Scroll untuk baca artikel
Berita

Presidium Nasional PPM Bentuk SC dan OC PENAS X Tahun 2026

2
×

Presidium Nasional PPM Bentuk SC dan OC PENAS X Tahun 2026

Share this article

Penulis emha Editor; asyary

PENAS X Siap Digelar di Yogyakarta, Momentum Menentukan Arah Kepemimpinan dan Masa Depan Gerakan PPM

JAKARTA, PPMIndonesia.com – Presidium Nasional Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) secara resmi menerbitkan Surat Keputusan Nomor 045/SK/Pres-Nas/PPM/VII/2026 tentang Pembentukan Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Pertemuan Nasional (PENAS) X Pusat Peranserta Masyarakat Tahun 2026 pada 1 Juli 2026.

Terbitnya Surat Keputusan tersebut menandai dimulainya tahapan resmi persiapan penyelenggaraan PENAS X PPM, yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebagai forum permusyawaratan tertinggi organisasi, PENAS diselenggarakan setiap lima tahun sekali dan menjadi momentum strategis untuk menentukan arah perjalanan PPM, baik dalam aspek kepemimpinan, kebijakan organisasi, maupun program strategis gerakan pemberdayaan masyarakat untuk lima tahun mendatang.

PENAS X Menjadi Momentum Menentukan Masa Depan PPM

Bagi PPM, PENAS bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan nasional.

Lebih dari itu, PENAS merupakan forum konstitusional tertinggi yang akan mengevaluasi perjalanan organisasi, menyusun kebijakan nasional, memperkuat konsolidasi kelembagaan, serta merumuskan strategi pemberdayaan masyarakat yang relevan dengan tantangan zaman.

Di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan perkembangan teknologi yang semakin cepat, PENAS X diharapkan mampu melahirkan berbagai keputusan strategis yang semakin memperkuat peran PPM sebagai organisasi nasional yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat dan transformasi sosial.

Ketua Presidium: Panitia Harus Menjalankan Amanah dengan Sebaik-baiknya

Ketua Presidium Nasional PPM, Eko Suryono, menyampaikan harapannya agar seluruh panitia yang telah diberikan amanah dapat bekerja secara maksimal demi menyukseskan penyelenggaraan PENAS X.

Menurutnya, keberhasilan PENAS tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari kualitas keputusan-keputusan strategis yang akan dihasilkan bagi masa depan organisasi.

“PENAS X merupakan momentum penting dalam perjalanan PPM. Saya berharap seluruh anggota Steering Committee maupun Organizing Committee dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, bekerja secara profesional, menjaga semangat kebersamaan, serta memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan dengan baik sehingga PENAS X dapat terlaksana secara sukses, tertib, dan menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi organisasi,” ujar Eko Suryono.

Ia juga mengajak seluruh aktivis PPM di berbagai wilayah Indonesia untuk ikut berpartisipasi menyukseskan agenda nasional tersebut sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam membangun organisasi.

Steering Committee Dipimpin Aktivis Senior Nasional

Berdasarkan Surat Keputusan tersebut, Steering Committee (SC) dipercayakan kepada sejumlah aktivis senior PPM yang selama ini memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan organisasi dan gerakan pemberdayaan masyarakat.

Steering Committee dipimpin oleh Depri Cane Nasution sebagai Ketua SC.

Dalam menjalankan tugasnya, Ketua SC didukung oleh sejumlah tokoh nasional PPM, antara lain: Parito Menik Soemasroh Yaminuddin Alif Purnomo Suhiman Salam Ahmad Muklis Eka Nurzaman Guntoro Soewarno Usup Supriyatna dan Sayun.

Kehadiran para aktivis senior tersebut diharapkan mampu memberikan arah strategis bagi penyelenggaraan PENAS X serta menjaga agar seluruh proses berjalan sesuai dengan konstitusi organisasi.

OC Dipercayakan kepada PPM Wilayah Yogyakarta

Sementara itu, Organizing Committee (OC) dipercayakan kepada jajaran pengurus dan aktivis senior PPM Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai tuan rumah penyelenggara.

Ketua Organizing Committee dijabat oleh Toni Isbandi, dengan dukungan dari sejumlah pengurus dan aktivis PPM Yogyakarta, antara lain: Muhammad Muzazin,  Nuniek Tasnim. Arif Nugroho, Ki Mujar Sangkerta dan aktivis aktivis Yogyakarta,

Susunan lengkap Organizing Committee sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Surat Keputusan Nomor 045/SK/Pres-Nas/PPM/VII/2026.

OC bertanggung jawab atas seluruh aspek teknis penyelenggaraan, mulai dari kesiapan tempat, akomodasi, administrasi, konsumsi, perlengkapan, publikasi, dokumentasi, hingga koordinasi peserta dari seluruh Indonesia.

SC Bertugas Menyiapkan Substansi dan Arah Organisasi

Dalam Surat Keputusan tersebut ditegaskan bahwa Steering Committee memiliki peran strategis dalam memastikan PENAS X menghasilkan keputusan-keputusan yang berkualitas.

Adapun tugas utama Steering Committee meliputi:

  • Menyusun arah dan kebijakan penyelenggaraan PENAS X.
  • Menyusun agenda persidangan.
  • Menyusun tata tertib persidangan.
  • Menyiapkan materi-materi strategis organisasi.
  • Menyusun rekomendasi nasional hasil PENAS.
  • Mengawal pelaksanaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPM selama proses persidangan.

Dengan tugas tersebut, SC diharapkan menjadi pengawal substansi forum sehingga PENAS tidak hanya berlangsung secara administratif, tetapi juga mampu menghasilkan keputusan yang memperkuat visi, misi, dan arah gerakan PPM di masa depan.

PENAS X Menjadi Momentum Konsolidasi Nasional

Selain menjadi forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi, PENAS X juga diproyeksikan menjadi ajang konsolidasi nasional seluruh keluarga besar PPM.

Forum ini akan mempertemukan para pendiri, aktivis senior, pengurus nasional, pengurus wilayah, pengurus daerah, badan-badan otonom, kader muda, serta mitra-mitra strategis PPM dari berbagai daerah di Indonesia.

Melalui forum tersebut diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis mengenai penguatan kaderisasi, pengembangan ekonomi masyarakat, transformasi kelembagaan, pemberdayaan desa, penguatan badan otonom, hingga strategi menghadapi tantangan pembangunan nasional di masa mendatang.

Menatap PPM yang Lebih Visioner

Dengan diterbitkannya Surat Keputusan Pembentukan Steering Committee dan Organizing Committee, tahapan persiapan PENAS X secara resmi telah dimulai.

Seluruh jajaran panitia kini diharapkan dapat segera bekerja menyusun agenda, memperkuat koordinasi nasional, dan menyiapkan seluruh kebutuhan teknis maupun substansi agar pelaksanaan PENAS X berjalan sesuai harapan.

PENAS X Tahun 2026 bukan hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan nasional, tetapi juga momentum untuk meneguhkan kembali PPM sebagai gerakan pemberdayaan masyarakat yang berakar pada nilai-nilai partisipasi, kolektivitas, dan perubahan peradaban.

Sebagaimana semangat yang terus diusung PPM selama ini, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari suksesnya penyelenggaraan sebuah pertemuan nasional, melainkan dari kemampuan melahirkan gagasan, kepemimpinan, dan program-program strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia. (emha)

Example 120x600