintai PPM berarti bersedia menjaga sekaligus mengoreksinya. Menghormati para pendahulu berarti meneruskan nilai-nilai terbaik mereka, bukan sekadar mengulang nama dan kisah mereka. Dan menjaga kesinambungan pergerakan berarti memastikan bahwa generasi berikutnya memperoleh ruang untuk belajar, bertumbuh, mengambil tanggung jawab, serta menghadirkan pembaruan.<\/p>\n<p>Kita tidak dibentuk untuk menjadi manusia yang tidak pernah jatuh. Kita ditempa agar mampu bangkit, belajar dari kegagalan, dan melanjutkan pekerjaan dengan kebijaksanaan yang lebih matang.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Madrasah_Pergerakan_Menuju_Masa_Depan\"><\/span>Dari Madrasah Pergerakan Menuju Masa Depan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Hari ini, ketika PPM menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, makna madrasah pergerakan perlu terus dihidupkan. Persoalan ketimpangan ekonomi, perubahan iklim, kerusakan lingkungan, perkembangan teknologi, melemahnya ikatan sosial, dan perubahan karakter generasi muda menuntut kemampuan baru tanpa harus kehilangan akar perjuangan.<\/p>\n<p>Kaderisasi tidak cukup dimaknai sebagai pergantian kepengurusan. Kaderisasi harus menjadi proses pewarisan nilai, pengembangan kapasitas, pembentukan karakter, dan penyiapan generasi yang mampu membaca perubahan serta bekerja bersama masyarakat.<\/p>\n<p>PPM perlu terus menjadi ruang tempat gagasan diuji melalui pengalaman, pengetahuan dipertemukan dengan kenyataan, dan kepemimpinan tumbuh dari pengabdian. Sebuah ruang yang tidak hanya melahirkan orang-orang yang pandai berbicara tentang masyarakat, tetapi juga mereka yang bersedia hidup bersama masyarakat, mendengarkan suaranya, dan memperjuangkan kepentingannya.<\/p>\n<p>Di sinilah relevansi dakwah bil hal tetap menemukan tempatnya. Masyarakat bukan objek yang menunggu pertolongan, melainkan subjek yang memiliki pengetahuan, pengalaman, kemampuan, dan potensi untuk menentukan masa depannya sendiri. Tugas pergerakan adalah memperkuat potensi tersebut, membangun pranata yang mendukung kemandirian, dan membuka ruang partisipasi yang lebih luas.<\/p>\n<p>Dengan demikian, PPM tidak hanya mewariskan sejarah kepada generasi berikutnya, tetapi juga mewariskan kemampuan untuk menciptakan sejarah baru.<\/p>\n<p>Sebab, ukuran keberhasilan sebuah madrasah pergerakan bukanlah seberapa banyak orang yang mengaku pernah menjadi bagian darinya. Ukurannya adalah seberapa jauh nilai-nilai yang dipelajari terus hidup dalam tindakan, seberapa kuat kader-kadernya berkontribusi bagi masyarakat, dan seberapa besar perubahan yang dapat diwujudkan bersama.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kita_Boleh_Berbeda_tetapi_Jangan_Kehilangan_Arah\"><\/span>Kita Boleh Berbeda, tetapi Jangan Kehilangan Arah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pada akhirnya, perjalanan PPM adalah perjalanan manusia dengan segala keterbatasan dan kemungkinannya. Kita memiliki perbedaan pandangan, latar belakang, pengalaman, dan pilihan jalan pengabdian. Perbedaan itu tidak harus menjadi alasan untuk saling menjauh, apalagi menghapus sejarah kebersamaan yang telah dibangun melalui kerja panjang.<\/p>\n<p>Kita mungkin tidak selalu sepakat dalam menentukan cara. Kita mungkin memiliki penilaian yang berbeda terhadap masa lalu dan masa depan organisasi. Namun, selama kita masih menjadikan keadilan, kemandirian masyarakat, gotong royong, dan pengabdian sebagai orientasi bersama, selalu ada ruang untuk berdialog dan menemukan jalan ke depan.<\/p>\n<p>Kita perlu merawat persaudaraan tanpa meniadakan kritik, menjaga solidaritas tanpa mengorbankan kebenaran, serta membangun kesetiaan yang tidak membutakan akal sehat.<\/p>\n<p>Itulah kedewasaan yang seharusnya lahir dari sebuah madrasah pergerakan.<\/p>\n<p>Kita telah belajar dari para pendahulu, ditempa oleh pengalaman, dan diuji oleh perjalanan waktu. Kini, tanggung jawab itu berada di tangan kita untuk diteruskan kepada generasi berikutnya, bukan sebagai beban sejarah, melainkan sebagai amanah yang memberi makna bagi kehidupan.<\/p>\n<p>Jika hari ini kita masih berdiri, itu bukan karena perjalanan kita selalu mudah. Bukan pula karena kita tidak pernah mengalami perbedaan, kehilangan, atau kegagalan. Kita bertahan karena masih ada nilai yang layak diperjuangkan, masyarakat yang membutuhkan keberpihakan, dan cita-cita yang belum selesai diwujudkan.<\/p>\n<p>Atas kehendak Allah Jalla Jalaluhu, kita telah dipertemukan dalam perjalanan panjang ini. Kita belajar dari para guru, tumbuh bersama sahabat, dan menemukan makna pengabdian di tengah kehidupan masyarakat.<\/p>\n<p>Gelombang boleh datang. Zaman boleh berubah. Generasi boleh berganti. Namun, selama nilai-nilai perjuangan tetap hidup, selama kerendahan hati tetap terjaga, dan selama kita bersedia bekerja bersama masyarakat, api pergerakan itu akan selalu menemukan cara untuk menyala kembali.<\/p>\n<p><strong>PPM adalah madrasah pergerakan.<\/strong><\/p>\n<p>Tempat kita belajar bahwa perjuangan bukan sekadar tentang siapa yang paling lama bertahan, melainkan tentang siapa yang bersedia terus mengabdi. Bukan tentang siapa yang paling besar namanya, melainkan tentang seberapa besar manfaat yang ditinggalkannya bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Dan pada akhirnya, bukan tentang seberapa sering kita menyebut nama Tuhan dalam perjuangan, melainkan seberapa sungguh-sungguh kita menghadirkan nilai-nilai-Nya dalam kehidupan.<\/p>\n<p>Sebab, perjuangan yang berakar pada iman, bertumbuh melalui pengetahuan, dan berbuah dalam pengabdian kepada masyarakat akan selalu memiliki alasan untuk diteruskan.<\/p>\n<p><em>Inilah kesaksian kami. Inilah warisan yang kami terima. Dan inilah amanah yang harus kami teruskan. (Salim Akhmad)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebuah Testimoni tentang Ideologi, Keteguhan, dan Warisan Perjuangan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20208,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":[],"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":"Penulis: Salim Achmad, Editor; asyary","footnotes":""},"categories":[3178,208],"tags":[3509,3510,857],"newstopic":[],"class_list":["post-20207","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akademi-ppm","category-berita","tag-madrasah-kehidupan","tag-ppm-madrasah-kehidupan","tag-pusat-peranserta-masyarakat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>PPM Adalah Madrasah Pergerakan - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"PPM Adalah Madrasah Pergerakan - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebuah Testimoni tentang Ideologi, Keteguhan, dan Warisan Perjuangan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-26T14:33:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-26T14:34:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1073\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"599\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/26\\\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/26\\\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ppm Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\"},\"headline\":\"PPM Adalah Madrasah Pergerakan\",\"datePublished\":\"2026-10-26T14:33:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-26T14:34:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/26\\\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\\\/\"},\"wordCount\":1872,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/26\\\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/ppm-madrasah_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"madrasah kehidupan\",\"ppm madrasah kehidupan\",\"pusat peranserta masyarakat\"],\"articleSection\":[\"Akademi PPM\",\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/26\\\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/26\\\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\\\/\",\"name\":\"PPM Adalah Madrasah Pergerakan - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/26\\\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/26\\\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/ppm-madrasah_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2026-10-26T14:33:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-26T14:34:52+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/26\\\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/26\\\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/26\\\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/ppm-madrasah_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/ppm-madrasah_11zon.jpg\",\"width\":1073,\"height\":599},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/26\\\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"PPM Adalah Madrasah Pergerakan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\",\"name\":\"ppm Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ppm Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/acank\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"PPM Adalah Madrasah Pergerakan - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"PPM Adalah Madrasah Pergerakan - ppmindonesia","og_description":"Sebuah Testimoni tentang Ideologi, Keteguhan, dan Warisan Perjuangan...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2026-10-26T14:33:15+00:00","article_modified_time":"2026-10-26T14:34:52+00:00","og_image":[{"width":1073,"height":599,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ppm Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ppm Indonesia","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/"},"author":{"name":"ppm Indonesia","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc"},"headline":"PPM Adalah Madrasah Pergerakan","datePublished":"2026-10-26T14:33:15+00:00","dateModified":"2026-10-26T14:34:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/"},"wordCount":1872,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon.jpg","keywords":["madrasah kehidupan","ppm madrasah kehidupan","pusat peranserta masyarakat"],"articleSection":["Akademi PPM","Berita"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/","name":"PPM Adalah Madrasah Pergerakan - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon.jpg","datePublished":"2026-10-26T14:33:15+00:00","dateModified":"2026-10-26T14:34:52+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon.jpg","width":1073,"height":599},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/26\/ppm-adalah-madrasah-pergerakan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"PPM Adalah Madrasah Pergerakan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc","name":"ppm Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"ppm Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon.jpg",1073,599,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon.jpg",1073,599,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon.jpg",1073,599,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Sebuah Testimoni tentang Ideologi, Keteguhan, dan Warisan Perjuangan...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon.jpg",1073,599,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon.jpg",1073,599,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon.jpg",1073,599,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon.jpg",1073,599,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon.jpg",1073,599,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ppm-madrasah_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/akademi-ppm\/\" rel=\"category tag\">Akademi PPM<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a>","rttpg_excerpt":"Sebuah Testimoni tentang Ideologi, Keteguhan, dan Warisan Perjuangan...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20207","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20207"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20207\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20211,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20207\/revisions\/20211"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20208"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20207"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20207"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20207"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=20207"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}