Scroll untuk baca artikel
BeritaTokoh

Kader PPM Pimpin Harian DPP PABPDSI, Bukti Nyata Kaderisasi Pemberdayaan Masyarakat

4
×

Kader PPM Pimpin Harian DPP PABPDSI, Bukti Nyata Kaderisasi Pemberdayaan Masyarakat

Share this article

Penulis: emha. Editor: asyary

Karno Sirlani Tegaskan Sinergi BPD dan Pemerintah Desa untuk Mewujudkan Desa Maju dan Sejahtera

Bekasi, PPMIndonesia.com – Kader-kader Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) terus menunjukkan kiprahnya di berbagai ruang pengabdian masyarakat, baik di lingkungan pemerintahan maupun organisasi kemasyarakatan. Salah satu di antaranya adalah H. Karno Sirlani, aktivis senior PPM yang kini dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (DPP PABPDSI) Periode 2026–2034.

Bagi keluarga besar PPM, amanah yang diterima Karno Sirlani bukan sekadar sebuah jabatan organisasi, melainkan wujud nyata dari proses kaderisasi yang selama ini dibangun PPM. Organisasi yang sejak awal berdiri mengusung semangat pemberdayaan masyarakat itu memang tidak hanya mencetak aktivis organisasi, tetapi juga mempersiapkan kader-kader yang mampu menjadi pemimpin, penggerak, sekaligus pelayan masyarakat di berbagai bidang kehidupan.

Di lingkungan PPM, sosok H. Karno Sirlani lebih akrab disapa Mas Karno. Ia dikenal sebagai salah satu kader yang telah lama berproses dalam gerakan pemberdayaan masyarakat. Sebelumnya, ia pernah mengemban amanah sebagai Presidium PPM Daerah Bekasi dan saat ini masih dipercaya sebagai Penasihat Pengurus PPM Kabupaten Bekasi Periode 2023–2028.

Perjalanan panjang tersebut menunjukkan bahwa kaderisasi di PPM tidak berhenti pada pembentukan karakter dan kepemimpinan internal organisasi, tetapi terus berlanjut dalam pengabdian nyata kepada masyarakat melalui berbagai lembaga dan organisasi publik.

Bagi PPM, kader bukanlah pencari jabatan, melainkan pelaku perubahan yang siap mengabdikan diri di mana pun berada. Karena itu, ketika kader-kader PPM memperoleh amanah di berbagai institusi, sesungguhnya mereka sedang membawa nilai-nilai pemberdayaan, partisipasi masyarakat, dan kepemimpinan yang berorientasi pada kemaslahatan bersama.

“Rumah kader PPM adalah masyarakat. Di mana pun kader mengabdi, nilai-nilai PPM harus tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi perubahan sosial, demikian semangat yang terus ditanamkan dalam proses kaderisasi PPM.

PABPDSI, Wadah Aspirasi Badan Permusyawaratan Desa

Sebagai Ketua Harian DPP PABPDSI, H. Karno Sirlani menjelaskan bahwa Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) merupakan organisasi profesi yang menjadi wadah bagi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) aktif dari seluruh Indonesia.

Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut sangat penting untuk memperkuat posisi dan fungsi BPD sebagai lembaga yang mewakili aspirasi masyarakat desa.

“PABPDSI menjadi wadah bagi anggota BPD untuk menyampaikan berbagai persoalan dari daerah hingga ke tingkat pusat, terutama apabila aspirasi tersebut belum mendapatkan perhatian atau penyelesaian di tingkat pemerintah daerah,” ujar Karno.

Ia menegaskan bahwa keberadaan BPD harus mampu memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Membangun Desa Melalui Sinergi

Karno juga menekankan bahwa pembangunan desa tidak mungkin berhasil apabila hanya mengandalkan pemerintah desa semata. Diperlukan sinergi yang kuat antara BPD, pemerintah desa, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat.

Menurutnya, fungsi BPD sebagai lembaga yang menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat harus berjalan beriringan dengan program pembangunan desa.

“BPD harus bersinergi dengan Pemerintah Desa, Pemerintah Daerah, hingga Pemerintah Pusat agar pembangunan desa berjalan secara transparan, akuntabel, partisipatif, dan berkelanjutan. Sinergi ini juga menjadi bagian penting dalam mengimplementasikan Asta Cita Presiden Prabowo, yaitu membangun Indonesia dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan,” ungkapnya.

Satgas Asta Cita Desa

Sebagai bentuk dukungan terhadap agenda pembangunan nasional, PABPDSI juga telah meluncurkan enam Satuan Tugas Nasional (Satgas Asta Cita Desa) bersamaan dengan pelantikan Pengurus Pusat PABPDSI yang berlangsung di Purwakarta. Peluncuran tersebut dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina PABPDSI.

Pembentukan Satgas tersebut diharapkan mampu memperkuat peran BPD dalam mengawal berbagai program pembangunan desa agar berjalan lebih efektif, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

PPM Melahirkan Pemimpin-Pemimpin Pengabdian

Bagi Pusat Peranserta Masyarakat (PPM), kiprah H. Karno Sirlani merupakan gambaran nyata bahwa proses kaderisasi yang dibangun selama puluhan tahun telah melahirkan kader-kader yang mampu berkiprah di berbagai sektor kehidupan.

PPM percaya bahwa ukuran keberhasilan kaderisasi bukanlah seberapa banyak jabatan yang berhasil diraih, melainkan seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.

Karena itu, setiap kader yang memperoleh amanah di luar organisasi diharapkan tidak pernah melupakan “rumah” tempat mereka ditempa. PPM adalah kawah candradimuka yang membentuk karakter kepemimpinan berbasis pengabdian, kejujuran, dan keberpihakan kepada masyarakat.

Harapan besar pun disematkan kepada H. Karno Sirlani agar mampu menjalankan amanah sebagai Ketua Harian DPP PABPDSI dengan penuh integritas, memperkuat kelembagaan BPD di seluruh Indonesia, serta terus membawa semangat pemberdayaan masyarakat yang menjadi ruh perjuangan PPM.

Pada akhirnya, kiprah H. Karno Sirlani menegaskan satu hal penting: kader PPM akan selalu hadir di mana pun masyarakat membutuhkan. Mereka tidak hanya menjadi bagian dari organisasi, tetapi menjadi bagian dari solusi bagi bangsa melalui kepemimpinan yang melayani, memberdayakan, dan menggerakkan masyarakat menuju kehidupan yang lebih adil, mandiri, dan sejahtera. (emha)

Example 120x600