Scroll untuk baca artikel
BeritaUmkm

Gerakan Nyata PPM:Kopermas Tunjukkan Jalan Baru Ekonomi Rakyat

169
×

Gerakan Nyata PPM:Kopermas Tunjukkan Jalan Baru Ekonomi Rakyat

Share this article

Tim Redaksi ppmindonesia| Editor; asyary

ppmindonesia.com.Jakarta – Gerakan ekonomi rakyat yang diusung Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) mulai menampakkan wujud nyata. Di Nusa Tenggara Barat (NTB),  tokoh masyarakat menginisiasi pembentukan Koperasi Peranserta Masyarakat (Kopermas) Sejatera, sebuah koperasi primer serba usaha yang diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi rakyat di daerah.

Rapat pendirian menghasilkan struktur pengurus lengkap, terdiri atas Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Wakil Sekretaris, dan Bendahara, serta tiga orang Pengawas. Hasil rapat ini akan ditindaklanjuti dengan pembuatan akta notaris, NPWP, dan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS, sebelum didaftarkan ke Dinas Koperasi setempat.

“Langkah ini bukan sekadar formalitas, tetapi awal dari gerakan nyata agar ekonomi tumbuh dari bawah oleh masyarakat sendiri,” ujar Lalu Khalid Tarmizi, Ketua Presidium PPM Wilayah NTB.

Tahapan Sistematis: Dari Ide ke Legalitas

Lalu Khalid menegaskan bahwa kesuksesan koperasi tidak datang secara instan. Ia menekankan pentingnya proses bertahap dan terencana agar koperasi berdiri di atas fondasi yang kuat dan partisipatif.

Pendekatan sistematis yang diterapkan mencakup enam langkah utama:

  1. Identifikasi kebutuhan dan potensi bersama. Calon anggota menganalisis masalah dan peluang ekonomi yang dapat diselesaikan secara kolektif.
  2. Sosialisasi dan penyadaran. Dilakukan untuk membangun pemahaman bersama mengenai nilai dan manfaat berkoperasi.
  3. Pengorganisasian calon anggota. Meliputi pendataan, pembentukan kelompok diskusi, dan pemilihan panitia persiapan (P3K).
  4. Persiapan fondasi organisasi dan administrasi. Termasuk penyusunan AD/ART, studi kelayakan usaha, dan rencana permodalan awal.
  5. Rapat anggota pendirian (RAP). Anggota menyetujui AD/ART, memilih pengurus, dan menetapkan rencana kerja.
  6. Pengesahan dan legalitas. Pendaftaran resmi ke Dinas Koperasi dan pengesahan badan hukum di Kemenkumham.

“Kalau tahapan ini diikuti dengan disiplin, maka Kopermas akan menjadi lembaga ekonomi rakyat yang kredibel dan berkelanjutan,” ujar Tarmizi.

Wajah Nyata PPM: Dari Wacana ke Aksi

Menurut Tarmizi, pembentukan Kopermas bukan sekadar proyek administratif, tetapi representasi nyata PPM di tengah masyarakat.

“Sudah saatnya PPM menampakkan wajah nyata. Kita ingin wajah PPM hadir di seluruh penjuru negeri melalui koperasi, usaha bersama, dan gerakan ekonomi rakyat,” tegasnya.

Ia juga menyarankan agar pembentukan koperasi dimulai dari tingkat provinsi, agar dapat menjadi contoh dan pembimbing bagi kabupaten-kabupaten di bawahnya.

“Kita Hidup dan Menghidupi PPM”

Sementara itu, Buhan Said, Presidium PPM Wilayah NTB, menyampaikan pesan inspiratif bagi para kader dan calon pengusaha desa.

“Tidak semua orang punya keberanian dan mental kuat untuk memulai jadi pengusaha. Mereka yang berani memulai dari nol adalah mereka yang layak untuk sukses besar,” katanya.

Ia menegaskan bahwa perubahan ekonomi rakyat berawal dari ketekunan dan kesabaran.

“Jangan remehkan prosesmu. Bangun pelan-pelan tapi pasti. Fokus pada konsistensi dan mentalitas. Kita hidup dan menghidupi PPM,” ujarnya.

Gotong Royong sebagai Fondasi

Kopermas  menjadi simbol semangat gotong royong yang menjadi ruh gerakan PPM. Dengan struktur yang transparan, dukungan formal, dan partisipasi aktif, koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa dan inspirasi bagi daerah lain.

“Saatnya PPM menampakkan wajah Tuhan sebagaimana Mars PPM selalu kita nyanyikan,” tutup Buhan Said

Example 120x600