{"id":8279,"date":"2024-05-14T08:04:53","date_gmt":"2024-05-14T08:04:53","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=8279"},"modified":"2024-05-29T10:18:31","modified_gmt":"2024-05-29T10:18:31","slug":"8279","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/","title":{"rendered":"Suku Baduy: Sejarah, Adat, dan Agama"},"content":{"rendered":"\n<p>KOMPAS.com &#8211; Suku Baduy adalah masyarakat adat yang hidup di pedalaman Banten, Jawa Barat.<\/p>\n\n\n\n<p>Populasi suku Baduy diperkirakan sekitar 26.000 orang, termasuk sekelompok masyarakat yang sangat tertutup dari dunia luar.<\/p>\n\n\n\n<p>Masyarakat suku Baduy termasuk dalam sub-suku Sunda, yang belum terpengaruh modernisasi dan masih memiliki tradisi serta adat khas yang hampir sepenuhnya terasing dari dunia luar.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut penelitian, agama yang dianut oleh suku Badui adalah Sunda Wiwitan, yang merupakan sinkretisme antara Islam dan Hindu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sejarah<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Masyarakat suku Baduy tinggal di sebuah wilayah di kawasan Pegununan Kendeng, di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Jawa Barat.<\/p>\n\n\n\n<p>Terdapat beberapa versi terkait asal-usul suku Baduy, tetapi yang paling terkenal adalah mereka merupakan keturunan dari Kerajaan Pajajaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada zaman dulu, warga Kerajaan Pajajaran mengasingkan diri ke wilayah Pegunungan Kendeng di Banten Tengah.<\/p>\n\n\n\n<p>Awal mula pengasingan terjadi karena wilayah Banten dikuasai oleh Sunan Gunung Jati, yang datang dengan misi menyebarkan ajaran Islam.<\/p>\n\n\n\n<p>Putra Sunan Gunung Jati, Maulana Hasanuddin, kemudian mendirikan Kesultanan Banten pada abad ke-16. Pada 1570,<\/p>\n\n\n\n<p>Maulana Hasanuddin digantikan oleh putranya, Maulana Yusuf atau Panembahan Yusuf sebagai raja kedua Kesultanan Banten<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika Panembahan Yusuf dari Banten mengalahkan Kerajaan Pajajaran, tidak seluruh masyarakatnya bersedia memeluk Islam.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka yang menolak kemudian menyingkir ke wilayah Banten Selatan dan keturunannya sekarang disebut suku Baduy.<\/p>\n\n\n\n<p>Selama berhari-hari menghabiskan waktu di jalan, rombongan ini sampai di hulu Sungai Ciujung di jantung Pegunungan Kendeng (sekarang Panembahan Arca Domas atau Petak 13).<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan menurut pengamat budaya Baduy, orang-orang suku Baduy percaya bahwa nenek moyang mereka sudah ribuan tahun tinggal di wilayah Kaolotan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada juga yang percaya mereka adalah keturunan dari Batara Cikal, salah satu dari tujuh dewa atau batara yang diutus ke bumi.<\/p>\n\n\n\n<p>Asal-usul ini juga kerap disangkutpautkan dengan kisah Nabi Adam yang dianggap sebagai nenek moyang pertama mereka.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Asal-usul nama<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Selain sejarahnya, asal-usul nama Baduy juga memiliki beragam versi.<\/p>\n\n\n\n<p>Di kalangan masyarakat Banten, nama Baduy dipercaya berasal dari sebuah sungai di sana yang bernama Cibaduy.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, ada pula yang menyebutkan bahwa kata Baduy berasal dari kata Baduyut, karena tempat tinggal mereka banyak ditumbuhi pohon Baduyut.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, yang paling populer adalah para penjajah Belanda yang datang ke Nusantara menganggap orang Baduy mirip dengan orang Badui dari Timur Tengah.<\/p>\n\n\n\n<p>Sejak saat itu, mereka kerap disebut sebagai suku Baduy. Sementara orang Baduy menyebut diri mereka sebagai urang Kanekes atau orang Kanekes, sesuai dengan wilayah tempat mereka tinggal.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Adat istiadat orang Baduy<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Suku Baduy terbagi menjadi dua bagian, suku Baduy dalam dan suku Baduy luar.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun perbedaannya adalah, suku Baduy dalam masih memegang teguh adat dan aturan dengan baik.<br>Sementara suku Baduy luar sudah terpengaruh oleh budaya luar, seperti menggunakan sabun mandi, alat elektronik, dan mengizinkan orang luar menginap.<\/p>\n\n\n\n<p>Perbedaan lain juga bisa terlihat dari pakaian mereka. Suku Baduy dalam sehari-hari menggunakan baju berwarna putih yang melambangkan kesucian.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pakaian suku Baduy luar adalah serba hitam. Suku Baduy dalam diketahui tinggal di tiga kampung, yaitu Kampung Cikeusik, Cikertawana, dan Cibeo, yang dipimpin oleh ketua adat disebut Pu&#8217;un.<\/p>\n\n\n\n<p>Suku Baduy luar tinggal di 50 kampung berbeda di kawasan Pegunungan Kendeng. Mereka berbicara menggunakan bahasa Sunda dialek Baduy.<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul &#8220;Suku Baduy: Sejarah, Adat, dan Agama&#8221;, <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KOMPAS.com &#8211; Suku Baduy adalah masyarakat adat yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8280,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[127],"tags":[189,188],"newstopic":[],"class_list":["post-8279","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosial-budaya","tag-agama-baduy","tag-baduy"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Suku Baduy: Sejarah, Adat, dan Agama - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Suku Baduy: Sejarah, Adat, dan Agama - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"KOMPAS.com &#8211; Suku Baduy adalah masyarakat adat yang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-14T08:04:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-29T10:18:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2024\\\/05\\\/14\\\/8279\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2024\\\/05\\\/14\\\/8279\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ppm Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\"},\"headline\":\"Suku Baduy: Sejarah, Adat, dan Agama\",\"datePublished\":\"2024-05-14T08:04:53+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-29T10:18:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2024\\\/05\\\/14\\\/8279\\\/\"},\"wordCount\":517,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2024\\\/05\\\/14\\\/8279\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/suku-baduy_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"agama baduy\",\"baduy\"],\"articleSection\":[\"Sosial Budaya\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2024\\\/05\\\/14\\\/8279\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2024\\\/05\\\/14\\\/8279\\\/\",\"name\":\"Suku Baduy: Sejarah, Adat, dan Agama - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2024\\\/05\\\/14\\\/8279\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2024\\\/05\\\/14\\\/8279\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/suku-baduy_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2024-05-14T08:04:53+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-29T10:18:31+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2024\\\/05\\\/14\\\/8279\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2024\\\/05\\\/14\\\/8279\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2024\\\/05\\\/14\\\/8279\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/suku-baduy_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/suku-baduy_11zon.jpg\",\"width\":750,\"height\":500,\"caption\":\"Warga Suku Baduy Dalam berjalan kaki ke Rangkasbitung untuk mengikuti ritual tradisi Seba Baduy di Cimarga, Lebak, Banten, Jumat (6\\\/5\\\/2022). Seba Baduy merupakan tradisi tahunan Suku Baduy untuk bertemu sejumlah kepala daerah di Banten guna menyampaikan aspirasi serta rasa syukur atas hasil panen berlimpah yang akan digelar pada 6-7 Mei 2022.(ANTARA FOTO\\\/MUHAMMAD BAGUS KHOIRUNAS)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2024\\\/05\\\/14\\\/8279\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Suku Baduy: Sejarah, Adat, dan Agama\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\",\"name\":\"ppm Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ppm Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/acank\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Suku Baduy: Sejarah, Adat, dan Agama - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Suku Baduy: Sejarah, Adat, dan Agama - ppmindonesia","og_description":"KOMPAS.com &#8211; Suku Baduy adalah masyarakat adat yang...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2024-05-14T08:04:53+00:00","article_modified_time":"2024-05-29T10:18:31+00:00","og_image":[{"width":750,"height":500,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ppm Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ppm Indonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/"},"author":{"name":"ppm Indonesia","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc"},"headline":"Suku Baduy: Sejarah, Adat, dan Agama","datePublished":"2024-05-14T08:04:53+00:00","dateModified":"2024-05-29T10:18:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/"},"wordCount":517,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg","keywords":["agama baduy","baduy"],"articleSection":["Sosial Budaya"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/","name":"Suku Baduy: Sejarah, Adat, dan Agama - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg","datePublished":"2024-05-14T08:04:53+00:00","dateModified":"2024-05-29T10:18:31+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg","width":750,"height":500,"caption":"Warga Suku Baduy Dalam berjalan kaki ke Rangkasbitung untuk mengikuti ritual tradisi Seba Baduy di Cimarga, Lebak, Banten, Jumat (6\/5\/2022). Seba Baduy merupakan tradisi tahunan Suku Baduy untuk bertemu sejumlah kepala daerah di Banten guna menyampaikan aspirasi serta rasa syukur atas hasil panen berlimpah yang akan digelar pada 6-7 Mei 2022.(ANTARA FOTO\/MUHAMMAD BAGUS KHOIRUNAS)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2024\/05\/14\/8279\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Suku Baduy: Sejarah, Adat, dan Agama"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc","name":"ppm Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"ppm Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg",750,500,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon-100x100.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon-250x190.jpg",171,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg",330,220,false],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon-400x225.jpg",400,225,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg",750,500,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg",750,500,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg",200,133,false]},"uagb_author_info":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"KOMPAS.com &#8211; Suku Baduy adalah masyarakat adat yang...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg",750,500,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg",750,500,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg",750,500,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon-100x100.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon-250x190.jpg",171,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg",330,220,false],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon-400x225.jpg",400,225,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg",750,500,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg",750,500,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/suku-baduy_11zon.jpg",200,133,false]},"rttpg_author":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/sosial-budaya\/\" rel=\"category tag\">Sosial Budaya<\/a>","rttpg_excerpt":"KOMPAS.com &#8211; Suku Baduy adalah masyarakat adat yang...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8279","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8279"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8279\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8653,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8279\/revisions\/8653"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8280"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8279"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8279"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8279"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=8279"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}